Tafsir Surat Al-Anam ayat 26 , Wa Hum Yanhawna Anhu Wa Yanawna Anhu Wa
﴿وَهُمْ يَنْهَوْنَ عَنْهُ وَيَنْأَوْنَ عَنْهُ ۖ وَإِن يُهْلِكُونَ إِلَّا أَنفُسَهُمْ وَمَا يَشْعُرُونَ﴾
[ الأنعام: 26]
Dan mereka melarang (orang lain) mendengarkan Al-Quran dan mereka sendiri menjauhkan diri daripadanya, dan mereka hanyalah membinasakan diri mereka sendiri, sedang mereka tidak menyadari. [Anam: 26]
Wa Hum Yanhawna Anhu Wa Yanawna Anhu Wa In Yuhlikuna Illa Anfusahum Wa Ma Yashuruna
Tafsir Al-mokhtasar
Mereka melarang masyarakat percaya kepada rasul dan mereka sendiri pun menjauhinya.
Mereka tidak membiarkan seorang pun mengambil manfaat darinya dan mereka sendiri juga tidak mengambil manfaat darinya.
Dengan perbuatan mereka itu sesungguhnya mereka tidak mencelakakan siapa pun selain diri mereka sendiri.
Tetapi mereka tidak menyadari bahwa apa yang mereka lakukan itu akan mencelakakan diri mereka sendiri.
Terjemahan - Muhammad Quraish Shihab
Mereka melarang manusia untuk beriman kepada al-Qur’ân, setelah mereka sendiri menjauhinya.
Mereka tidak memanfaatkan al-Qur’ân dan tidak membiarkan orang lain memanfaatkannya.
Mereka hanya merugikan diri sendiri, tetapi tidak menyadari kejelekan yang mereka kerjakan
Tafsir al-Jalalain
( Mereka melarang ) orang-orang lain ( darinya ) dari mengikut kepada Nabi Muhammad saw.
( dan mereka sendiri menjauh ) makin menjauh ( darinya ) mereka semakin tidak beriman kepadanya.
Menurut suatu riwayat ayat ini diturunkan berkenaan dengan Abu Thalib; ia melarang orang-orang mengganggu Nabi saw.
akan tetapi ia sendiri tidak mau beriman kepadanya ( dan tidaklah ) tiada lain ( mereka itu membinasakan ) oleh sebab menjauh dari Nabi saw.
( kecuali diri mereka sendiri ) karena bahaya mereka sendirilah yang menanggungnya ( sedangkan mereka tidak menyadari ) akibat perbuatannya itu.
Tafseer Muntakhab - Indonesian
Mereka melarang manusia untuk beriman kepada al-Qur'ân, setelah mereka sendiri menjauhinya.
Mereka tidak memanfaatkan al-Qur'ân dan tidak membiarkan orang lain memanfaatkannya.
Mereka hanya merugikan diri sendiri, tetapi tidak menyadari kejelekan yang mereka kerjakan.
Tafsir Al-wajiz
Dan mereka, orang-orang kafir dan orang-orang yang menyekutukan Allah itu, melarang, menghalangi, dan mengancam orang lain mendengarkan Al-Qur’an, dan mereka sendiri, dengan kesadaran dan tekad yang bulat, menjauhkan diri dari Al-Qur’an, Rasulullah, dan ajaran Islam.
Dan sejatinya mereka, dengan menjauhkan diri dari ajaran Islam, hanyalah membinasakan diri mereka sendiri dengan membiarkan dirinya dalam kesesatan, sedangkan mereka tidak menyadari sikap mereka yang membinasakan diri sendiri itu.
Tafsir Al-tahlili
Ayat ini menjelaskan, bahwa mereka tidaklah berhenti mendustakan ayat-ayat Al-Qur’an dan memandangnya sebagai sihir, bahkan mereka mencegah orang lain mendengarkan serta menghasutnya, agar orang-orang itu tidak tertarik kepada Al-Qur’an yang indah bahasanya dan maknanya yang padat melebihi bahasa penyair-penyair mereka, sehingga pemimpin kaum musyrik itu merasa khawatir terhadap pengaruh gaya bahasa Al-Qur’an itu kepada pendengarnya.
