Tafsir Surat Muhammad ayat 13 , Wa Kaayyin Min Qaryatin Hiya Ashaddu Quwatan Min
﴿وَكَأَيِّن مِّن قَرْيَةٍ هِيَ أَشَدُّ قُوَّةً مِّن قَرْيَتِكَ الَّتِي أَخْرَجَتْكَ أَهْلَكْنَاهُمْ فَلَا نَاصِرَ لَهُمْ﴾
[ محمد: 13]
Dan betapa banyaknya negeri yang (penduduknya) lebih kuat dari pada (penduduk) negerimu (Muhammad) yang telah mengusirmu itu. Kami telah membinasakan mereka, maka tidak ada seorang penolongpun bagi mereka. [Muhammad: 13]
Wa Kaayyin Min Qaryatin Hiya Ashaddu Quwatan Min Qaryatika Allati Akhrajatka Ahlaknahum Fala Nasira Lahum
Tafsir Al-mokhtasar
Berapa banyak negeri dari negeri-negeri umat yang terdahulu, lebih kuat dan mempunyai lebih banyak harta dan anak dibanding negeri Makkah yang penduduknya mengusirmu darinya, Kami menghancurkan mereka tatkala mereka mendustakan para rasul mereka, lalu mereka tidak mempunyai penolong yang menyelamatkan mereka dari siksa Allah ketika datang kepada mereka.
Maka Kami tidak sulit untuk menghancurkan penduduk Makkah jika Kami menghendaki.
Terjemahan - Muhammad Quraish Shihab
Betapa banyak negeri-negeri yang penduduknya lebih kuat dari penduduk negerimu, Mekah, yang telah mengusirmu itu, hai Muhammad.
Mereka telah Kami binasakan dengan berbagai macam siksaan.
Tak ada seorang pembela pun yang dapat menolong mereka dari azab Kami
Tafsir al-Jalalain
( Dan berapa banyaknya ) sudah berapa banyak ( negeri-negeri ) yakni penduduknya ( yang lebih kuat dari penduduk negerimu ) lebih kuat daripada penduduk negeri Mekah ( yang telah mengusirmu itu ) Dhamir di sini lebih memperhatikan lafal Qaryah ( Kami telah membinasakan mereka ) di sini lebih diperhatikan makna yang terkandung pada lafal Qaryah yang pertama ( maka tidak ada seorang penolong pun bagi mereka ) dari kebinasaan yang Kami lakukan.
Tafseer Muntakhab - Indonesian
Betapa banyak negeri-negeri yang penduduknya lebih kuat dari penduduk negerimu, Mekah, yang telah mengusirmu itu, hai Muhammad.
Mereka telah Kami binasakan dengan berbagai macam siksaan.
Tak ada seorang pembela pun yang dapat menolong mereka dari azab Kami.
Tafsir Al-wajiz
Dan betapa banyak negeri yang penduduknya mendustakan Allah dan rasul-Nya dan mereka lebih kuat dan lebih banyak jumlahnya dari penduduk negerimu yakni penduduk negeri Mekah yang telah mengusirmu itu.
Meskipun demikian, Kami telah membinasakan mereka dengan bermacam-macam cara; maka tidak ada seorang pun yang menolong mereka dari kehancuran.
Tafsir Al-tahlili
Diriwayatkan oleh ‘Abd bin Humaid, Abū Ya‘lā, Ibnu Abī Ḥātim, dan Ibnu Mardawaih dari Ibnu ‘Abbās, bahwa tatkala Nabi Muhammad akan meninggalkan Mekah, sebelum hijrah ke Medinah, beliau menoleh ke belakang melihat negeri Mekah dan berkata, “ Engkau ( Mekah ) adalah negeri Allah yang paling aku cintai, dan kalau penduduknya tidak mengusirku, tentu aku tidak akan meninggalkan engkau. ” Maka turunlah ayat ini.
Dalam ayat ini, Allah memberikan perbandingan sebagai penghibur hati Nabi Muhammad yang telah digundahkan oleh sikap dan tindakan orang-orang musyrik Mekah.
