Tafsir Surat Fussilat ayat 54 , Ala Innahum Fi Miryatin Min Liqai Rabbihim Ala
﴿أَلَا إِنَّهُمْ فِي مِرْيَةٍ مِّن لِّقَاءِ رَبِّهِمْ ۗ أَلَا إِنَّهُ بِكُلِّ شَيْءٍ مُّحِيطٌ﴾
[ فصلت: 54]
Ingatlah bahwa sesungguhnya mereka adalah dalam keraguan tentang pertemuan dengan Tuhan mereka. Ingatlah bahwa sesungguhnya Dia Maha Meliputi segala sesuatu. [Fussilat: 54]
Ala Innahum Fi Miryatin Min Liqai Rabbihim Ala Innahu Bikulli Shayin Muhitun
Tafsir Al-mokhtasar
Ingatlah, bahwa orang-orang musyrikin itu berada di dalam keraguan terhadap perjumpaan dengan Rabb mereka pada hari Kiamat karena mereka mengingkari kebangkitan.
Mereka tidak beriman kepada Akhirat, karena itu mereka tidak bersiap menghadapinya dengan amal saleh.
Ingatlah, bahwa sesungguhnya Allah meliputi segala sesuatu dengan ilmu dan kodrat-Nya
Terjemahan - Muhammad Quraish Shihab
Ketahuilah, bahwa orang-orang kafir itu benar-benar meragukan pertemuan dengan Tuhan karena menganggap kecil kemungkinan terjadinya kebangkitan.
Tetapi, ketahuilah, Allah meliputi segala sesuatu dengan ilmu dan kekuasaan-Nya
Tafsir al-Jalalain
( Ingatlah bahwa sesungguhnya mereka adalah dalam keraguan ) yakni keragu-raguan ( tentang pertemuan dengan Rabb mereka ) karena mereka ingkar kepada adanya hari berbangkit.
( Ingatlah, bahwa sesungguhnya Dia ) yakni Allah swt.
( Maha Meliputi segala sesuatu ) yaitu ilmu dan kekuasaan-Nya meliputi segala sesuatu, maka dari itu Dia akan membalas mereka disebabkan kekafiran mereka.
Tafseer Muntakhab - Indonesian
Ketahuilah, bahwa orang-orang kafir itu benar-benar meragukan pertemuan dengan Tuhan karena menganggap kecil kemungkinan terjadinya kebangkitan.
Tetapi, ketahuilah, Allah meliputi segala sesuatu dengan ilmu dan kekuasaan-Nya.
Tafsir Al-wajiz
Allah lalu mengingatkan Nabi Muhammad dengan menyatakan, “Ingatlah, sesungguhnya mereka dalam keraguan, yakni tidak meyakini tentang pertemuan dengan Tuhan mereka kelak di hari Kiamat.
Ingatlah pula, sesungguhnya Dia Maha Meliputi segala sesuatu dengan ilmu dan kekuasaan-Nya.”
Tafsir Al-tahlili
Ayat ini menerangkan keragu-raguan mereka tentang adanya hari kebangkitan dan hari pembalasan, karena menurut mereka, mustahil orang yang telah mati dapat hidup kembali dan mustahil pula tubuh-tubuh yang telah hancur-luluh bersama tanah itu dapat dikumpulkan, dikembalikan seperti semula dan dapat hidup kembali.
Karena keragu-raguan itulah mereka menjadi tidak mampu memperhatikan kebenaran Al-Qur’an dan kerasulan Muhammad saw.
Pada akhir ayat ini Allah memperingatkan orang-orang musyrik dengan peringatan yang keras bahwa Dia Maha Mengetahui segala sesuatu.
Tidak ada satu pun yang luput dari pengetahuan-Nya.
Karena itu Dia akan memberikan balasan dengan seadil-adilnya kepada hamba-hamba-Nya.
Ingatlah bahwa sesungguhnya mereka adalah dalam keraguan tentang pertemuan dengan Tuhan mereka. - Terjemahan
| English | Türkçe | Indonesia |
| Русский | Français | فارسی |
| تفسير | Bengali | Urdu |
ألا إنهم في مرية من لقاء ربهم ألا إنه بكل شيء محيط
سورة: فصلت - آية: ( 54 ) - جزء: ( 25 ) - صفحة: ( 482 )transliterasi Indonesia
alā innahum fī miryatim mil liqā`i rabbihim, alā innahụ bikulli syai`im muḥīṭ
We try our best to translate, keeping in mind the Italian saying: "Traduttore, traditore", which means: "Translation is a betrayal of the original text".
Ayats from Quran in Bahasa Indonesia
- (Yaitu) orang-orang yang memperdebatkan ayat-ayat Allah tanpa alasan yang sampai kepada mereka. Amat besar kemurkaan
- Tidak datang kepada mereka suatu ayat Al Quran pun yang baru (di-turunkan) dari Tuhan mereka,
- Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang bertakwa dan orang-orang yang berbuat kebaikan.
- Dan kaum Musa, setelah kepergian Musa ke gunung Thur membuat dari perhiasan-perhiasan (emas) mereka anak
- Allah telah menurunkan air (hujan) dari langit, maka mengalirlah air di lembah-lembah menurut ukurannya, maka
- Dia menyingsingkan pagi dan menjadikan malam untuk beristirahat, dan (menjadikan) matahari dan bulan untuk perhitungan.
- Dan aku berlindung (pula) kepada Engkau ya Tuhanku, dari kedatangan mereka kepadaku".
- Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah malam, siang, matahari dan bulan. Janganlah sembah matahari maupun
- Berkata Yusuf: "Aku mohon perlindungan kepada Allah daripada menahan seorang, kecuali orang yang kami ketemukan
- (sebagai) satu keturunan yang sebagiannya (turunan) dari yang lain. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha
Surah Al-Qur'an dalam bahasa Indonesia :
Unduh surat dengan suarh qari paling terkenal:
surah mp3 : choose the reciter to listen and download the chapter Complete with high quality
Ahmed El Agamy
Bandar Balila
Khalid Al Jalil
Saad Al Ghamdi
Saud Al Shuraim
Al Shatri
Abdul Basit
Abdul Rashid Sufi
Fares Abbad
Maher Al Muaiqly
Al Minshawi
Al Hosary
Mishari Al-afasi
Nasser Al Qatami
Yasser Al Dosari
Saturday, October 24, 2026
لا تنسنا من دعوة صالحة بظهر الغيب



