Tafsir Surat Al-Anam ayat 149 , Qul Falillahi Al-Hujjatu Al-Balighatu Falaw Shaa Lahadakum Ajmaina
﴿قُلْ فَلِلَّهِ الْحُجَّةُ الْبَالِغَةُ ۖ فَلَوْ شَاءَ لَهَدَاكُمْ أَجْمَعِينَ﴾
[ الأنعام: 149]
Katakanlah: "Allah mempunyai hujjah yang jelas lagi kuat; maka jika Dia menghendaki, pasti Dia memberi petunjuk kepada kamu semuanya". [Anam: 149]
Qul Falillahi Al-Hujjatu Al-Balighatu Falaw Shaa Lahadakum Ajmaina
Tafsir Al-mokhtasar
Katakanlah -wahai Rasul- kepada orang-orang musyrik itu, “Jika kalian tidak mempunyai dalil selain argumen-argumen yang lemah itu, sesungguhnya Allah mempunyai argumen yang kuat dan tidak terbantahkan, sehingga alasan-alasan yang kalian kemukakan akan dipatahkan dan syubhat-syubhat yang kalian jadikan sebagai pegangan akan terbantahkan.
Dan sekiranya Allah berkehendak membimbing kalian semua -wahai orang-orang musyrik- ke jalan yang benar tentu Dia akan membimbing kalian semua ke jalan yang benar.”
Terjemahan - Muhammad Quraish Shihab
Katakan, wahai Nabi, "Allah mempunyai bukti yang jelas atas kebohongan dan pengakuan kalian bahwa Dia memperkenankan perbuatan kalian.
Kalian tidak memiliki bukti apa-apa tentang pengakuan syirik, penghalalan dan pengharaman itu.
Jika Allah berkehendak memberikan petunjuk kepada kalian, niscaya Dia akan menunjukkan kalian jalan kebenaran.
Tetapi Allah tidak berkehendak demikian, karena kalian lebih memilih jalan kesesatan
Tafsir al-Jalalain
( Katakanlah ) apabila kamu tidak mempunyai hujah ( "Allah mempunyai hujah yang jelas lagi kuat ) yang sempurna ( maka jika Dia menghendaki ) memberikan hidayah kepadamu ( pasti Dia memberi hidayah kepada kamu semuanya." )
Tafseer Muntakhab - Indonesian
Katakan, wahai Nabi, "Allah mempunyai bukti yang jelas atas kebohongan dan pengakuan kalian bahwa Dia memperkenankan perbuatan kalian.
Kalian tidak memiliki bukti apa-apa tentang pengakuan syirik, penghalalan dan pengharaman itu.
Jika Allah berkehendak memberikan petunjuk kepada kalian, niscaya Dia akan menunjukkan kalian jalan kebenaran.
Tetapi Allah tidak berkehendak demikian, karena kalian lebih memilih jalan kesesatan."
Tafsir Al-wajiz
Katakanlah kepada mereka wahai Nabi Muhammad, “Alasan yang kuat hanya pada Allah, yaitu alasan yang dapat mematahkan sangkaan-sangkaan buruk kalian.
Dia-lah yang berhak memberi petunjuk bagi siapa saja yang dikehendaki-Nya.
Maka kalau Dia menghendaki, niscaya kamu semua mendapat petunjuk.”
Tafsir Al-tahlili
Pada ayat ini Allah memerintahkan kepada Rasul-Nya agar menegaskan kepada orang-orang musyrik yang mendasarkan tindakan dan ketetapan mereka kepada sangkaan, bukan kepada ilmu pengetahuan dan syariat nabi-nabi yang terdahulu bahwa Allah-lah yang mempunyai ilmu pengetahuan, hujjah, dan dasar-dasar yang kuat.
Dialah yang berhak memberi petunjuk kepada yang benar yang harus diikuti dengan patuh oleh hamba-Nya yang beriman dan bertakwa.
Barang siapa di antara hamba-Nya yang taat kepada-Nya dan menjalankan petunjuk yang diberikan-Nya, niscaya ia akan menjadi hamba yang saleh dan bahagia.
