Tafsir Surat As-Saaffat ayat 165 , Wa Inna Lanahnu As-Saffuna
Tafsir Al-mokhtasar
Sesungguhnya kami -para malaikat- berdiri berbaris dengan rapi dalam beribadah dan menaati Allah.
Sesungguhnya kami menyucikan Allah dari apa yang tidak layak bagi-Nya dalam sifat-sifat dan atribut-Nya.
Terjemahan - Muhammad Quraish Shihab
Sesungguhnya kami berbaris dalam posisi selalu menyembah
Tafsir al-Jalalain
( Dan sesungguhnya kami benar-benar bersaf-saf ) artinya meluruskan telapak kaki kami dalam salat.
Tafseer Muntakhab - Indonesian
Sesungguhnya kami berbaris dalam posisi selalu menyembah.
Tafsir Al-tahlili
Lebih jauh para malaikat itu menjelaskan bahwa mereka dalam menjalankan tugasnya berbaris-baris, yaitu selalu sigap melaksanakan tugasnya dan bekerjasama dalam kesatuan-kesatuan yang kuat.
Dengan berbaris-baris seperti itu maka tugas dilaksanakan mereka dengan penuh semangat, gegap-gempita, dan sempurna, sehingga pelaksanaan tugas itu sukses secara maksimal tanpa ada yang kurang atau yang lebih.
Pelaksanaan tugas secara serius itu memberikan petunjuk bahwa mereka sangat patuh kepada Allah dan menjalankan perintah-Nya.
Kepatuhan dan keseriusan malaikat menjalankan tugasnya itu perlu ditiru oleh kaum Muslimin.
Dalam sebuah hadis sahih yang diriwayatkan oleh Muslim yang bersumber dari Jābir bin Samurah, ia mengatakan:
عَنْ جَابِر بْنِ سَمُرَةَ قاَلَ: خَرَجَ عَلَيْنَا رَسُوْلُ اللّٰهِ صَلَّى اللّٰهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَ نَحْنُ فِى الْمَسْجِدِ فَقَالَ: اَلَا تَصُفُّوْنَ كَمَا تَصُفُّ الْمَلَائِكَةُ عِنْدَ رَبِّهَا.
فَقُلْنَا: يَا رَسُوْلَ اللّٰهِ، كَيْفَ تَصُفُّ الْمَلَائِكَةُ عِنْدَ رَبِّهَا؟ قَالَ: يُتِمُّوْنَ الصُّفُوْفَ اْلأُولَ وَيَتَرَاصُّوْنَ فِى الصَّفِّ.
( رواه مسلم )
Dari Jābir bin Samurah bahwa Rasulullah suatu ketika keluar menemui kami sedang kami berada di dalam masjid, lalu beliau bersabda, ‘Mengapa kalian tidak berbaris seperti malaikat berbaris di sisi Tuhannya?’ Lalu kami bertanya, ‘Ya, Rasulullah, bagaimana caranya malaikat-malaikat itu berbaris di sisi Tuhannya?’ Rasulullah bersabda, ‘Mereka mengisi sampai penuh barisan pertama dan merapatkannya.” ( Riwayat Muslim )
Karena terinspirasi oleh ayat itu, Khalifah Umar bin Khaṭṭāb mengatur saf-saf sebelum mengimami salat.
Dilaporkan oleh Abū Naḍrah:
كَانَ عُمَرُ رَضِيَ اللّٰهُ اِذَا أُقِيْمَتِ الصَّلَاةُ اِسْتَقْبَلَ النَّاسَ بِوَجْهِهِ ثُمَّ قَالَ : اَقِيْمُوْا صُفُوْفَكُمْ وَاسْتَوُوْا قِيَامًا يُرِيْدُ اللّٰهُ تَعَالَى بِكُمْ هديَ الْمَلَائِكَةِ ثُمَّ يَقُوْلُ: »وَاِنَّا لَنَحْنُ الصَّافُّوْنَḍ تَأَخَّرْ يَا فُلَان تَقَدَّمْ يَا فُلَان ثُمَّ يَتَقَدَّمُ فَيُكَبِّرُ.( رواه ابن أبي حاتم وابن جرير )
Umar r.a.
ketika iqamat dilantunkan, ia menghadap kepada jamaah dan berkata, “ Atur saf-saf kalian, luruskan barisan kalian! Allah Ta‘ala ingin kalian mengikuti perilaku malaikat. ” Kemudian ia membaca ayat: “ wa innā lanaḥnu aṣ-Ṣāffūn ” “ Hai Fulan mundur, hai Fulan maju! ” Setelah itu ia maju ke depan dan membaca takbir ( mengimami salat ).
( Riwayat Ibnu Abī Ḥātim dan Ibnu Jarīr ).
dan sesungguhnya kami benar-benar bershaf-shaf (dalam menunaikan perintah Allah). - Terjemahan
| English | Türkçe | Indonesia |
| Русский | Français | فارسی |
| تفسير | Bengali | Urdu |
We try our best to translate, keeping in mind the Italian saying: "Traduttore, traditore", which means: "Translation is a betrayal of the original text".
Ayats from Quran in Bahasa Indonesia
- (Luth berdoa): "Ya Tuhanku selamatkanlah aku beserta keluargaku dari (akibat) perbuatan yang mereka kerjakan".
- (Allah berfirman): "Hai Musa, sesungguhnya, Akulah Allah, Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
- Dan tidak ada suatu ayatpun dari ayat-ayat Tuhan sampai kepada mereka, melainkan mereka selalu berpaling
- Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, silih bergantinya malam dan siang, bahtera yang berlayar di
- yang telah ditetapkan terhadap syaitan itu, bahwa barangsiapa yang berkawan dengan dia, tentu dia akan
- Allah memperingatkan kamu agar (jangan) kembali memperbuat yang seperti itu selama-lamanya, jika kamu orang-orang yang
- Dan dia dibantah oleh kaumnya. Dia berkata: "Apakah kamu hendak membantah tentang Allah, padahal sesungguhnya
- (Demikianlah keadaan orang-orang kafir itu), hingga apabila datang kematian kepada seseorang dari mereka, dia berkata:
- Apa saja yang kamu tebang dari pohon kurma (milik orang-orang kafir) atau yang kamu biarkan
- Orang-orang kafir berkata kepada Rasul-rasul mereka: "Kami sungguh-sungguh akan mengusir kamu dari negeri kami atau
Surah Al-Qur'an dalam bahasa Indonesia :
Unduh surat dengan suarh qari paling terkenal:
surah mp3 : choose the reciter to listen and download the chapter Complete with high quality
Ahmed El Agamy
Bandar Balila
Khalid Al Jalil
Saad Al Ghamdi
Saud Al Shuraim
Al Shatri
Abdul Basit
Abdul Rashid Sufi
Fares Abbad
Maher Al Muaiqly
Al Minshawi
Al Hosary
Mishari Al-afasi
Nasser Al Qatami
Yasser Al Dosari
Tuesday, July 21, 2026
لا تنسنا من دعوة صالحة بظهر الغيب



