Tafsir Surat At-Taghabun ayat 11 , Ma Asaba Min Musibatin Illa Biidhni Allahi Wa
﴿مَا أَصَابَ مِن مُّصِيبَةٍ إِلَّا بِإِذْنِ اللَّهِ ۗ وَمَن يُؤْمِن بِاللَّهِ يَهْدِ قَلْبَهُ ۚ وَاللَّهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌ﴾
[ التغابن: 11]
Tidak ada suatu musibah pun yang menimpa seseorang kecuali dengan ijin Allah; dan barangsiapa yang beriman kepada Allah niscaya Dia akan memberi petunjuk kepada hatinya. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu. [Taghabun: 11]
Ma Asaba Min Musibatin Illa Biidhni Allahi Wa Man Yuumin Billahi Yahdi Qalbahu Wa Allahu Bikulli Shayin Alimun
Tafsir Al-mokhtasar
Tidak ada suatu musibah pun yang menimpa seseorang pada dirinya, hartanya atau anaknya melainkan dengan kada dan takdir Allah.
Barangsiapa beriman kepada Allah, kada -Nya dan takdir-Nya niscaya Allah akan memberi petunjuk kepada hatinya dengan berserah diri kepada perintah-Nya, dan rida dengan takdir-Nya, dan Allah Mahatahu atas segala sesuatu, tidak ada sesuatu pun yang luput dari-Nya.
Terjemahan - Muhammad Quraish Shihab
Segala bencana yang menimpa manusia terjadi karena ketentuan Allah.
Barangsiapa beriman kepada Allah, maka kalbunya akan diberi petunjuk sehingga rela dengan apa yang telah terjadi.
Allah Maha Mengetahui segala sesuatu
Tafsir al-Jalalain
( Tidak ada sesuatu musibah pun yang menimpa seseorang kecuali dengan izin Allah ) atau dengan kepastian-Nya.
( Dan barang siapa yang beriman kepada Allah ) melalui ucapannya, bahwa musibah itu datang atas kepastian dari-Nya ( niscaya Dia akan memberi petunjuk kepada kalbunya ) untuk bersabar di dalam menghadapinya.
( Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu ).
Tafseer Muntakhab - Indonesian
Segala bencana yang menimpa manusia terjadi karena ketentuan Allah.
Barangsiapa beriman kepada Allah, maka kalbunya akan diberi petunjuk sehingga rela dengan apa yang telah terjadi.
Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.
Tafsir Al-wajiz
Allah tidak hanya menciptakan makhluk, tetapi juga mengatur seluruh makhluk.
Tidak ada sesuatu musibah yang menimpa seseorang dalam kehidupan ini, kecuali dengan izin Allah, karena Allah mengetahui dan mengatur kehidupan ini; dan barang siapa beriman kepada Allah dengan istikamah, niscaya Allah akan memberi petunjuk kepada hatinya dengan memantapkan imannya.
Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu yang terjadi di jagat raya maupun yang terjadi di jagat kecil, sanubari manusia.
Tafsir Al-tahlili
Allah menerangkan bahwa apa yang menimpa manusia, baik yang merupakan kenikmatan dunia maupun yang berupa siksa adalah qaḍā’ dan qadar, sesuai dengan kehendak Allah yang telah ditetapkan di muka bumi.
Dalam berusaha keras, manusia hendaknya tidak menyesal dan merasa kecewa apabila menemui hal-hal yang tidak sesuai dengan usaha dan keinginannya.
Hal itu di luar kemampuannya, karena ketentuan Allah-lah yang akan berlaku dan menjadi kenyataan.
Sebagaimana firman-Nya:
قُلْ لَّنْ يُّصِيْبَنَآ اِلَّا مَا كَتَبَ اللّٰهُ لَنَا
Katakanlah ( Muhammad ), “ Tidak akan menimpa kami melainkan apa yang telah ditetapkan Allah bagi kami. ” ( at-Taubah/9: 51 )
Allah memberi petunjuk kepada orang yang beriman untuk melapangkan dadanya, menerima dengan segala senang hati apa yang terjadi pada dirinya, baik sesuai dengan yang diinginkan, maupun yang tidak, karena ia yakin bahwa kesemuanya itu dari Allah.
Ibnu Abbas menafsirkan bahwa Allah memberikan kepada orang mukmin dalam hatinya suatu keyakinan.
Begitu pula ketika seseorang ditimpa musibah, ia mengatakan innā lillāhi wa innā ilaihi rāji‘ūn, hal itu karena iman yang menyebabkan sabar dan akhirnya musibah itu ringan baginya.
Tidak ada suatu musibah pun yang menimpa seseorang kecuali dengan ijin Allah; - Terjemahan
| English | Türkçe | Indonesia |
| Русский | Français | فارسی |
| تفسير | Bengali | Urdu |
ما أصاب من مصيبة إلا بإذن الله ومن يؤمن بالله يهد قلبه والله بكل شيء عليم
سورة: التغابن - آية: ( 11 ) - جزء: ( 28 ) - صفحة: ( 557 )transliterasi Indonesia
mā aṣāba mim muṣībatin illā bi`iżnillāh, wa may yu`mim billāhi yahdi qalbah, wallāhu bikulli syai`in 'alīm
We try our best to translate, keeping in mind the Italian saying: "Traduttore, traditore", which means: "Translation is a betrayal of the original text".
Ayats from Quran in Bahasa Indonesia
- (yaitu) orang-orang yang telah menjadikan Al Quran itu terbagi-bagi.
- Sesungguhnya orang-orang munafik itu (ditempatkan) pada tingkatan yang paling bawah dari neraka. Dan kamu sekali-kali
- dan gunung-gunung sebagai pasak?,
- Barangsiapa yang mentaati Rasul itu, sesungguhnya ia telah mentaati Allah. Dan barangsiapa yang berpaling (dari
- Apakah wahyu itu diturunkan kepadanya di antara kita? Sebenarnya dia adalah seorang yang amat pendusta
- Lalu Kami selamatkan ia beserta keluarganya semua,
- (Allah berfirman): "Hai Musa, sesungguhnya, Akulah Allah, Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
- Dan mereka berkata: "Mengapa Al Quran ini tidak diturunkan kepada seorang besar dari salah satu
- Hai manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu dan takutilah suatu hari yang (pada hari itu) seorang bapak
- Tidaklah mungkin bagi matahari mendapatkan bulan dan malampun tidak dapat mendahului siang. Dan masing-masing beredar
Surah Al-Qur'an dalam bahasa Indonesia :
Unduh surat dengan suarh qari paling terkenal:
surah mp3 : choose the reciter to listen and download the chapter Complete with high quality
Ahmed El Agamy
Bandar Balila
Khalid Al Jalil
Saad Al Ghamdi
Saud Al Shuraim
Al Shatri
Abdul Basit
Abdul Rashid Sufi
Fares Abbad
Maher Al Muaiqly
Al Minshawi
Al Hosary
Mishari Al-afasi
Nasser Al Qatami
Yasser Al Dosari
Friday, May 15, 2026
لا تنسنا من دعوة صالحة بظهر الغيب



