Tafsir Surat Yunus ayat 100 , Wa Ma Kana Linafsin An Tuumina Illa Biidhni
﴿وَمَا كَانَ لِنَفْسٍ أَن تُؤْمِنَ إِلَّا بِإِذْنِ اللَّهِ ۚ وَيَجْعَلُ الرِّجْسَ عَلَى الَّذِينَ لَا يَعْقِلُونَ﴾
[ يونس: 100]
Dan tidak ada seorangpun akan beriman kecuali dengan izin Allah; dan Allah menimpakan kemurkaan kepada orang-orang yang tidak mempergunakan akalnya. [Yunus: 100]
Wa Ma Kana Linafsin An Tuumina Illa Biidhni Allahi Wa Yajalu Ar-Rijsa Ala Al-Ladhina La Yaqiluna
Tafsir Al-mokhtasar
Dan tidak sepatutnya seseorang beriman atas kemauannya sendiri, melainkan dengan izin Allah.
Jadi iman tidak akan terjadi tanpa kehendak Allah.
Maka janganlah engkau terlalu berduka terhadap mereka.
Dan Allah menimpakan azab dan kehinaan kepada orang-orang yang tidak memahami hujah-hujah-Nya, perintah-perintah-Nya dan larangan-larangan-Nya.
Terjemahan - Muhammad Quraish Shihab
Manusia tak mungkin beriman kecuali jika ia sendiri menginginkannya.
Lalu Allah akan menyediakan faktor dan sarana yang dapat mengantarkannya untuk mewujudkan keinginannya itu.
Adapun orang yang tidak menginginkan keimanan, ia berhak mendapat murka dan azab Allah.
Sebab, sudah merupakan hukum Allah untuk menimpakan murka dan siksa-Nya kepada orang-orang yang membangkang dan tak mau mencermati bukti-bukti yang jelas itu
Tafsir al-Jalalain
( Dan tidak ada seorang pun akan beriman kecuali dengan izin Allah ) dengan kehendak-Nya ( dan Allah menimpakan kemurkaan ) azab-Nya ( kepada orang-orang yang tidak mempergunakan akalnya ) yaitu orang-orang yang tidak mau memikirkan ayat-ayat Allah.
Tafseer Muntakhab - Indonesian
Manusia tak mungkin beriman kecuali jika ia sendiri menginginkannya.
Lalu Allah akan menyediakan faktor dan sarana yang dapat mengantarkannya untuk mewujudkan keinginannya itu.
Adapun orang yang tidak menginginkan keimanan, ia berhak mendapat murka dan azab Allah.
Sebab, sudah merupakan hukum Allah untuk menimpakan murka dan siksa-Nya kepada orang-orang yang membangkang dan tak mau mencermati bukti-bukti yang jelas itu.
Tafsir Al-wajiz
Keimanan tidak bisa dipaksakan, tetapi harus atas dasar kerelaan, dan tidak seorang pun akan beriman kecuali dengan izin Allah, dan Allah menimpakan azab, yakni berupa kekufuran yang berakibat pada kekotoran jiwa dan kegoncangan hati kepada orang yang tidak mengerti, yakni tidak mempergunakan akalnya untuk memikirkan petunjuk-Nya, sehingga tidak bisa melihat dan menerima kebenaran.
Tafsir Al-tahlili
Segala sesuatu yang terjadi di alam ini adalah atas kehendak Allah.
Tidak ada sesuatupun yang terjadi di luar kehendak-Nya.
Allah menunjuki dan memudahkan seseorang beriman, bila orang itu mau memahami dan mengamalkan ayat-ayat yang telah disampaikan kepada para rasul-Nya dan Dia memandang hina dan mengazab setiap orang yang tidak mau memahami dan mengamalkan ayat-ayat-Nya karena hal itu berarti mereka menampik ajakan rasul untuk mengikuti jalan yang lurus yang telah dibentangkannya.
Dan tidak ada seorangpun akan beriman kecuali dengan izin Allah; dan Allah - Terjemahan
| English | Türkçe | Indonesia |
| Русский | Français | فارسی |
| تفسير | Bengali | Urdu |
وما كان لنفس أن تؤمن إلا بإذن الله ويجعل الرجس على الذين لا يعقلون
سورة: يونس - آية: ( 100 ) - جزء: ( 11 ) - صفحة: ( 220 )transliterasi Indonesia
wa mā kāna linafsin an tu`mina illā bi`iżnillāh, wa yaj'alur-rijsa 'alallażīna lā ya'qilụn
We try our best to translate, keeping in mind the Italian saying: "Traduttore, traditore", which means: "Translation is a betrayal of the original text".
Ayats from Quran in Bahasa Indonesia
- Sesungguhnya Hari Keputusan adalah suatu waktu yang ditetapkan,
- Tidak sejuk dan tidak menyenangkan.
- Dia menciptakan langit dan bumi dengan hak. Maha Tinggi Allah daripada apa yang mereka persekutukan.
- Maka Kami bukakan pintu-pintu langit dengan (menurunkan) air yang tercurah.
- Dan sesuatu riba (tambahan) yang kamu berikan agar dia bertambah pada harta manusia, maka riba
- Jika mereka berpaling maka katakanlah: "Aku telah memperingatkan kamu dengan petir, seperti petir yang menimpa
- Ahli-ahli sihir berkata: "Hai Musa, kamukah yang akan melemparkan lebih dahulu, ataukah kami yang akan
- Allah memegang jiwa (orang) ketika matinya dan (memegang) jiwa (orang) yang belum mati di waktu
- (yaitu) orang-orang yang mendustakan Syu'aib seolah-olah mereka belum pernah berdiam di kota itu; orang-orang yang
- Dan telah datang Fir'aun dan orang-orang yang sebelumnya dan (penduduk) negeri-negeri yang dijungkir balikkan karena
Surah Al-Qur'an dalam bahasa Indonesia :
Unduh surat dengan suarh qari paling terkenal:
surah mp3 : choose the reciter to listen and download the chapter Complete with high quality
Ahmed El Agamy
Bandar Balila
Khalid Al Jalil
Saad Al Ghamdi
Saud Al Shuraim
Al Shatri
Abdul Basit
Abdul Rashid Sufi
Fares Abbad
Maher Al Muaiqly
Al Minshawi
Al Hosary
Mishari Al-afasi
Nasser Al Qatami
Yasser Al Dosari
Saturday, October 24, 2026
لا تنسنا من دعوة صالحة بظهر الغيب



