Tafsir Surat Al-Isra ayat 27 , Inna Al-Mubadhirina Kanu Ikhwana Ash-Shayatini Wa Kana Ash-Shaytanu
﴿إِنَّ الْمُبَذِّرِينَ كَانُوا إِخْوَانَ الشَّيَاطِينِ ۖ وَكَانَ الشَّيْطَانُ لِرَبِّهِ كَفُورًا﴾
[ الإسراء: 27]
Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan dan syaitan itu adalah sangat ingkar kepada Tuhannya. [Al Isra: 27]
Inna Al-Mubadhirina Kanu Ikhwana Ash-Shayatini Wa Kana Ash-Shaytanu Lirabbihi Kafuraan
Tafsir Al-mokhtasar
Sesungguhnya orang-orang yang menggunakan harta mereka dalam kemaksiatan, dan orang-orang yang menghambur-hamburkannya secara boros adalah saudara-saudara setan, mereka mentaati segala apa yang diperintahkan para setan tersebut berupa sikap boros dan menghambur-hamburkan harta, padahal setan itu sangat ingkar kepada Tuhannya, ia tidak beramal kecuali dengan amalan maksiat, dan tidak pula memerintahkan kecuali dengan perintah yang mengundang kemurkaan Tuhannya.
Terjemahan - Muhammad Quraish Shihab
Sebab orang-orang yang menghambur-hamburkan harta secara berlebihan ( boros ) adalah saudara- saudara setan.
Mereka menerima godaan manakala setan-setan memperdaya mereka agar terjerumus dalam kerusakan dan membelanjakan harta secara tidak benar.
Kebiasaan setan adalah selalu kufur terhadap nikmat Tuhan.
Demikian pula kawannya, akan sama seperti sifat setan
Tafsir al-Jalalain
( Sesungguhnya orang-orang pemboros itu adalah saudara-saudara setan ) artinya berjalan pada jalan setan ( dan setan itu adalah sangat ingkar kepada Rabbnya ) sangat ingkar kepada nikmat-nikmat yang dilimpahkan oleh-Nya, maka demikian pula saudara setan yaitu orang yang pemboros.
Tafseer Muntakhab - Indonesian
Sebab orang-orang yang menghambur-hamburkan harta secara berlebihan ( boros ) adalah saudara- saudara setan.
Mereka menerima godaan manakala setan-setan memperdaya mereka agar terjerumus dalam kerusakan dan membelanjakan harta secara tidak benar.
Kebiasaan setan adalah selalu kufur terhadap nikmat Tuhan.
Demikian pula kawannya, akan sama seperti sifat setan.
Tafsir Al-wajiz
Allah mencela perbuatan membelanjakan harta secara boros, dengan menyatakan, “Sesungguhnya orang-orang yang pemboros itu adalah saudara setan, mereka berbuat boros dalam membelanjakan harta karena dorongan setan, oleh karena itu, perilaku boros termasuk sifat setan, dan setan itu adalah sangat ingkar kepada nikmat dan anugerah Tuhannya.
Tafsir Al-tahlili
Kemudian Allah swt menyatakan bahwa para pemboros adalah saudara setan.
Ungkapan serupa ini biasa dipergunakan oleh orang-orang Arab.
Orang yang membiasakan diri mengikuti peraturan suatu kaum atau mengikuti jejak langkahnya, disebut saudara kaum itu.
Jadi orang-orang yang memboroskan hartanya berarti orang-orang yang mengikuti langkah setan.
Sedangkan yang dimaksud pemboros dalam ayat ini ialah orang-orang yang menghambur-hamburkan harta bendanya dalam perbuatan maksiat yang tentunya di luar perintah Allah.
Orang-orang yang serupa inilah yang disebut kawan-kawan setan.
Di dunia mereka tergoda oleh setan, dan di akhirat mereka akan dimasukkan ke dalam neraka Jahanam.
Allah swt berfirman:
وَمَنْ يَّعْشُ عَنْ ذِكْرِ الرَّحْمٰنِ نُقَيِّضْ لَهٗ شَيْطٰنًا فَهُوَ لَهٗ قَرِيْنٌ ٣٦ ( الزخرف )
Dan barang siapa berpaling dari pengajaran Allah Yang Maha Pengasih ( Al-Qur’an ), Kami biarkan setan ( menyesatkannya ) dan menjadi teman karibnya.
