Tafsir Surat Adh-Dhariyat ayat 39 , Fatawalla Biruknihi Wa Qala Sahirun Aw Majnunun
Tafsir Al-mokhtasar
Namun Fir’aun berpaling dari kebenaran dan berkata tentang Musa -’alaihissalām- bahwa ia adalah seorang penyihir yang menyihir manusia, atau orang gila yang berbicara apa yang tidak dipahaminya.
Terjemahan - Muhammad Quraish Shihab
Karena merasa kuat, Fir’aun tidak percaya kepada Mûsâ.
Fir’aun berkata, "Dia adalah seorang penyair dan gila
Tafsir al-Jalalain
( Maka dia berpaling ) yakni Firaun tidak mau beriman ( bersama tentaranya ) bersama dengan pasukannya; di sini bala tentara dinamakan Ar Rukn yang arti asalnya adalah pilar karena memang bala tentara itu adalah pilar atau penopang bagi pemimpinnya ( dan berkata ) kepada Nabi Musa, bahwa ( dia adalah seorang tukang sihir atau seorang gila ).
Tafseer Muntakhab - Indonesian
Karena merasa kuat, Fir'aun tidak percaya kepada Mûsâ.
Fir'aun berkata, "Dia adalah seorang penyair dan gila."
Tafsir Al-wajiz
Fir’aun melihat mukjizat itu, tetapi dia bersama bala tentaranya berpaling dan dengan angkuh menolak ajakan Nabi Musa karena merasa dirinya berkuasa dan memiliki harta berlimpah.
Dia berpaling dan berkata, “Dia, yaitu Nabi Musa, adalah seorang pesihir yang tidak mengenal kemampuan orang lain atau orang gila yang berbuat sesuatu tanpa berpikir terlebih dahulu.”
Tafsir Al-tahlili
Namun, Fir‘aun menolak ajaran Musa dan membangkang seraya mengatakan bahwa apa yang dibawa oleh Musa itu adalah kebohongan belaka.
Penolakan Fir‘aun dilakukannya dengan berbangga atas bala tentaranya, pengawalnya, menteri-menterinya, kekuatan dan kekuasaannya sambil berkata, “ Sesungguhnya Musa itu tukang sihir yang ahli atau orang gila. ” Ucapan Fir‘aun seperti itu diungkapkan dalam Al-Qur’an:
اِنَّ رَسُوْلَكُمُ الَّذِيْٓ اُرْسِلَ اِلَيْكُمْ لَمَجْنُوْنٌ
Dia ( Fir‘aun ) berkata, “ Sungguh, rasulmu yang diutus kepada kamu benar-benar orang gila. ” ( asy-Syu‘arā’/26: 27 )
Fir‘aun bermaksud agar kaumnya menolak seruan Musa, sehingga mereka tidak memperhatikan serta memikirkan apa yang telah diserukan.
Hal ini disebabkan Fir‘aun takut kehilangan pengaruhnya, dan keruntuhan kekuasaannya, serta takut akan kehilangan kekayaan, wibawa dan kedudukannya.
Maka dia (Fir'aun) berpaling (dari iman) bersama tentaranya dan berkata: "Dia adalah - Terjemahan
English | Türkçe | Indonesia |
Русский | Français | فارسی |
تفسير | Bengali | Urdu |
We try our best to translate, keeping in mind the Italian saying: "Traduttore, traditore", which means: "Translation is a betrayal of the original text".
Ayats from Quran in Bahasa Indonesia
- (kepada) anak yatim yang ada hubungan kerabat,
- Dan sesungguhnya kota itu benar-benar terletak di jalan yang masih tetap (dilalui manusia).
- Janganlah sekali-kali kamu terperdaya oleh kebebasan orang-orang kafir bergerak di dalam negeri.
- Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal yang saleh,
- Maka pada hari itu seseorang tidak akan dirugikan sedikitpun dan kamu tidak dibalasi, kecuali dengan
- Tiadalah mereka menunggu-nunggu kecuali (terlaksananya kebenaran) Al Quran itu. Pada hari datangnya kebenaran pemberitaan Al
- Maka hendaklah mereka tertawa sedikit dan menangis banyak, sebagai pembalasan dari apa yang selalu mereka
- (keadaan kamu hai orang-orang munafik dan musyrikin) adalah seperti keadaan orang-orang sebelum kamu, mereka lebih
- yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia,
- Dan mereka berkata: "Kapankah datangnya ancaman itu jika kamu adalah orang-orang yang benar?"
Surah Al-Qur'an dalam bahasa Indonesia :
Unduh surat dengan suarh qari paling terkenal:
surah mp3 : choose the reciter to listen and download the chapter Complete with high quality
Ahmed El Agamy
Bandar Balila
Khalid Al Jalil
Saad Al Ghamdi
Saud Al Shuraim
Al Shatri
Abdul Basit
Abdul Rashid Sufi
Fares Abbad
Maher Al Muaiqly
Al Minshawi
Al Hosary
Mishari Al-afasi
Nasser Al Qatami
Yasser Al Dosari
Tuesday, March 4, 2025
لا تنسنا من دعوة صالحة بظهر الغيب