Tafsir Surat An-Nisa ayat 40 , Inna Allaha La Yazlimu Mithqala Dharratin Wa In
﴿إِنَّ اللَّهَ لَا يَظْلِمُ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ ۖ وَإِن تَكُ حَسَنَةً يُضَاعِفْهَا وَيُؤْتِ مِن لَّدُنْهُ أَجْرًا عَظِيمًا﴾
[ النساء: 40]
Sesungguhnya Allah tidak menganiaya seseorang walaupun sebesar zarrah, dan jika ada kebajikan sebesar zarrah, niscaya Allah akan melipat gandakannya dan memberikan dari sisi-Nya pahala yang besar. [Nisa: 40]
Inna Allaha La Yazlimu Mithqala Dharratin Wa In Taku Hasanatan Yuđaifha Wa Yuuti Min Ladunhu Ajraan Azimaan
Tafsir Al-mokhtasar
Sesungguhnya Allah Mahaadil.
Dia tidak akan menzalimi hamba-hamba-Nya sedikit-pun.
Dia tidak akan mengurangi kebajikan mereka walau sekecil semut, dan tidak akan menambah keburukan mereka sedikit pun.
Apabila kebajikannya sebesar partikel terkeci;, maka Dia akan melipat gandakan ganjarannya berkat kemurahan-Nya.
Dan di samping ganjaran yang berlipat ganda itu Dia akan memberikan pahala yang sangat besar dari sisi-Nya.
Terjemahan - Muhammad Quraish Shihab
Sesungguhnya Allah tidak akan berbuat curang kepada seseorang pun.
Dia tidak akan mengurangi pahala atau menambahkan siksa seseorang.
Bahkan akan melipatgandakan pahala orang-orang yang berbuat baik meskipun sedikit.
Allah, dengan karunia-Nya, akan melimpahkan pemberian yang banyak
Tafsir al-Jalalain
( Sesungguhnya Allah tidak menganiaya ) seorang pun ( walau sebesar zarrah ) artinya sebesar semut yang paling kecil, misalnya dengan mengurangi kebaikan-kebaikannya atau menambah kejahatan-kejahatannya ( dan sekiranya ada kebaikan sebesar zarrah ) dari seorang mukmin; menurut satu qiraat dengan baris di depan sehingga merupakan tammah ( niscaya Allah akan melipatgandakannya ) dari 10 sampai lebih dari 700 kali lipat.
Menurut satu qiraat tanpa tasydid sehingga menjadi yudhaa`ifuha ( dan mendatangkan dari sisi-Nya ) di samping ganjaran yang berlipat ganda itu ( pahala yang besar ) tak dapat diperkirakan oleh seorang pun juga.
Tafseer Muntakhab - Indonesian
Sesungguhnya Allah tidak akan berbuat curang kepada seseorang pun.
Dia tidak akan mengurangi pahala atau menambahkan siksa seseorang.
Bahkan akan melipatgandakan pahala orang-orang yang berbuat baik meskipun sedikit.
Allah, dengan karunia-Nya, akan melimpahkan pemberian yang banyak.
Tafsir Al-wajiz
Ayat yang lalu ditutup dengan sebuah pernyataan bahwa Allah Maha Mengetahui segala sesuatu tentang keadaan orang-orang sombong dan membanggakan diri itu.
Untuk mengikis kesan Allah menimpakan siksa yang melebihi batas kedurhakaan orang-orang yang sombong dan membanggakan diri itu, ayat ini memberi penegasan bahwa Allah tidak akan berlaku aniaya.
Sungguh, ketahuilah bahwa Allah tidak akan menzalimi ketika menjatuhkan sanksi kepada seseorang, walaupun sebesar zarrah yakni sesuatu yang terkecil dan teringan, dan demikian pula jika ada kebajikan, walaupun kebajikan itu hanya sekecil zarrah, niscaya Allah akan melipatgandakan kebajikannya itu dan memberikan pahala yang besar dengan berlipat ganda dari sisi-Nya.
Tafsir Al-tahlili
Ayat ini memerintahkan agar orang suka berbuat baik.
Setiap kebaikan yang dikerjakan seseorang tidak akan dikurangi Allah pahalanya, sebab mengurangi itu artinya menganiaya.
