Tafsir Surat Al-Araf ayat 204 , Wa Idha Quria Al-Quranu Fastamiu Lahu Wa Ansitu
Tafsir Al-mokhtasar
Apabila Al-Qur`ān dibaca maka dengarkanlah bacaannya dengan seksama.
Jangan berbicara atau menyibukkan diri dengan hal lain, agar kalian mendapatkan rahmat Allah.
Terjemahan - Muhammad Quraish Shihab
Wahai orang-orang yang beriman, apabila al-Qur’ân dibacakan kepada kalian, maka simaklah agar kalian dapat merenungi pesan-pesan kebaikan ( maw’izhah ).
Simaklah sepenuh hati agar kalian mendapat rahmat
Tafsir al-Jalalain
( Dan apabila dibacakan Alquran, maka dengarkanlah baik-baik dan perhatikanlah ) jangan berbicara ( agar kamu mendapat rahmat ) ayat ini diturunkan sehubungan dengan perintah tidak boleh berbicara sewaktu khutbah Jumat yang diungkapkan oleh ayat ini dengan istilah Alquran, mengingat khutbah itu mengandung ayat-ayat Alquran.
Menurut pendapat lain berkaitan dengan pembacaan Alquran secara mutlak.
Tafseer Muntakhab - Indonesian
Wahai orang-orang yang beriman, apabila al-Qur'ân dibacakan kepada kalian, maka simaklah agar kalian dapat merenungi pesan-pesan kebaikan ( maw'izhah ).
Simaklah sepenuh hati agar kalian mendapat rahmat.
Tafsir Al-wajiz
Dan sampaikan juga bahwa apabila dibacakan ayat-ayat Al-Qur’an oleh siapa pun, maka dengarkanlah dengan penuh perhatian, dan diamlah sambil memperhatikan tuntunan-tuntunannya dengan tenang agar kamu mendapat rahmat dari Allah.
Jika dibacakan Al-Qur’an, kita diperintahkan mendengar dan memperhatikan sambil berdiam diri, baik di dalam salat maupun di luar salat.
Tafsir Al-tahlili
Diriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa ayat ini diturunkan karena sahabat salat di belakang Rasulullah sambil berbicara.
Allah dalam ayat ini memerintahkan orang-orang yang beriman agar mereka memberikan perhatian yang sungguh-sungguh kepada Al-Qur’an.
Hendaklah mereka mendengarkan sebaik-baiknya ataupun isinya untuk dipahami, mengambil pelajaran-pelajaran dari padanya dan mengamalkannya dengan ikhlas.
Sabda Rasulullah saw:
مَنِ اسْتَمَعَ إِلَى اٰيَةٍ مِنْ كِتَابِ اللّٰهِ كُتِبَتْ لَهُ حَسَنَةٌ مُضَاعَفَةٌ وَمَنْ تَلاَهَا كَانَتْ لَهُ نُوْرًا يَوْمَ الْقِيَامَةِ ( رواه البخاري و أحمد عن أبي هريرة )
Barangsiapa mendengarkan ( dengan sungguh-sungguh ) ayat dari Al-Qur’an, dituliskan baginya kebaikan yang berlipat ganda dan barang siapa membacanya, adalah baginya cahaya pada hari Kiamat.” ( Riwayat al-Bukhārī dan Imam Ahmad dari Abu Hurairah )
Hendaklah orang-orang mukmin itu bersikap tenang sewaktu Al-Qur’an dibacakan, sebab di dalam ketenangan itulah mereka dapat merenungkan isinya.
Janganlah pikiran mereka melayang-layang sewaktu Al-Qur’an diperdengarkan, sehingga tidak dapat memahami ayat-ayat itu dengan baik.
Allah akan menganugerahkan rahmat-Nya kepada kaum Muslimin bilamana mereka memenuhi perintah Allah tersebut dan menghayati isi Al-Qur’an.
Ada beberapa pendapat seputar perintah untuk mendengarkan dan bersikap tenang sewaktu Al-Qur’an dibacakan:
1.
Wajib mendengarkan dan bersikap tenang ketika Al-Qur’an dibacakan berdasarkan perintah tersebut, baik di dalam salat ataupun diluar salat.
Demikianlah pendapat Ḥasan al-Baṣri dan Abu Muslim al-Aṣfahani.
2.
Wajib mendengarkan dan bersikap tenang, tetapi khusus pada bacaan-bacaan Rasul saw di zaman beliau dan bacaan iman dalam salat, serta bacaan khatib dalam khutbah Jum’at.
3.
Mendengarkan bacaan Al-Qur’an di luar salat dan khutbah seperti resepsi dipandang sangat dianjurkan agar kita mendapat rahmat Allah.
Dan apabila dibacakan Al Quran, maka dengarkanlah baik-baik, dan perhatikanlah dengan tenang - Terjemahan
English | Türkçe | Indonesia |
Русский | Français | فارسی |
تفسير | Bengali | Urdu |
وإذا قرئ القرآن فاستمعوا له وأنصتوا لعلكم ترحمون
سورة: الأعراف - آية: ( 204 ) - جزء: ( 9 ) - صفحة: ( 176 )transliterasi Indonesia
wa iżā quri`al-qur`ānu fastami'ụ lahụ wa anṣitụ la'allakum tur-ḥamụn
We try our best to translate, keeping in mind the Italian saying: "Traduttore, traditore", which means: "Translation is a betrayal of the original text".
Ayats from Quran in Bahasa Indonesia
- Lalu sebahagian mereka menghadapi sebahagian yang lain seraya cela mencela.
- Aku akan memasukkannya ke dalam (neraka) Saqar.
- Dan kamu sekali-kali tidak akan dapat berlaku adil di antara isteri-isteri(mu), walaupun kamu sangat ingin
- Dan (ingatlah), ketika kamu membunuh seorang manusia lalu kamu saling tuduh menuduh tentang itu. Dan
- Sesungguhnya Kami telah mengutus rasul-rasul Kami dengan membawa bukti-bukti yang nyata dan telah Kami turunkan
- Sesungguhnya ini adalah benar-benar rezeki dari Kami yang tiada habis-habisnya.
- Bahkan mereka mengatakan: "Dia (Muhammad) telah mengada-adakannya (Al Quran)". Katakanlah: "Jika aku mengada-adakannya, maka kamu
- Bukankah Kami telah membinasakan orang-orang yang dahulu?
- Maka tatkala dia datang kepada mereka dengan membawa mukjizat-mukjizat Kami dengan serta merta mereka mentertawakannya.
- Apakah apabila kami telah mati dan telah menjadi tanah serta menjadi tulang belulang, apakah benar-benar
Surah Al-Qur'an dalam bahasa Indonesia :
Unduh surat dengan suarh qari paling terkenal:
surah mp3 : choose the reciter to listen and download the chapter Complete with high quality
Ahmed El Agamy
Bandar Balila
Khalid Al Jalil
Saad Al Ghamdi
Saud Al Shuraim
Al Shatri
Abdul Basit
Abdul Rashid Sufi
Fares Abbad
Maher Al Muaiqly
Al Minshawi
Al Hosary
Mishari Al-afasi
Nasser Al Qatami
Yasser Al Dosari
Saturday, April 5, 2025
لا تنسنا من دعوة صالحة بظهر الغيب