Tafsir Surat Ad-Dukhaan ayat 49 , Dhuq Innaka Anta Al-Azizu Al-Karimu
﴿ذُقْ إِنَّكَ أَنتَ الْعَزِيزُ الْكَرِيمُ﴾
[ الدخان: 49]
Rasakanlah, sesungguhnya kamu orang yang perkasa lagi mulia. [Ad Dukhaan: 49]
Dhuq Innaka Anta Al-Azizu Al-Karimu
Tafsir Al-mokhtasar
Dan dikatakan kepadanya sebagai hinaan “Rasakan siksa yang pedih ini, sesungguhnya engkau adalah orang perkasa yang kedudukanmu tidak ada yang melawan dan mulia di kalangan kaummu.
Terjemahan - Muhammad Quraish Shihab
Dengan nada mengejek dan menghina, kepada mereka dikatakan, "Rasakanlah siksaan yang pedih ini.
Bukankah kamu orang terhormat dan berkedudukan tinggi di kalangan kaummu
Tafsir al-Jalalain
Kemudian dikatakan kepadanya, "( Rasakanlah ) azab ini ( sesungguhnya kamu orang yang perkasa lagi mulia" ) menurut dugaan dan perkataanmu yang telah menyatakan, bahwa tiada seorang pun di antara penghuni kedua bukit itu, yakni kota Mekah, orang yang lebih perkasa dan lebih mulia daripada dirinya.
Tafseer Muntakhab - Indonesian
Dengan nada mengejek dan menghina, kepada mereka dikatakan, "Rasakanlah siksaan yang pedih ini.
Bukankah kamu orang terhormat dan berkedudukan tinggi di kalangan kaummu?"
Tafsir Al-wajiz
Lalu dikatakan kepada mereka dengan nada mengejek dan menghina, “Rasakanlah semua siksaan yang ditimpakan kepadamu saat ini, sesungguhnya kamu benar-benar orang yang perkasa lagi mulia.”
Tafsir Al-tahlili
Dalam suatu riwayat diterangkan sebab turunnya ayat ini Al-Amawy meriwayatkan dalam kitabnya ‘Al-Magāzi’ bahwa ‘Ikrimah mengatakan, Rasulullah saw pernah menemui Abu Jahal dan mengatakan kepadanya, ‘Celakalah kamu’.
Umpatan ini diulangi beliau tiga kali.
Kemudian Abu Jahal menarik tangannya dari tangan Rasulullah saw dan berkata, ‘Apa yang engkau ancamkan kepadaku.
Engkau dan Tuhanmu tidak akan mampu melakukan tindakan apa pun terhadap aku.
Sebenarnya, jika engkau mengetahui, akulah orang yang paling perkasa dan paling mulia di lembah ( Mekah ) ini.
Engkau telah mengetahui bahwa akulah yang paling perkasa di antara penduduk negeri BaṬā’ atas kaumnya.’ Kemudian Abu Jahal mati dalam Perang Badar dalam keadaan hina.
Maka turunlah ayat ini seakan-akan menyindir perkataan Abu Jahal yang juga merupakan perkataan orang-orang Kafir Mekah pada waktu itu.
Pada ayat ini Allah menggambarkan hardikan dan cemoohan yang diucapkan malaikat Zabaniyah kepada penghuni-penghuni neraka.
Para malaikat mengatakan kepada mereka itu.
‘Rasakanlah hai orang yang mengaku perkasa dan mulia ini, rasakanlah olehmu pembalasan dari dosa yang telah kamu kerjakan selama hidup di dunia; seakan-akan kamulah yang menentukan segala sesuatu, tidak ada orang yang lebih berkuasa dari kamu.’
Mereka berpendapat bahwa kesenangan duniawi itu adalah kesenangan yang sebenarnya.
Karena itu mereka gunakan seluruh hidup dan kehidupan mereka untuk mendapatkan kesenangan itu.
Mereka hanya mementingkan diri sendiri dan tidak mau tahu bahwa sebenarnya hidup mereka bergantung pada manusia yang lain.
Bahkan mereka berpendapat bahwa semua yang mereka peroleh itu adalah semata-mata hasil jerih payah mereka sendiri, mereka lupa bahwa semuanya itu adalah berasal dari Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
Tindakan mereka menunjukkan bahwa mereka merasa dirinya berkuasa lagi perkasa.
Tetapi apa yang mereka alami pada hari pembalasan adalah kebalikan dari apa yang mereka duga sebelumnya.
Mereka merasakan siksaan yang pedih dan derita yang maha berat.
Mereka merasa tidak ada nilai harga dirinya di hadapan para malaikat yang sedang menyiksa mereka.
Mereka menyesali diri mereka tiada putus-putusnya.
Rasakanlah, sesungguhnya kamu orang yang perkasa lagi mulia. - Terjemahan
| English | Türkçe | Indonesia |
| Русский | Français | فارسی |
| تفسير | Bengali | Urdu |
We try our best to translate, keeping in mind the Italian saying: "Traduttore, traditore", which means: "Translation is a betrayal of the original text".
Ayats from Quran in Bahasa Indonesia
- yaitu surga 'Adn yang telah dijanjikan oleh Tuhan Yang Maha Pemurah kepada hamba-hamba-Nya, sekalipun (surga
- (Kami jelaskan yang demikian itu) supaya kamu jangan berduka cita terhadap apa yang luput dari
- Dan Kami hendak memberi karunia kepada orang-orang yang tertindas di bumi (Mesir) itu dan hendak
- Kamu boleh menangguhkan menggauli siapa yang kamu kehendaki di antara mereka (isteri-isterimu) dan (boleh pula)
- Thaahaa.
- Adapun orang yang diberikan kepadanya kitabnya dari sebelah kirinya, maka dia berkata: "Wahai alangkah baiknya
- Nuh berkata: "Hai kaumku, sesungguhnya aku adalah pemberi peringatan yang menjelaskan kepada kamu,
- Berkata Musa: "Pergilah kamu, maka sesungguhnya bagimu di dalam kehidupan di dunia ini (hanya dapat)
- Sesungguhnya Fir'aun telah berbuat sewenang-wenang di muka bumi dan menjadikan penduduknya berpecah belah, dengan menindas
- (Allah berfirman): "Hai Musa, sesungguhnya, Akulah Allah, Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
Surah Al-Qur'an dalam bahasa Indonesia :
Unduh surat dengan suarh qari paling terkenal:
surah mp3 : choose the reciter to listen and download the chapter Complete with high quality
Ahmed El Agamy
Bandar Balila
Khalid Al Jalil
Saad Al Ghamdi
Saud Al Shuraim
Al Shatri
Abdul Basit
Abdul Rashid Sufi
Fares Abbad
Maher Al Muaiqly
Al Minshawi
Al Hosary
Mishari Al-afasi
Nasser Al Qatami
Yasser Al Dosari
Friday, May 15, 2026
لا تنسنا من دعوة صالحة بظهر الغيب