Mustahil Allah akan bersifat aniaya kepada hamba-Nya, sebab Allah bersifat sempurna lagi Maha Pemurah.
Setiap kebaikan yang dikerjakan seseorang, asal dia mengerjakan karena Allah, akan diberi pahala, bahkan pahalanya itu berlipat-ganda, sampai sepuluh kali lipat atau lebih.
Allah berfirman:
مَنْ جَاۤءَ بِالْحَسَنَةِ فَلَهٗ عَشْرُ اَمْثَالِهَا ۚوَمَنْ جَاۤءَ بِالسَّيِّئَةِ فَلَا يُجْزٰٓى اِلَّا مِثْلَهَا وَهُمْ لَا يُظْلَمُوْنَ ١٦٠
Barang siapa berbuat kebaikan mendapat balasan sepuluh kali lipat amalnya.
Dan barang siapa berbuat kejahatan dibalas seimbang dengan kejahatannya.
Mereka sedikit pun tidak dirugikan ( dizalimi ).
( al-An‘ām/6:160 ).
Itulah sebagai tanda bahwa Allah Maha Pemurah dan karunia-Nya sangat luas dan banyak.
Dia memberikan pahala kepada setiap orang yang berbuat baik dengan berlipat ganda yang disebut dalam ayat ini dengan pahala yang besar.
Sesungguhnya Allah tidak menganiaya seseorang walaupun sebesar zarrah, dan jika ada kebajikan - Terjemahan
| English | Türkçe | Indonesia |
| Русский | Français | فارسی |
| تفسير | Bengali | Urdu |
إن الله لا يظلم مثقال ذرة وإن تك حسنة يضاعفها ويؤت من لدنه أجرا عظيما
سورة: النساء - آية: ( 40 ) - جزء: ( 5 ) - صفحة: ( 85 )transliterasi Indonesia
innallāha lā yaẓlimu miṡqāla żarrah, wa in taku ḥasanatay yuḍā'if-hā wa yu`ti mil ladun-hu ajran 'aẓīmā
We try our best to translate, keeping in mind the Italian saying: "Traduttore, traditore", which means: "Translation is a betrayal of the original text".
Ayats from Quran in Bahasa Indonesia
- Mereka menjawab: "Ya Tuhan kami Engkau telah mematikan kami dua kali dan telah menghidupkan kami
- Tiada yang mereka nanti-nantikan melainkan datangnya Allah dan malaikat (pada hari kiamat) dalam naungan awan,
- Barangsiapa yang menghendaki kemuliaan, maka bagi Allah-lah kemuliaan itu semuanya. Kepada-Nya-lah naik perkataan-perkataan yang baik
- (Siksaan) yang demikian itu adalah karena sesungguhnya Allah sekali-kali tidak akan meubah sesuatu nikmat yang
- Dan sesungguhnya adalah penduduk Aikah itu benar-benar kaum yang zalim,
- Tahukah kamu apakah hari Kiamat itu?
- dan hendaklah kamu meminta ampun kepada Tuhanmu dan bertaubat kepada-Nya. (Jika kamu mengerjakan yang demikian),
- Ibrahim bukan seorang Yahudi dan bukan (pula) seorang Nasrani, akan tetapi dia adalah seorang yang
- Sebelum mereka telah mendustakan (pula) kaum Nuh dan penduduk Rass dan Tsamud,
- Apakah manusia itu menyangka bahwa sekali-kali tiada seorangpun yang berkuasa atasnya?
Surah Al-Qur'an dalam bahasa Indonesia :
Unduh surat dengan suarh qari paling terkenal:
surah mp3 : choose the reciter to listen and download the chapter Complete with high quality
Ahmed El Agamy
Bandar Balila
Khalid Al Jalil
Saad Al Ghamdi
Saud Al Shuraim
Al Shatri
Abdul Basit
Abdul Rashid Sufi
Fares Abbad
Maher Al Muaiqly
Al Minshawi
Al Hosary
Mishari Al-afasi
Nasser Al Qatami
Yasser Al Dosari
Tuesday, January 13, 2026
لا تنسنا من دعوة صالحة بظهر الغيب