Tetapi bila ada di antara hamba-Nya yang membangkang, mengingkari petunjuk-petunjuk itu, bahkan berani menyamakan dirinya dengan Allah, maka akan celakalah dia di dunia dan di akhirat.
Semuanya terserah kepada manusia apakah dia akan memilih jalan lurus yang membawa kebahagiaan dengan menjalankan petunjuk Tuhan-nya atau jalan sesat yang membawa celaka dengan mengingkari petunjuk itu dan memperturutkan hawa nafsunya.
Inilah jalan yang ditetapkan Allah bagi manusia dan jin seluruhnya.
Jika Allah menghendaki tentulah Dia dapat menjadikan kamu seperti malaikat yang selalu patuh kepada Tuhannya sesuai dengan tabiatnya, seperti yang dijelaskan dalam firman-Nya:
لَا يَعْصُوْنَ اللّٰهَ مَآ اَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُوْنَ مَا يُؤْمَرُوْنَ
...
Tidak durhaka kepada Allah terhadap apa yang Dia perintahkan kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.
( at-Taḥrīm/66: 6 ).
Sudah menjadi sunah dan ketetapan Allah bahwa manusia harus mempergunakan akalnya untuk memilih jalan mana yang ditempuhnya.
Bila dia memilih jalan yang benar akan berbahagialah dia, dan bila memilih jalan yang salah dan menyesatkan akan celakalah dia.
Demikianlah sunatullah dan tiada seorang pun yang dapat mengubahnya.
Katakanlah: "Allah mempunyai hujjah yang jelas lagi kuat; maka jika Dia menghendaki, - Terjemahan
| English | Türkçe | Indonesia |
| Русский | Français | فارسی |
| تفسير | Bengali | Urdu |
قل فلله الحجة البالغة فلو شاء لهداكم أجمعين
سورة: الأنعام - آية: ( 149 ) - جزء: ( 8 ) - صفحة: ( 148 )transliterasi Indonesia
qul falillāhil-ḥujjatul-bāligah, falau syā`a lahadākum ajma'īn
We try our best to translate, keeping in mind the Italian saying: "Traduttore, traditore", which means: "Translation is a betrayal of the original text".
Ayats from Quran in Bahasa Indonesia
- Barangsiapa yang Allah menghendaki akan memberikan kepadanya petunjuk, niscaya Dia melapangkan dadanya untuk (memeluk agama)
- Mereka menjawab, sambil menghadap kepada penyeru-penyeru itu: "Barang apakah yang hilang dari pada kamu?"
- Dan sesungguhnya telah Kami berikan kepada Musa dan Harun Kitab Taurat dan penerangan serta pengajaran
- dan kaum Aad, kaum Fir'aun dan kaum Luth,
- (Dikatakan kepada orang-orang kafir): "Makanlah dan bersenang-senanglah kamu (di dunia dalam waktu) yang pendek; sesungguhnya
- atau Allah mengazab mereka diwaktu mereka dalam perjalanan, maka sekali-kali mereka tidak dapat menolak (azab
- Sesungguhnya sumpah itu adalah sumpah yang besar kalau kamu mengetahui.
- Dan dirikanlah sembahyang itu pada kedua tepi siang (pagi dan petang) dan pada bahagian permulaan
- (Berinfaqlah) kepada orang-orang fakir yang terikat (oleh jihad) di jalan Allah; mereka tidak dapat (berusaha)
- Katakanlah: "Kebenaran telah datang dan yang batil itu tidak akan memulai dan tidak (pula) akan
Surah Al-Qur'an dalam bahasa Indonesia :
Unduh surat dengan suarh qari paling terkenal:
surah mp3 : choose the reciter to listen and download the chapter Complete with high quality
Ahmed El Agamy
Bandar Balila
Khalid Al Jalil
Saad Al Ghamdi
Saud Al Shuraim
Al Shatri
Abdul Basit
Abdul Rashid Sufi
Fares Abbad
Maher Al Muaiqly
Al Minshawi
Al Hosary
Mishari Al-afasi
Nasser Al Qatami
Yasser Al Dosari
Tuesday, October 6, 2026
لا تنسنا من دعوة صالحة بظهر الغيب