Diterangkan bahwa berapa banyak negeri yang penduduknya lebih kuat badannya, lebih banyak pengetahuannya, lebih mampu membangun negerinya, lebih banyak tentaranya sehingga dapat menaklukkan negeri sekitar mereka dibandingkan dengan orang-orang musyrik Mekah.
Semuanya itu telah dihancurkan Allah dengan berbagai macam malapetaka yang menimpa mereka.
Dalam menghadapi malapetaka itu, mereka tidak mempunyai seorang penolong pun.
Semua kekuatan, kekuasaan, dan tentara yang gagah perkasa tidak ada artinya sedikit pun dalam menghadapi malapetaka itu.
Orang-orang musyrik Mekah akan mengalami nasib yang demikian pula seandainya mereka tetap mengingkari seruan Nabi Muhammad.
Oleh karena itu, Nabi dihimbau untuk bersabar dan tabah menghadapi sikap dan tindakan mereka dan Allah pasti menolong dan memenangkan hamba-hamba yang taat kepada-Nya.
Dan betapa banyaknya negeri yang (penduduknya) lebih kuat dari pada (penduduk) negerimu - Terjemahan
| English | Türkçe | Indonesia |
| Русский | Français | فارسی |
| تفسير | Bengali | Urdu |
وكأين من قرية هي أشد قوة من قريتك التي أخرجتك أهلكناهم فلا ناصر لهم
سورة: محمد - آية: ( 13 ) - جزء: ( 26 ) - صفحة: ( 508 )transliterasi Indonesia
wa ka`ayyim ming qaryatin hiya asyaddu quwwatam ming qaryatikallatī akhrajatk, ahlaknāhum fa lā nāṣira lahum
We try our best to translate, keeping in mind the Italian saying: "Traduttore, traditore", which means: "Translation is a betrayal of the original text".
Ayats from Quran in Bahasa Indonesia
- (Allah berfirman): "Hai Musa, sesungguhnya, Akulah Allah, Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
- Luth berdoa: "Ya Tuhanku, tolonglah aku (dengan menimpakan azab) atas kaum yang berbuat kerusakan itu".
- Dan ceritakanlah (hai Muhammad kepada mereka) kisah Ismail (yang tersebut) di dalam Al Quran. Sesungguhnya
- Syu'aib menjawab: "Hai kaumku, apakah keluargaku lebih terhormat menurut pandanganmu daripada Allah, sedang Allah kamu
- Maka sembahlah Allah dengan memurnikan ibadat kepada-Nya, meskipun orang-orang kafir tidak menyukai(nya).
- Kalau sekiranya ia tidak segera mendapat nikmat dari Tuhannya, benar-benar ia dicampakkan ke tanah tandus
- Dan mereka menjadikan sebahagian dari hamba-hamba-Nya sebagai bahagian daripada-Nya. Sesungguhnya manusia itu benar-benar pengingkar yang
- AlIah berfirman: "Sesungguhnya telah diperkenankan permohonan kamu berdua, sebab itu tetaplah kamu berdua pada jalan
- Dan sesungguhnya Muhammad telah melihat Jibril itu (dalam rupanya yang asli) pada waktu yang lain,
- Dan apa saja nikmat yang ada pada kamu, maka dari Allah-lah (datangnya), dan bila kamu
Surah Al-Qur'an dalam bahasa Indonesia :
Unduh surat dengan suarh qari paling terkenal:
surah mp3 : choose the reciter to listen and download the chapter Complete with high quality
Ahmed El Agamy
Bandar Balila
Khalid Al Jalil
Saad Al Ghamdi
Saud Al Shuraim
Al Shatri
Abdul Basit
Abdul Rashid Sufi
Fares Abbad
Maher Al Muaiqly
Al Minshawi
Al Hosary
Mishari Al-afasi
Nasser Al Qatami
Yasser Al Dosari
Wednesday, April 1, 2026
لا تنسنا من دعوة صالحة بظهر الغيب



