Tafsir Surat Al-Qiyamah ayat 35 , Thumma Awla Laka Faawla
Tafsir Al-mokhtasar
Kemudian Allah mengulangi kalimat-Nya sebagai penegasan dengan firman-Nya: " Kemudian kecelakaanlah bagimu ( hai orang kafir ) dan kecelakaanlah bagimu. "
Terjemahan - Muhammad Quraish Shihab
Celaka, dan celakalah kamu, wahai pendusta! Lalu celaka, dan celakalah kamu selamanya
Tafsir al-Jalalain
( Kemudian kecelakaanlah bagimu dan kecelakaanlah bagimu ) mengukuhkan makna ayat di atas.
Tafseer Muntakhab - Indonesian
Celaka, dan celakalah kamu, wahai pendusta! Lalu celaka, dan celakalah kamu selamanya!
Tafsir Al-wajiz
34-35.
Atas sikapnya yang buruk terhadap Allah dan sesama khususnya kepada keluarga, ayat ini menggambarkan kecaman yang diterimanya.
Celakalah kamu! Maka celakalah! Sekali lagi, celakalah kamu hai manusia durhaka! Maka celakalah! Kalimat dalam ayat-ayat ini tertuju kepada setiap orang yang durhaka dan mengingkari keniscayaan Kiamat.
Tafsir Al-tahlili
Ancaman ini diulang sekali lagi untuk memperkuatnya, “ Kecelakaanlah bagi orang kafir dan kecelakaan baginya. ” Diriwayatkan oleh ahli-ahli tafsir dari Qatādah bahwa pada suatu hari Rasulullah saw memegang erat-erat lengan Abū Jahal sambil menghardik musuh Allah itu, “ Celaka engkau hai Abū Jahal, celaka engkau! ” Abū Jahal menjawab dengan sombong, “ Muhammad, engkau mengancamku? Demi Allah, tak sanggup engkau berbuat sesuatu terhadapku, bahkan Tuhan yang engkau sembah juga tidak! Demi Allah, saya ini lebih perkasa dari segala orang yang berjalan antara bukit ini, dari segala penduduk Mekah. ” Tetapi di hari pertempuran Badar, Allah membinasakan Abū Jahal dengan kematian yang buruk sekali.
Ketika berita tewasnya Abū Jahal disampaikan kepada Rasulullah, beliau bersabda, “ Sesungguhnya setiap umat itu ada Fir‘aunnya ( ada orang yang paling sombong ), maka Fir‘aun dari umat ini adalah Abū Jahal. ”
Sa‘īd bin Jubair bertanya kepada Ibnu ‘Abbās tentang perkataan “ aulā laka fa aulā ” ini, apakah sesuatu yang diucapkan Nabi ini berasal dari dirinya atau memang Allah yang menyuruhnya? Ibnu ‘Abbās menjawab, “ Benar beliau yang mengucapkannya, kemudian Allah menurunkan wahyu sama dengan ucapan beliau itu. ” Kutukan Allah ini berlaku bagi orang yang berwatak seperti Abū Jahal yang akan muncul pada setiap masa.
kemudian kecelakaanlah bagimu (hai orang kafir) dan kecelakaanlah bagimu. - Terjemahan
| English | Türkçe | Indonesia |
| Русский | Français | فارسی |
| تفسير | Bengali | Urdu |
We try our best to translate, keeping in mind the Italian saying: "Traduttore, traditore", which means: "Translation is a betrayal of the original text".
Ayats from Quran in Bahasa Indonesia
- Maka apakah orang yang berjalan terjungkal di atas mukanya itu lebih banyak mendapatkan petunjuk ataukah
- Hai orang-orang yang beriman, sukakah kamu aku tunjukkan suatu perniagaan yang dapat menyelamatkanmu dari azab
- (Yang memiliki sifat-sifat yang) demikian itu ialah Allah Tuhan kamu; tidak ada Tuhan selain Dia;
- (Apa yang telah Kami ceritakan itu), itulah yang benar, yang datang dari Tuhanmu, karena itu
- Ini adalah hari keputusan; (pada hari ini) Kami mengumpulkan kamu dan orang-orang terdahulu.
- Dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah,
- (Allah berfirman): "Demi umurmu (Muhammad), sesungguhnya mereka terombang-ambing di dalam kemabukan (kesesatan)".
- dan ikutilah apa yang diwahyukan Tuhan kepadamu. Sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahui apa yang kamu
- Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh benar-benar akan Kami masukkan mereka ke dalam
- (yaitu) dalam beberapa hari yang tertentu. Maka barangsiapa diantara kamu ada yang sakit atau dalam
Surah Al-Qur'an dalam bahasa Indonesia :
Unduh surat dengan suarh qari paling terkenal:
surah mp3 : choose the reciter to listen and download the chapter Complete with high quality
Ahmed El Agamy
Bandar Balila
Khalid Al Jalil
Saad Al Ghamdi
Saud Al Shuraim
Al Shatri
Abdul Basit
Abdul Rashid Sufi
Fares Abbad
Maher Al Muaiqly
Al Minshawi
Al Hosary
Mishari Al-afasi
Nasser Al Qatami
Yasser Al Dosari
Saturday, October 3, 2026
لا تنسنا من دعوة صالحة بظهر الغيب



