Tafsir Surat Al-Anam ayat 23 , Thumma Lam Takun Fitnatuhum Illa An Qalu Wa
﴿ثُمَّ لَمْ تَكُن فِتْنَتُهُمْ إِلَّا أَن قَالُوا وَاللَّهِ رَبِّنَا مَا كُنَّا مُشْرِكِينَ﴾
[ الأنعام: 23]
Kemudian tiadalah fitnah mereka, kecuali mengatakan: "Demi Allah, Tuhan kami, tiadalah kami mempersekutukan Allah". [Anam: 23]
Thumma Lam Takun Fitnatuhum Illa An Qalu Wa Al-Lahi Rabbina Ma Kunna Mushrikina
Tafsir Al-mokhtasar
Kemudian alasan yang mereka kemukakan setelah melalui ujian ini tidak lain hanyalah mereka berlepas diri dari sembahan-sembahan mereka.
Dan mereka berdusta dengan mengatakan, “Demi Allah, Rabb kami, sesungguhnya kami tidak pernah menyekutukan-Mu, melainkan beriman kepada-Mu dan mengesakan-Mu."
Terjemahan - Muhammad Quraish Shihab
Kemudian bencana berat yang menimpa mereka pada keadaan yang seperti itu membuat mereka berusaha melepaskan diri dari kesyirikan yang lampau dengan kepura-puraan.
Dengan bohong, mereka mengatakan, "Demi Allah, Tuhan kami, kami tidak pernah menyekutukan-Mu dalam beribadah
Tafsir al-Jalalain
( Kemudian tiadalah ) Takun dapat dibaca yakun ( fitnah mereka ) dapat dibaca fitnatuhum dan fitnatahum; artinya alasan mereka ( kecuali mengatakan ) selain ucapan mereka ( "Demi Allah, Tuhan kami ) dibaca dengan jar sebagai sifat, dan dibaca nashab sebagai seruan ( kami bukanlah orang-orang yang musyrik terhadap Allah" ).
Tafseer Muntakhab - Indonesian
Kemudian bencana berat yang menimpa mereka pada keadaan yang seperti itu membuat mereka berusaha melepaskan diri dari kesyirikan yang lampau dengan kepura-puraan.
Dengan bohong, mereka mengatakan, "Demi Allah, Tuhan kami, kami tidak pernah menyekutukan-Mu dalam beribadah."
Tafsir Al-wajiz
Sikap orang-orang kafir dan musyrik di akhirat itu berbeda dengan sikap mereka di dunia.
Ketika di akhirat kemudian tidaklah ada jawaban bohong mereka, karena mengikuti suara hati dan akal sehat, kecuali mengatakan, “Demi Allah, mereka bersumpah dengan nama Allah, ya Tuhan kami, kini di akhirat, tidaklah kami mempersekutukan Engkau dengan suatu apa pun.”
Tafsir Al-tahlili
Kemudian Allah menerangkan dalam ayat ini bahwa ketika mereka tidak dapat memberikan jawaban untuk mempertanggungjawabkan kemusyrikan mereka sewaktu di dunia, mereka lalu menjawab dengan sumpah bahwa mereka bukanlah orang-orang yang mempersekutukan Allah.
Demikianlah akhir dari segala kekafiran dan kemusyrikan mereka.
Sewaktu di dunia mereka telah menganut agama nenek moyang mereka.
Untuk sembahan-sembahan dan pujaan-pujaan itu, mereka rela mati terbunuh dalam peperangan.
Tetapi pada akhirnya, mereka membersihkan diri dari kemusyrikan dan kekafiran itu.
Seraya bersumpah, bahwa mereka mengingkari sembahan-sembahan mereka sendiri.
Mereka mengira bahwa pernyataan mereka demikian itu ada manfaatnya bagi mereka, tetapi sebaliknya justeru hal itu menambah dosa baru bagi mereka.
Tindakan dan perbuatan mereka menjadi saksi atas kemusyrikan mereka.
Kaki dan tangan mereka akan menceritakan semua dosa mereka.
Oleh sebab itu, pada akhirnya mereka akan mengakui kekafiran mereka.
Firman Allah:
رَبَّنَا هٰٓؤُلَاۤءِ شُرَكَاۤؤُنَا الَّذِيْنَ كُنَّا نَدْعُوْا مِنْ دُوْنِكَ
“ Ya Tuhan kami, mereka inilah sekutu-sekutu kami yang dahulu kami sembah selain Engkau. ” ( an-Naḥl/16: 86 )
Kemudian tiadalah fitnah mereka, kecuali mengatakan: "Demi Allah, Tuhan kami, tiadalah kami - Terjemahan
| English | Türkçe | Indonesia |
| Русский | Français | فارسی |
| تفسير | Bengali | Urdu |
ثم لم تكن فتنتهم إلا أن قالوا والله ربنا ما كنا مشركين
سورة: الأنعام - آية: ( 23 ) - جزء: ( 7 ) - صفحة: ( 130 )transliterasi Indonesia
ṡumma lam takun fitnatuhum illā ang qālụ wallāhi rabbinā mā kunnā musyrikīn
We try our best to translate, keeping in mind the Italian saying: "Traduttore, traditore", which means: "Translation is a betrayal of the original text".
Ayats from Quran in Bahasa Indonesia
- Maka terhadap nikmat Tuhanmu yang manakah kamu ragu-ragu?
- Sesungguhnya bagi orang-orang yang bertakwa (disediakan) surga-surga yang penuh kenikmatan di sisi Tuhannya.
- Sesungguhnya kepada Kami-lah kembali mereka,
- Dan mereka memohon kemenangan (atas musuh-musuh mereka) dan binasalah semua orang yang berlaku sewenang-wenang lagi
- Kalau sekiranya Kami turunkan Al-Quran ini kepada sebuah gunung, pasti kamu akan melihatnya tunduk terpecah
- Sesungguhnya orang-orang kafir sesudah beriman, kemudian bertambah kekafirannya, sekali-kali tidak akan diterima taubatnya; dan mereka
- Dan Kami tidak mengutus sebelum kamu seorang rasulpun dan tidak (pula) seorang nabi, melainkan apabila
- Dan Al Quran itu bukanlah dibawa turun oleh syaitan-syaitan.
- "Sungguh kalau kamu menggerakkan tanganmu kepadaku untuk membunuhku, aku sekali-kali tidak akan menggerakkan tanganku kepadamu
- dan isterinya dan saudaranya,
Surah Al-Qur'an dalam bahasa Indonesia :
Unduh surat dengan suarh qari paling terkenal:
surah mp3 : choose the reciter to listen and download the chapter Complete with high quality
Ahmed El Agamy
Bandar Balila
Khalid Al Jalil
Saad Al Ghamdi
Saud Al Shuraim
Al Shatri
Abdul Basit
Abdul Rashid Sufi
Fares Abbad
Maher Al Muaiqly
Al Minshawi
Al Hosary
Mishari Al-afasi
Nasser Al Qatami
Yasser Al Dosari
Thursday, February 26, 2026
لا تنسنا من دعوة صالحة بظهر الغيب