( az-Zukhruf/43: 36 )
Dan firman Allah swt:
اُحْشُرُوا الَّذِيْنَ ظَلَمُوْا وَاَزْوَاجَهُمْ وَمَا كَانُوْا يَعْبُدُوْنَ ۙ ٢٢
( Diperintahkan kepada malaikat ), ”Kumpulkanlah orang-orang yang zalim beserta teman sejawat mereka dan apa yang dahulu mereka sembah.
( aṣ-Ṣāffāt/37: 22 )
Di akhir ayat, dijelaskan bahwa setan sangat ingkar kepada Tuhannya, maksudnya sangat ingkar kepada nikmat Allah yang diberikan kepadanya, dan tidak mau mensyukurinya.
Bahkan, setan membangkang tidak mau menaati perintah Allah, dan menggoda manusia agar berbuat maksiat.
Al-Karkhi menjelaskan keadaan orang yang diberi kemuliaan dan harta berlimpah.
Apabila orang itu memanfaatkan harta dan kemuliaan itu di luar batas-batas yang diridai Allah, maka dia telah mengingkari nikmat Allah.
Orang yang berbuat seperti itu, baik sifat ataupun perbuatannya, dapat disamakan dengan perbuatan setan.
Ayat ini diturunkan Allah dalam rangka menjelaskan perbuatan orang-orang Jahiliah.
Telah menjadi kebiasaan orang-orang Arab menumpuk harta yang mereka peroleh dari rampasan perang, perampokan, dan penyamunan.
Harta itu kemudian mereka gunakan untuk berfoya-foya supaya mendapat kemasyhuran.
Orang-orang musyrik Quraisy pun menggunakan harta mereka untuk menghalangi penyebaran agama Islam, melemahkan pemeluk-pemeluknya, dan membantu musuh-musuh Islam.
Ayat itu turun untuk menyatakan betapa jeleknya usaha mereka.
Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan dan syaitan itu adalah sangat ingkar - Terjemahan
| English | Türkçe | Indonesia |
| Русский | Français | فارسی |
| تفسير | Bengali | Urdu |
إن المبذرين كانوا إخوان الشياطين وكان الشيطان لربه كفورا
سورة: الإسراء - آية: ( 27 ) - جزء: ( 15 ) - صفحة: ( 284 )transliterasi Indonesia
innal-mubażżirīna kānū ikhwānasy-syayāṭīn, wa kānasy-syaiṭānu lirabbihī kafụrā
We try our best to translate, keeping in mind the Italian saying: "Traduttore, traditore", which means: "Translation is a betrayal of the original text".
Ayats from Quran in Bahasa Indonesia
- "Bacalah kitabmu, cukuplah dirimu sendiri pada waktu ini sebagai penghisab terhadapmu".
- Mereka berkata: "Hai Musa, sesungguhnya dalam negeri itu ada orang-orang yang gagah perkasa, sesungguhnya kami
- Dan (ingatlah) hari (ketika) orang-orang kafir dihadapkan kepada neraka, (dikatakan kepada mereka): "Bukankah (azab) ini
- Bunuhlah Yusuf atau buanglah dia kesuatu daerah (yang tak dikenal) supaya perhatian ayahmu tertumpah kepadamu
- makanan orang yang banyak berdosa.
- Maka gelaplah bagi mereka segala macam alasan pada hari itu, karena itu mereka tidak saling
- Tidaklah mereka (orang-orang munafik itu) mengetahui bahwasanya barangsiapa menentang Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya nerakan
- Maka mereka dibinasakan oleh suara keras yang mengguntur, ketika matahari akan terbit.
- Dan dia akan masuk ke dalam api yang menyala-nyala (neraka).
- Ketika saudara mereka Hud berkata kepada mereka: "Mengapa kamu tidak bertakwa?
Surah Al-Qur'an dalam bahasa Indonesia :
Unduh surat dengan suarh qari paling terkenal:
surah mp3 : choose the reciter to listen and download the chapter Complete with high quality
Ahmed El Agamy
Bandar Balila
Khalid Al Jalil
Saad Al Ghamdi
Saud Al Shuraim
Al Shatri
Abdul Basit
Abdul Rashid Sufi
Fares Abbad
Maher Al Muaiqly
Al Minshawi
Al Hosary
Mishari Al-afasi
Nasser Al Qatami
Yasser Al Dosari
Friday, May 15, 2026
لا تنسنا من دعوة صالحة بظهر الغيب