Mereka menyadari bahwa kesempatan untuk memperhatikan ayat Al-Qur’an itu berarti kesempatan untuk menanggapi mukjizatnya, karena itulah mereka menghalangi orang lain.
Di samping mencegah orang lain, mereka sendiri menjauhkan diri dari Al-Qur’an, untuk menunjukkan bahwa mereka sangat menentangnya dan untuk menguatkan larangan mereka.
Meskipun orang-orang musyrik telah berdaya upaya dengan pelbagai cara untuk memadamkan cahaya Islam, mereka tidak akan berhasil.
Bahkan Allah menyatakan pada akhir ayat ini, bahwa tindakan mereka bukanlah menghancurkan Islam tetapi menghancurkan mereka sendiri tanpa mereka sadari.
Peringatan akan kehancuran mereka ini beberapa tahun kemudian terbukti kebenarannya dalam pelbagai peperangan dan kemenangan di pihak Rasulullah.
Dan mereka melarang (orang lain) mendengarkan Al-Quran dan mereka sendiri menjauhkan diri - Terjemahan
| English | Türkçe | Indonesia |
| Русский | Français | فارسی |
| تفسير | Bengali | Urdu |
وهم ينهون عنه وينأون عنه وإن يهلكون إلا أنفسهم وما يشعرون
سورة: الأنعام - آية: ( 26 ) - جزء: ( 7 ) - صفحة: ( 130 )transliterasi Indonesia
wa hum yan-hauna 'an-hu wa yan`auna 'an-h, wa iy yuhlikụna illā anfusahum wa mā yasy'urụn
We try our best to translate, keeping in mind the Italian saying: "Traduttore, traditore", which means: "Translation is a betrayal of the original text".
Ayats from Quran in Bahasa Indonesia
- Dan Dialah yang menjadikan kamu penguasa-penguasa di bumi dan Dia meninggikan sebahagian kamu atas sebahagian
- Tidakkah kamu perhatikan, bahwa sesungguhnya Allah mengetahui apa yang ada di langit dan di bumi?
- Mereka berkata: "Kami akan membujuk ayahnya untuk membawanya (ke mari) dan sesungguhnya kami benar-benar akan
- Kemudian Kami utus Musa sesudah rasul-rasul itu dengan membawa ayat-ayat Kami kepada Fir'aun dan pemuka-pemuka
- Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat: "Sujudlah kamu kepada Adam," maka sujudlah mereka
- Kemudian Kami iringi di belakang mereka dengan rasul-rasul Kami dan Kami iringi (pula) dengan Isa
- Tahukah kamu apakah hari Kiamat itu?
- Dan demikian (pulalah) Kami turunkan kepadamu Al Kitab (Al Quran). Maka orang-orang yang telah kami
- atau Allah mengazab mereka dengan berangsur-angsur (sampai binasa). Maka sesungguhnya Tuhanmu adalah Maha Pengasih lagi
- (sambil mengucapkan): "Salamun 'alaikum bima shabartum". Maka alangkah baiknya tempat kesudahan itu.
Surah Al-Qur'an dalam bahasa Indonesia :
Unduh surat dengan suarh qari paling terkenal:
surah mp3 : choose the reciter to listen and download the chapter Complete with high quality
Ahmed El Agamy
Bandar Balila
Khalid Al Jalil
Saad Al Ghamdi
Saud Al Shuraim
Al Shatri
Abdul Basit
Abdul Rashid Sufi
Fares Abbad
Maher Al Muaiqly
Al Minshawi
Al Hosary
Mishari Al-afasi
Nasser Al Qatami
Yasser Al Dosari
Saturday, April 25, 2026
لا تنسنا من دعوة صالحة بظهر الغيب



