Tafsir Surat Al-Hijr ayat 47 , Wa Nazana Ma Fi Sudurihim Min Ghillin Ikhwanaan
﴿وَنَزَعْنَا مَا فِي صُدُورِهِم مِّنْ غِلٍّ إِخْوَانًا عَلَىٰ سُرُرٍ مُّتَقَابِلِينَ﴾
[ الحجر: 47]
Dan Kami lenyapkan segala rasa dendam yang berada dalam hati mereka, sedang mereka merasa bersaudara duduk berhadap-hadapan di atas dipan-dipan. [Hijr: 47]
Wa Nazana Ma Fi Sudurihim Min Ghillin Ikhwanaan Ala Sururin Mutaqabilina
Tafsir Al-mokhtasar
Dan Kami mencabut kedengkian dan kebencian yang ada di dalam dada mereka, Kami menjadikan mereka saudara-saudara yang saling mengasihi, duduk di atas dipan-dipan besar, yang sebagian mereka saling memandang kepada sebagian lainnya.
Terjemahan - Muhammad Quraish Shihab
Orang-orang yang beriman hidup di dalam kenikmatan itu dengan hati penuh gembira.
Sifat dengki telah Kami cabut dari hati mereka.
Mereka semua adalah bersaudara bagai satu keluarga yang saling berjumpa dengan wajah penuh ceria dan rasa cinta.
Mereka tidak saling membelakangi, sebaliknya, justru saling ingin berjumpa
Tafsir al-Jalalain
( Dan Kami lenyapkan segala rasa dendam yang berada dalam hati mereka ) maksudnya semua perasaan dengki ( sedangkan mereka merasa bersaudara ) lafal ikhwaanan ini menjadi hal tentang keadaan mereka ( duduk berhadap-hadapan di atas dipan-dipan ) kalimat ayat ini pun menggambarkan tentang keadaan mereka; artinya sebagian dari mereka tidak melihat kepada tengkuk sebagian yang lain karena tempat duduk mereka saling berhadap-hadapan.
Tafseer Muntakhab - Indonesian
Orang-orang yang beriman hidup di dalam kenikmatan itu dengan hati penuh gembira.
Sifat dengki telah Kami cabut dari hati mereka.
Mereka semua adalah bersaudara bagai satu keluarga yang saling berjumpa dengan wajah penuh ceria dan rasa cinta.
Mereka tidak saling membelakangi, sebaliknya, justru saling ingin berjumpa.
Tafsir Al-wajiz
Allah menjelaskan dalam ayat-ayat berikut kondisi kejiwaan dan hubungan timbal-balik di antara orang-orang yang bertakwa di surga.
Allah menyatakan, “Dan di surga kelak akan Kami lenyapkan segala rasa dendam, benci, dengki, dan iri yang ada dan terpendam dalam hati mereka selama di dunia.
Dengan demikian, mereka merasa bersaudara dan bersahabat satu dengan lainnya dalam suasana bahagia dan gembira.
Mereka duduk saling berhadapan di atas dipan-dipan yang telah disiapkan bagi mereka.
( Lihat: Surah al-Waqi’ah/56: 15-23 )
Tafsir Al-tahlili
Allah berjanji akan mencabut dari hati penduduk surga segala macam dendam, kebencian, dan rasa dengki yang telah terpendam selama mereka hidup di dunia, dan menjadikan mereka hidup bersaudara dan berkasih sayang.
Mereka senantiasa bergembira bersama-sama dan duduk berhadap-hadapan di atas permadani yang terhampar.
Diriwayatkan oleh al-Qasim dan Abu Umamah, ia berkata, “ Semula ahli surga ketika masuk surga masih membawa apa yang telah tersimpan dalam hati mereka selama hidup di dunia, seperti rasa dengki dan dendam, hingga mereka duduk berhadapan dengan temannya di atas dipan dalam surga.
Allah lalu mencabut segala yang tersimpan di dalam hati mereka itu. ” Kemudian Abu Umamah membaca ayat ini.
