Tafsir Surat Al-Muminun ayat 43 , Ma Tasbiqu Min Ummatin Ajalaha Wa Ma Yastakhiruna
Tafsir Al-mokhtasar
Tidak ada di antara umat-umat yang mendustakan tersebut yang bisa menyegerakan waktu kedatangan azab yang telah ditentukan untuk mereka, dan mereka tidak dapat pula menangguhkannya, meskipun dengan melakukan berbagai usaha.
Terjemahan - Muhammad Quraish Shihab
Masing-masing umat memiliki batas akhir kehidupannya yang tidak akan maju atau mundur sedikit pun
Tafsir al-Jalalain
( Tidak dapat sesuatu umat pun mendahului ajalnya ) seumpamanya mereka mati sebelum ajal mereka ( dan tidak dapat pula mereka terlambat ) dari ajalnya itu.
Lafal Yasta’khiruna dalam bentuk jamak dikaitkan kepada lafal Ummatin yang bentuknya muannats, hal ini memandang dari segi maknanya, karena ummatin berarti jamak.
Tafseer Muntakhab - Indonesian
Masing-masing umat memiliki batas akhir kehidupannya yang tidak akan maju atau mundur sedikit pun.
Tafsir Al-wajiz
Allah memberi batas waktu bagi kehidupan, kematian, atau kebinasaan umat para nabi tersebut.
Tidak ada satu umat pun yang dapat menyegerakan atau mendahuli ajalnya, yaitu batas waktu kematian atau kebinasaan yang telah Allah tetapkan berdasar sunatullah yang berlaku umum, dan tidak dapat pula mereka menangguhkannya.
Tafsir Al-tahlili
Pada ayat ini Allah menegaskan bahwa tidak ada satu umat pun yang dapat mempercepat ajal atau kehancuran mereka, dan tidak pula dapat menundanya.
Semua itu berlaku sesuai dengan ketentuan Allah Yang Mahakuasa, yang mengatur alam ini dengan segala isinya dengan tertib, teratur dan lancar.
Oleh karena itu, umat-umat yang telah binasa itu tidak dapat mendahului ajalnya yang telah ditentukan dan tidak pula mereka dapat mengundurkannya atau menundanya, sebab setiap umat telah ada ketetapan lebih dahulu di Lauh Mahfuz, berapa lama mereka akan mengalami hidup di dunia.
Tidak (dapat) sesuatu umatpun mendahului ajalnya, dan tidak (dapat pula) mereka terlambat - Terjemahan
| English | Türkçe | Indonesia |
| Русский | Français | فارسی |
| تفسير | Bengali | Urdu |
We try our best to translate, keeping in mind the Italian saying: "Traduttore, traditore", which means: "Translation is a betrayal of the original text".
Ayats from Quran in Bahasa Indonesia
- Allah-lah yang menjadikan malam untuk kamu supaya kamu beristirahat padanya; dan menjadikan siang terang benderang.
- Sesungguhnya Kami telah mensucikan mereka dengan (menganugerahkan kepada mereka) akhlak yang tinggi yaitu selalu mengingatkan
- Tidakkah kamu memperhatikan bahwa sesungguhnya kapal itu berlayar di laut dengan nikmat Allah, supaya diperlihatkan-Nya
- Sungguh kami mengada-adakan kebohongan yang benar terhadap Allah, jika kami kembali kepada agamamu, sesudah Allah
- Mengapa kamu mendatangi jenis lelaki di antara manusia,
- Di sanalah Zakariya mendoa kepada Tuhannya seraya berkata: "Ya Tuhanku, berilah aku dari sisi Engkau
- Dan (Kami buatkan pula) perhiasan-perhiasan (dari emas untuk mereka). Dan semuanya itu tidak lain hanyalah
- Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang lebih mengetahui tentang orang yang tersesat dari jalan-Nya dan Dia lebih
- Kitab (ini) diturunkan dari Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
- Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
Surah Al-Qur'an dalam bahasa Indonesia :
Unduh surat dengan suarh qari paling terkenal:
surah mp3 : choose the reciter to listen and download the chapter Complete with high quality
Ahmed El Agamy
Bandar Balila
Khalid Al Jalil
Saad Al Ghamdi
Saud Al Shuraim
Al Shatri
Abdul Basit
Abdul Rashid Sufi
Fares Abbad
Maher Al Muaiqly
Al Minshawi
Al Hosary
Mishari Al-afasi
Nasser Al Qatami
Yasser Al Dosari
Friday, October 30, 2026
لا تنسنا من دعوة صالحة بظهر الغيب



