Surat Ad Dukhaan ayat 1 , Al quran Bahasa Arab - terjemahan ke Indonesia.
﴿حم﴾
[ الدخان: 1]
Haa miim. [Ad Dukhaan: 1]
Tafsir surat Ad-Dukhaan ayat 1Ha-meem
Terjemahan - Muhammad Quraish Shihab
AD-DUKHAN (KABUT) Pendahuluan: Makkiyyah, 59 ayat ~ Surat ini diawali dengan uraian tentang al-Qur’ân yang diturunkan oleh Allah pada lalatulkadar (laylat al-qadr) yang penuh keberkahan, untuk memberi peringatan dan untuk mengajak umat manusia mengakui keesaan Tuhan. Setelah itu, surat ini juga menyinggung pembicaraan tentang hari kebangkitan yang, tidak perlu diragukan lagi, pasti akan datang. Pembicaraan tentang hari kiamat ini kemudian disusul dengan perdebatan terhadap alasan orang-orang yang megingkari kedatangannya. Surat ini kemudian memberikan bantahan kepada orang-orang musyrik seraya melakukan perbandingan antara orang-orang musyrik Mekah dengan kaum Fir’aun yang hidup sebelum mereka yang, karena keingkarannya, mendapatkan balasan dari Allah. Pada bagian lain, surat ini menyatakan dengan tegas bahwa hari kiamat adalah hari yang telah dijanjikan bagi semua kelompok orang-orang kafir dan sesat, dan bahwa Allah akan memberikan balasan kepada orang-orang yang sesat dan orang-orang yang mendapat petunjuk. Seperti pembukaannya, surat ini diakhiri pula dengan uraian tentang al-Qur’ân dan ancaman Allah kepada orang-orang yang mendustakan Rasulullah saw. bahwa mereka akan mendapat siksaan berupa cobaan dan berbagai kesulitan.]] Hâ, Mîm. Seperti gaya al-Qur’ân dalam mengawali beberapa suratnya dengan menyebut huruf-huruf eja, surat ini pun diawali dengan dua huruf fonemis
Javanese Language (Bahasa Jawa)
Haa miim
Haa miim. - Terjemahan
| English | Türkçe | Indonesia |
| Русский | Français | فارسی |
| تفسير | Bengali | Urdu |
Tafseer Muntakhab - Indonesian
[[44 ~ AD-DUKHAN (KABUT) Pendahuluan: Makkiyyah, 59 ayat ~ Surat ini diawali dengan uraian tentang al-Qur'ân yang diturunkan oleh Allah pada lalatulkadar (laylat al-qadr) yang penuh keberkahan, untuk memberi peringatan dan untuk mengajak umat manusia mengakui keesaan Tuhan. Setelah itu, surat ini juga menyinggung pembicaraan tentang hari kebangkitan yang, tidak perlu diragukan lagi, pasti akan datang. Pembicaraan tentang hari kiamat ini kemudian disusul dengan perdebatan terhadap alasan orang-orang yang megingkari kedatangannya. Surat ini kemudian memberikan bantahan kepada orang-orang musyrik seraya melakukan perbandingan antara orang-orang musyrik Mekah dengan kaum Fir'aun yang hidup sebelum mereka yang, karena keingkarannya, mendapatkan balasan dari Allah. Pada bagian lain, surat ini menyatakan dengan tegas bahwa hari kiamat adalah hari yang telah dijanjikan bagi semua kelompok orang-orang kafir dan sesat, dan bahwa Allah akan memberikan balasan kepada orang-orang yang sesat dan orang-orang yang mendapat petunjuk. Seperti pembukaannya, surat ini diakhiri pula dengan uraian tentang al-Qur'ân dan ancaman Allah kepada orang-orang yang mendustakan Rasulullah saw. bahwa mereka akan mendapat siksaan berupa cobaan dan berbagai kesulitan.]] Hâ, Mîm. Seperti gaya al-Qur'ân dalam mengawali beberapa suratnya dengan menyebut huruf-huruf eja, surat ini pun diawali dengan dua huruf fonemis.
transliterasi Indonesia
ḥā mīm
Haa miim. tafseer Jalalayn
(Ha Mim) hanya Allah sajalah yang mengetahui arti dan maksudnya.Terjemahan halaman 496 dari Quran
Tafseer Assadi - Arabe
English translation
Ha, Meem.
We try our best to translate, keeping in mind the Italian saying: "Traduttore, traditore", which means: "Translation is a betrayal of the original text".
Ayats from Quran in Bahasa Indonesia
- Sekali-kali tidak; kelak mereka akan mengetahui,
- Dan sesungguhnya Kami benar-benar mengetahui bahwa di antara kamu ada orang yang mendustakan(nya).
- Dan adapun orang-orang yang fasik (kafir) maka tempat mereka adalah jahannam. Setiap kali mereka hendak
- Adapun orang yang memberikan (hartanya di jalan Allah) dan bertakwa,
- untuk menggantikan kamu dengan orang-orang yang seperti kamu (dalam dunia) dan menciptakan kamu kelak (di
- dengan ikhlas kepada Allah, tidak mempersekutukan sesuatu dengan Dia. Barangsiapa mempersekutukan sesuatu dengan Allah, maka
- Dan sekiranya bukan karena hendak menghindari manusia menjadi umat yang satu (dalam kekafiran), tentulah kami
- sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.
- Dan pada (kisah) kaum Tsamud ketika dikatakan kepada mereka: "Bersenang-senanglah kalian sampai suatu waktu".
- Yang mengajar (manusia) dengan perantaran kalam,
Surah Al-Qur'an dalam bahasa Indonesia :
Unduh surat dengan suarh qari paling terkenal:
surah mp3 : choose the reciter to listen and download the chapter Complete with high quality
Ahmed El Agamy
Bandar Balila
Khalid Al Jalil
Saad Al Ghamdi
Saud Al Shuraim
Al Shatri
Abdul Basit
Abdul Rashid Sufi
Fares Abbad
Maher Al Muaiqly
Al Minshawi
Al Hosary
Mishari Al-afasi
Nasser Al Qatami
Yasser Al Dosari
Sunday, October 4, 2026
لا تنسنا من دعوة صالحة بظهر الغيب



