Tafsir Surat Yunus ayat 105 , Wa An Aqim Wajhaka Lilddini Hanifaan Wa La
﴿وَأَنْ أَقِمْ وَجْهَكَ لِلدِّينِ حَنِيفًا وَلَا تَكُونَنَّ مِنَ الْمُشْرِكِينَ﴾
[ يونس: 105]
dan (aku telah diperintah): "Hadapkanlah mukamu kepada agama dengan tulus dan ikhlas dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang musyrik. [Yunus: 105]
Wa An Aqim Wajhaka Lilddini Hanifaan Wa La Takunanna Mina Al-Mushrikina
Tafsir Al-mokhtasar
Dia juga menyuruhku memegang teguh agama yang benar ini dan mempertahankannya dengan sekuat tenaga serta berpaling dari agama-agama lainnya.
Dan Dia melarangku menjadi orang yang menyekutukan-Nya dengan sesuatu.
Terjemahan - Muhammad Quraish Shihab
Wahai Muhammad, hadapkanlah dirimu sepenuhnya kepada Allah.
Janganlah kamu hanyut dalam golongan orang-orang yang mempersekutukan-Nya.
Hendaknya kamu dan pengikutmu menjauhi dan menghindari mereka itu
Tafsir al-Jalalain
( Dan ) aku diperintahkan ( "Hadapkanlah mukamu kepada agama dengan tulus dan ikhlas ) dalam keadaan cenderung dan menggandrunginya ( dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang musyrik ).
Tafseer Muntakhab - Indonesian
Wahai Muhammad, hadapkanlah dirimu sepenuhnya kepada Allah.
Janganlah kamu hanyut dalam golongan orang-orang yang mempersekutukan-Nya.
Hendaknya kamu dan pengikutmu menjauhi dan menghindari mereka itu.
Tafsir Al-wajiz
dan aku telah diperintah dengan firman-Nya: “Hadapkanlah wajahmu kepada agama dengan tulus tanpa keraguan sedikit pun, dan ikhlas tanpa ada paksaan dari siapa pun, dan jangan sekali-kali engkau termasuk orang yang musyrik
Tafsir Al-tahlili
Dalam ayat ini diterangkan bahwa Nabi Muhammad saw diperintahkan agar menghadapkan wajahnya dan seluruh dirinya kepada Allah, memfokuskan perhatian pada tugas-tugas agama dan mengabdi kepada Tuhan semesta alam.
Sebab jika dia memberikan perhatian kepada selain Allah, maka hal itu mengurangi kebulatan jiwanya dalam menghadap Tuhan dan pengabdian terhadap agamanya.
Kepada Allah sajalah hendaknya tujuan segala pengabdiannya lahir dan batin.
Janganlah dia termasuk orang yang mempersekutukan Allah dalam ibadah dengan dewa-dewa, jin-jin, roh-roh, atau patung-patung seperti halnya penyembah-penyembah berhala.
Larangan Allah terhadap Rasul ini dimaksudkan untuk mendorong dan merangsang Rasul saw untuk tetap menjauhi sifat-sifat syirik.
dan (aku telah diperintah): "Hadapkanlah mukamu kepada agama dengan tulus dan ikhlas - Terjemahan
| English | Türkçe | Indonesia |
| Русский | Français | فارسی |
| تفسير | Bengali | Urdu |
وأن أقم وجهك للدين حنيفا ولا تكونن من المشركين
سورة: يونس - آية: ( 105 ) - جزء: ( 11 ) - صفحة: ( 220 )transliterasi Indonesia
wa an aqim waj-haka lid-dīni ḥanīfā, wa lā takụnanna minal-musyrikīn
We try our best to translate, keeping in mind the Italian saying: "Traduttore, traditore", which means: "Translation is a betrayal of the original text".
Ayats from Quran in Bahasa Indonesia
- Dan tanah yang baik, tanaman-tanamannya tumbuh subur dengan seizin Allah; dan tanah yang tidak subur,
- Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.
- kecuali orang-orang yang akan masuk neraka yang menyala.
- Ketika mereka masuk ke tempatnya, lalu mereka mengucapkan: "Salaam". Berkata Ibrahim: "Sesungguhnya kami merasa takut
- lagi menjadi tempat kembali bagi orang-orang yang melampaui batas,
- kemudian sesungguhnya kewajiban Kami-lah menghisab mereka.
- Katakanlah (kepada orang-orang musyrik): "Tuhanku tidak mengindahkan kamu, melainkan kalau ada ibadatmu. (Tetapi bagaimana kamu
- Berkata Musa: "Ya Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku,
- Sesungguhnya Aku inilah Tuhanmu, maka tanggalkanlah kedua terompahmu; sesungguhnya kamu berada dilembah yang suci, Thuwa.
- Lalu dihidangkannya kepada mereka. Ibrahim lalu berkata: "Silahkan anda makan".
Surah Al-Qur'an dalam bahasa Indonesia :
Unduh surat dengan suarh qari paling terkenal:
surah mp3 : choose the reciter to listen and download the chapter Complete with high quality
Ahmed El Agamy
Bandar Balila
Khalid Al Jalil
Saad Al Ghamdi
Saud Al Shuraim
Al Shatri
Abdul Basit
Abdul Rashid Sufi
Fares Abbad
Maher Al Muaiqly
Al Minshawi
Al Hosary
Mishari Al-afasi
Nasser Al Qatami
Yasser Al Dosari
Wednesday, June 24, 2026
لا تنسنا من دعوة صالحة بظهر الغيب