Keadaan penghuni surga itu diterangkan pula dalam firman Allah swt:
عَلٰى سُرُرٍ مَّوْضُوْنَةٍۙ ١٥ مُّتَّكِـِٕيْنَ عَلَيْهَا مُتَقٰبِلِيْنَ ١٦ يَطُوْفُ عَلَيْهِمْ وِلْدَانٌ مُّخَلَّدُوْنَۙ ١٧ بِاَكْوَابٍ وَّاَبَارِيْقَۙ وَكَأْسٍ مِّنْ مَّعِيْنٍۙ ١٨ لَّا يُصَدَّعُوْنَ عَنْهَا وَلَا يُنْزِفُوْنَۙ ١٩ وَفَاكِهَةٍ مِّمَّا يَتَخَيَّرُوْنَۙ ٢٠ وَلَحْمِ طَيْرٍ مِّمَّا يَشْتَهُوْنَۗ ٢١ وَحُوْرٌ عِيْنٌۙ ٢٢ كَاَمْثَالِ اللُّؤْلُؤِ الْمَكْنُوْنِۚ ٢٣
Mereka berada di atas dipan-dipan yang bertahtakan emas dan permata, mereka bersandar di atasnya berhadap-hadapan.
Mereka dikelilingi oleh anak-anak muda yang tetap muda, dengan membawa gelas, cerek dan sloki ( piala ) berisi minuman yang diambil dari air yang mengalir, mereka tidak pening karenanya dan tidak pula mabuk, dan buah-buahan apa pun yang mereka pilih, dan daging burung apa pun yang mereka inginkan.
Dan ada bidadari-bidadari yang bermata indah, laksana mutiara yang tersimpan baik.
( al-Wāqi’ah/56: 15-23 )
Dan Kami lenyapkan segala rasa dendam yang berada dalam hati mereka, sedang - Terjemahan
| English | Türkçe | Indonesia |
| Русский | Français | فارسی |
| تفسير | Bengali | Urdu |
ونـزعنا ما في صدورهم من غل إخوانا على سرر متقابلين
سورة: الحجر - آية: ( 47 ) - جزء: ( 14 ) - صفحة: ( 264 )transliterasi Indonesia
wa naza'nā mā fī ṣudụrihim min gillin ikhwānan 'alā sururim mutaqābilīn
We try our best to translate, keeping in mind the Italian saying: "Traduttore, traditore", which means: "Translation is a betrayal of the original text".
Ayats from Quran in Bahasa Indonesia
- mereka kekal di dalamnya, mereka tidak ingin berpindah dari padanya.
- Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam.
- Tidaklah sepatutnya bagi penduduk Madinah dan orang-orang Arab Badwi yang berdiam di sekitar mereka, tidak
- yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia,
- Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah Yang Paling Mengetahui siapa yang sesat dari jalan-Nya; dan Dialah Yang Paling
- Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan.
- Mereka bergirang hati dengan nikmat dan karunia yang yang besar dari Allah, dan bahwa Allah
- Yang tidak datang kepadanya (Al Quran) kebatilan baik dari depan maupun dari belakangnya, yang diturunkan
- Tetapi hati orang-orang kafir itu dalam kesesatan dari (memahami kenyataan) ini, dan mereka banyak mengerjakan
- (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: "Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji'uun".
Surah Al-Qur'an dalam bahasa Indonesia :
Unduh surat dengan suarh qari paling terkenal:
surah mp3 : choose the reciter to listen and download the chapter Complete with high quality
Ahmed El Agamy
Bandar Balila
Khalid Al Jalil
Saad Al Ghamdi
Saud Al Shuraim
Al Shatri
Abdul Basit
Abdul Rashid Sufi
Fares Abbad
Maher Al Muaiqly
Al Minshawi
Al Hosary
Mishari Al-afasi
Nasser Al Qatami
Yasser Al Dosari
Thursday, April 23, 2026
لا تنسنا من دعوة صالحة بظهر الغيب



