Tafsir Surat An-Nahl ayat 109 , La Jarama Annahum Fi Al-Akhirati Humu Al-Khasiruna
Tafsir Al-mokhtasar
Benar, sesungguhnya mereka itu pada hari Kiamat adalah orang-orang yang merugi, orang-orang yang merugikan diri mereka karena kekufuran mereka sesudah mereka beriman yang seandainya mereka memegangnya niscaya mereka masuk Surga.
Terjemahan - Muhammad Quraish Shihab
Tidak diragukan lagi bahwa mereka itulah orang-orang yang tidak akan memperoleh keberuntungan yang baik di akhirat
Tafsir al-Jalalain
( Tidak diragukan lagi ) pastilah ( bahwa mereka di akhirat nanti adalah orang-orang yang merugi ) karena tempat kembali mereka adalah neraka dan mereka kekal di dalamnya.
Tafseer Muntakhab - Indonesian
Tidak diragukan lagi bahwa mereka itulah orang-orang yang tidak akan memperoleh keberuntungan yang baik di akhirat.
Tafsir Al-wajiz
Pastilah, tidak diragukan lagi, mereka yang kembali kepada kekafiran setelah menyatakan beriman itu termasuk orang yang rugi di akhirat nanti.
Mereka akan menyesali apa yang telah diperbuatnya, padahal penyesalan di hari itu tidak lagi berguna.
Tafsir Al-tahlili
Dalam ayat ini, Allah swt menegaskan bahwa mereka yang murtad itu adalah orang yang sungguh merugi di akhirat karena telah menodai jiwa mereka sendiri dan menjerumuskan diri ke dalam jurang api neraka.
Mereka mendapatkan hal-hal berikut:
1.
Murka Allah.
2.
Siksaan yang pedih.
3.
Tidak mendapat hidayah Allah.
4.
Hati, pendengaran, dan penglihatan mereka tertutup.
5.
Pada hari kiamat, mereka akan merugi.
Mereka kehilangan kenikmatan duniawi yang mereka kejar dengan mencurahkan tenaga dan menghabiskan umur.
Di akhirat mereka tidak mendapatkan apa pun selain penderitaan.
Mereka tidak menyadari bahwa modal utama untuk hidup di dunia adalah umur.
Jika modal itu tidak dipergunakan untuk keperluan yang utama, tentulah modal itu akan habis dengan percuma.
Pastilah bahwa mereka di akhirat nanti adalah orang-orang yang merugi. - Terjemahan
| English | Türkçe | Indonesia |
| Русский | Français | فارسی |
| تفسير | Bengali | Urdu |
We try our best to translate, keeping in mind the Italian saying: "Traduttore, traditore", which means: "Translation is a betrayal of the original text".
Ayats from Quran in Bahasa Indonesia
- Bagaimana bisa ada perjanjian (aman) dari sisi Allah dan Rasul-Nya dengan orang-orang musyrikin, kecuali orang-orang
- Sungguh telah datang kepadamu seorang Rasul dari kaummu sendiri, berat terasa olehnya penderitaanmu, sangat menginginkan
- (yaitu) yang bersabar dan bertawakkal kepada Tuhannya.
- Maka apakah mereka tidak memperhatikan bahwa patung anak lembu itu tidak dapat memberi jawaban kepada
- Maka apakah kamu tidak memikirkan?
- Maka hendaklah mereka mendatangkan kalimat yang semisal Al Quran itu jika mereka orang-orang yang benar.
- Dan barangsiapa yang buta (hatinya) di dunia ini, niscaya di akhirat (nanti) ia akan lebih
- (Kami menetapkan yang demikian) sebagai suatu ketetapan terhadap rasul-rasul Kami yang Kami utus sebelum kamu
- Demikianlah, Kami mamasukkan (rasa ingkar dan memperolok-olokkan itu) kedalam hati orang-orang yang berdosa (orang-orang kafir),
- Dan orang yang beriman itu berkata: "Hai kaumku, sesungguhnya aku khawatir kamu akan ditimpa (bencana)
Surah Al-Qur'an dalam bahasa Indonesia :
Unduh surat dengan suarh qari paling terkenal:
surah mp3 : choose the reciter to listen and download the chapter Complete with high quality
Ahmed El Agamy
Bandar Balila
Khalid Al Jalil
Saad Al Ghamdi
Saud Al Shuraim
Al Shatri
Abdul Basit
Abdul Rashid Sufi
Fares Abbad
Maher Al Muaiqly
Al Minshawi
Al Hosary
Mishari Al-afasi
Nasser Al Qatami
Yasser Al Dosari
Sunday, September 13, 2026
لا تنسنا من دعوة صالحة بظهر الغيب



