Tafsir Surat Ta-Ha ayat 51 , Qala Fama Balu Al-Quruni Al-Ula
Tafsir Al-mokhtasar
Fir’aun berkata, " Jadi bagaimana keadaan umat-umat terdahulu yang hidup di atas kekafiran? "
Terjemahan - Muhammad Quraish Shihab
Fir’aun berkata, "Lalu bagaimana dengan orang-orang yang telah lalu
Tafsir al-Jalalain
( Berkatalah ia ) yakni Firaun, ( "Maka bagaimanakah ) keadaan ( umat-umat ) yakni bangsa-bangsa ( yang dahulu?" ) seperti kaum Nabi Nuh, kaum Nabi Hud, kaum Nabi Luth dan kaum Nabi Saleh, tentang penyembahan mereka kepada berhala-berhala.
Tafseer Muntakhab - Indonesian
Fir'aun berkata, "Lalu bagaimana dengan orang-orang yang telah lalu?"
Tafsir Al-wajiz
Mendengar jawaban Nabi Musa tentang kekuasaan Allah, Fir’aun berkata, “Jadi, bagaimana keadaan umat-umat yang dahulu yang telah meninggal dunia, seperti kaum Nabi Nuh, Hud, dan Saleh, yang lebih dulu ingkar?”
Tafsir Al-tahlili
Untuk mengalihkan Musa dari dakwahnya ke suasana yang lain, Fir‘aun bertanya kepadanya, “ Wahai Musa, bagaimanakah kira-kira nasibnya di akhirat nanti umat-umat yang dahulu seperti kaum ‘Ād, kaum Samūd yang tidak menyembah Allah, tetapi mereka menyembah selain Allah.
Mereka mempunyai sembahan-sembahan benda mati seperti batu, pohon kayu dan lainnya.
Apakah mereka akan dimasukkan ke dalam surga ataukah mereka akan dimasukkan ke dalam neraka, disiksa dan diazab? ” Fir‘aun sengaja berbuat demikian, agar supaya Musa menghentikan dari mengemukakan hujjahnya serta alasan-alasan kuat lainnya yang membenarkan dakwahnya, karena Fir‘aun khawatir kalau-kalau dakwah Musa termakan oleh kaumnya, lalu mereka beriman kepada Musa dan meninggalkan kepercayaannya yang sesat yang mempercayai bahwa Fir‘aun itu adalah tuhan.
Berkata Fir'aun: "Maka bagaimanakah keadaan umat-umat yang dahulu?" - Terjemahan
| English | Türkçe | Indonesia |
| Русский | Français | فارسی |
| تفسير | Bengali | Urdu |
We try our best to translate, keeping in mind the Italian saying: "Traduttore, traditore", which means: "Translation is a betrayal of the original text".
Ayats from Quran in Bahasa Indonesia
- mereka (duduk) di atas dipan-dipan sambil memandang.
- Sesungguhnya dia telah melihat sebahagian tanda-tanda (kekuasaan) Tuhannya yang paling besar.
- Dialah Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia. Dia mempunyai al asmaaul husna
- Mereka berkata: "Sungguh jika kamu tidak (mau) berhenti hai Nuh, niscaya benar-benar kamu akan termasuk
- Di antara (ayat-ayat) tanda-tanda-Nya ialah menciptakan langit dan bumi dan makhluk-makhluk yang melata Yang Dia
- dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku,
- Kemudian Kami jadikan kamu berada di atas suatu syariat (peraturan) dari urusan (agama itu), maka
- Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang memberikan keputusan di antara mereka pada hari kiamat tentang apa yang
- Iblis berkata: "Aku lebih baik daripadanya, karena Engkau ciptakan aku dari api, sedangkan dia Engkau
- Mengapa mereka (yang menuduh itu) tidak mendatangkan empat orang saksi atas berita bohong itu? Olah
Surah Al-Qur'an dalam bahasa Indonesia :
Unduh surat dengan suarh qari paling terkenal:
surah mp3 : choose the reciter to listen and download the chapter Complete with high quality
Ahmed El Agamy
Bandar Balila
Khalid Al Jalil
Saad Al Ghamdi
Saud Al Shuraim
Al Shatri
Abdul Basit
Abdul Rashid Sufi
Fares Abbad
Maher Al Muaiqly
Al Minshawi
Al Hosary
Mishari Al-afasi
Nasser Al Qatami
Yasser Al Dosari
Saturday, January 10, 2026
لا تنسنا من دعوة صالحة بظهر الغيب



