Tafsir Surat Fatir ayat 21 , Wa La Az-Zillu Wa La Al-Haruru
Tafsir Al-mokhtasar
Surga tidak sama dengan Neraka, sebagaimana naungan yang sejuk tidak sama dengan angin yang panas.
Terjemahan - Muhammad Quraish Shihab
Tidaklah dapat disamakan antara orang yang tidak mendapat petunjuk kebenaran karena kebodohan dengan orang yang berjalan dalam tuntunan hidayah karena pengetahuannya.
Juga tidak dapat disamakan antara kebatilan dan kebenaran, antara keteduhan dan udara panas
Tafsir al-Jalalain
( Dan tidak pula sama yang teduh dengan yang panas ) yakni surga dan neraka.
Tafseer Muntakhab - Indonesian
Tidaklah dapat disamakan antara orang yang tidak mendapat petunjuk kebenaran karena kebodohan dengan orang yang berjalan dalam tuntunan hidayah karena pengetahuannya.
Juga tidak dapat disamakan antara kebatilan dan kebenaran, antara keteduhan dan udara panas.
Tafsir Al-wajiz
dan tidak pula sama antara yang teduh, yakni kenyamanan dan ketenangan di surga, dengan yang panas, yakni pedihnya siksa neraka.
Tafsir Al-tahlili
Selanjutnya, Allah menerangkan bahwa yang terlindung tidak sama dengan yang terkena panas.
Sebagian ulama tafsir mengartikan ẓill ( teduh/naungan ) di sini dengan surga, karena surga itu mempunyai naungan yang menyebabkan hawa sejuk.
Sebagaimana firman Allah:
۞ مَثَلُ الْجَنَّةِ الَّتِيْ وُعِدَ الْمُتَّقُوْنَۗ تَجْرِيْ مِنْ تَحْتِهَا الْاَنْهٰرُۗ اُكُلُهَا دَاۤىِٕمٌ وَّظِلُّهَاۗ
Perumpamaan surga yang dijanjikan kepada orang yang bertakwa ( ialah seperti taman ), mengalir di bawahnya sungai-sungai; senantiasa berbuah dan teduh.
( ar-Ra‘d/13: 35 )
Sedang ḥarr ( panas ) diartikan dengan neraka, karena ia memang satu tempat yang amat panas dan penuh dengan api yang menyala-nyala, jauh lebih panas dari api yang dikenal di dunia.
Sepercik bunga api neraka saja jatuh di dunia, maka dunia akan panas seluruhnya sebagaimana dijelaskan di dalam suatu hadis.
لَوْ اَنَّ شَرَرَةَ مِنْ شَرَرِ جَهَنَّمَ بِالْمَشْرِقِ لَوَجَدَ حَرَّهَا مَنْ بِالْمَغْرِبِ.
( رواه الطبراني عن انس بن مالك )
Sekiranya sepercik api dari bunga-bunga api neraka ( berada ) di timur, maka akan dirasakan panasnya ( oleh orang-orang yang berada ) di barat.
( Riwayat aṭ-Ṭabrānī dari Anas bin Mālik )
dan tidak (pula) sama yang teduh dengan yang panas, - Terjemahan
| English | Türkçe | Indonesia |
| Русский | Français | فارسی |
| تفسير | Bengali | Urdu |
We try our best to translate, keeping in mind the Italian saying: "Traduttore, traditore", which means: "Translation is a betrayal of the original text".
Ayats from Quran in Bahasa Indonesia
- Kemudian tatkala dia melihat bulan terbit dia berkata: "Inilah Tuhanku". Tetapi setelah bulan itu terbenam,
- Berkata (pula) Ibrahim: "Apakah urusanmu yang penting (selain itu), hai para utusan?"
- Dia mengetahui apa yang ada di langit dan di bumi dan mengetahui apa yang kamu
- Sebenarnya Kami telah memberi mereka dan bapak-bapak mereka kenikmatan (hidup di dunia) hingga panjanglah umur
- Sekali-kali tidak dapat menyesatkan (seseorang) terhadap Allah,
- Dan (ingatlah), ketika mereka (orang-orang musyrik) berkata: "Ya Allah, jika betul (Al Quran) ini, dialah
- (Muhammad melihat Jibril) ketika Sidratil Muntaha diliputi oleh sesuatu yang meliputinya.
- Maka apabila sangkakala ditiup sekali tiup
- Maka hendaklah manusia memperhatikan dari apakah dia diciptakan?
- Maka mengapa kamu (terpecah) menjadi dua golongan dalam (menghadapi) orang-orang munafik, padahal Allah telah membalikkan
Surah Al-Qur'an dalam bahasa Indonesia :
Unduh surat dengan suarh qari paling terkenal:
surah mp3 : choose the reciter to listen and download the chapter Complete with high quality
Ahmed El Agamy
Bandar Balila
Khalid Al Jalil
Saad Al Ghamdi
Saud Al Shuraim
Al Shatri
Abdul Basit
Abdul Rashid Sufi
Fares Abbad
Maher Al Muaiqly
Al Minshawi
Al Hosary
Mishari Al-afasi
Nasser Al Qatami
Yasser Al Dosari
Friday, January 9, 2026
لا تنسنا من دعوة صالحة بظهر الغيب



