Tafsir Surat Ya-Sin ayat 49 , Ma Yanzuruna Illa Sayhatan Wahidatan Takhudhuhum Wa Hum
Tafsir Al-mokhtasar
Orang-orang yang mendustakan Kebangkitan dan menilainya tidak mungkin itu tidak menunggu kecuali tiupan pertama saat sangkakala ditiup, suaranya mengejutkan mereka padahal saat itu mereka sedang sibuk dengan urusan dunia, jual beli, mengurus kebun, menggembala dan sebagainya dari kesibukan-kesibukan dunia.
Terjemahan - Muhammad Quraish Shihab
Mereka tidak menunggu kecuali satu pekikan yang akan membinasakan mereka seketika itu juga.
Mereka adalah sekelompok orang yang selalu bertikai demi urusan-urusan dunia dengan melupakan akhirat
Tafsir al-Jalalain
Allah berfirman, ( "Mereka tidak menunggu ) menanti-nanti ( melainkan satu teriakan saja ), yaitu tiupan malaikat Israfil yang pertama ( yang akan membinasakan mereka ketika mereka sedang bertengkar" ) lafal Yakhishshimuuna pada asalnya adalah Yakhtashimuuna, kemudian harakat Ta dipindahkan kepada Kha, lalu Ta diidgamkan kepada Shad.
Maksudnya, mereka dalam keadaan lalai dari kedatangan hari kiamat, disebabkan mereka sibuk dalam pertengkaran mereka, jual beli yang mereka lakukan, makan, dan minum serta kesibukan-kesibukan lainnya.
Menurut qiraat yang lain lafal Yakhishshimuuna mempunyai Wazan sama dengan lafal Yadhribuuna, artinya sebagian dari mereka bertengkar dengan sebagian yang lain.
Tafseer Muntakhab - Indonesian
Mereka tidak menunggu kecuali satu pekikan yang akan membinasakan mereka seketika itu juga.
Mereka adalah sekelompok orang yang selalu bertikai demi urusan-urusan dunia dengan melupakan akhirat.
Tafsir Al-wajiz
Allah mengingatkan orang-orang kafir itu bahwa mereka tidak akan menunggu lama kedatangan hari kebangkitan, melainkan hanya menunggu satu teriakan saja, yaitu tiupan sangkakala pertama yang menghancurkan alam semesta.
Suara sangkakala itu yang akan membinasakan mereka ketika mereka sedang bertengkar karena ia datang secara tiba-tiba ( Lihat Surah az-Zukhruf/43: 66 ).
Tafsir Al-tahlili
Allah memperingatkan, bahwa mereka tidak akan menunggu terlalu lama datangnya hari kebangkitan itu.
Cukup dengan suatu teriakan aba-aba saja, yaitu suara tiupan yang pertama dari sangkakala yang membawa kehancuran alam ini.
Kemudian semua manusia akan dibangkitkan kembali dan dikumpulkan ke hadapan Allah untuk diperhitungkan segala perbuatannya selagi di dunia kemudian mereka menerima balasan sesuai dengan perbuatan mereka.
Ayat lain yang sama maksudnya dengan ayat ini ialah, firman Allah:
هَلْ يَنْظُرُوْنَ اِلَّا السَّاعَةَ اَنْ تَأْتِيَهُمْ بَغْتَةً وَّهُمْ لَا يَشْعُرُوْنَ ٦٦
Apakah mereka hanya menunggu saja kedatangan hari Kiamat yang datang kepada mereka secara mendadak sedang mereka tidak menyadarinya? ( az-Zukhruf/43: 66 )
Manusia tidak akan menyadari kedatangan hari Kiamat.
Mereka dimatikan secara tiba-tiba dalam keadaan saling berselisih dan berbantah-bantahan dalam urusan dunia.
Peristiwa Kiamat atau kematian terjadi secara tiba-tiba karena keduanya terjadi bukan hasil kompromi antara Allah dengan manusia, tetapi karena kehendak dan kekuasaan Allah semata.
Diriwayatkan oleh Ibnu Jarīr aṭ-Ṭabarī dari Ibnu ‘Umar bahwa ia berkata, “ Sangkakala benar-benar akan ditiup di saat keadaan manusia dalam kesibukan urusan mereka masing-masing di jalan, pasar, dan tempat mereka, hingga keadaan dua orang yang sedang tawar-menawar pakaian, misalnya, ketika pakaian belum sampai ke tangan salah seorang di antara mereka, maka tiba-tiba ditiupkan sangkakala, hingga mereka mati bergelimpangan semuanya.
Inilah yang dimaksud dengan firman Allah dalam ayat ini.
Diriwayatkan oleh al-Bukhārī dan Muslim dari Abū Hurairah r.a.
bahwa Rasulullah saw bersabda:
لَتَقُوْمَنَّ السَّاعَةُ وَقَدْ نَشَرَ الرَّجُلَانِ ثَوْبَهُمَا بَيْنَهُمَا فَلَا يَتَبَايَعَانِهِ وَلَا يَطْوِيَانِهِ وَلَتَقُوْمَنَّ السَّاعَةُ وَالرَّجُلُ يَلِيْطُ حَوْضَهُ فَلَا يَسْقِيْ مِنْهُ، وَلَتَقُوْمَنَّ السَّاعَةُ وَقَدِ انْصَرَفَ الرَّجُلُ بِلَبَنِ نَعْجَتِهِ فَلَا يَطْعَمَهُ، وَلَتَقُوْمَنَّ السَّاعَةُ وَقَدْ رَفَعَ اَكْلَتَهُ اِلَى فَمِهِ فَلَا يَطْعَمُهَا.
( رواه البخارى ومسلم عن أبى هريرة )
“Hari Kiamat itu benar-benar akan terjadi pada saat dua orang sedang menggelar pakaian mereka ( sambil tawar-menawar ), dan keduanya tidak sempat berjual-beli dan melipat kembali.
Hari Kiamat itu benar-benar akan terjadi pada saat seseorang membuat kolam dan ia belum sempat memberikan minuman dari kolam itu.
Hari Kiamat benar-benar akan terjadi pada saat seseorang memeras susu kambingnya dan ia belum sempat meminumnya, dan hari kiamat itu benar-benar akan terjadi pada saat seseorang mengangkat makanan yang akan dimasukkannya ke mulutnya, dan ia belum sempat memakannya. ” ( Riwayat al-Bukhārī, Muslim dari Abū Hurairah )
Mereka tidak menunggu melainkan satu teriakan saja yang akan membinasakan mereka ketika - Terjemahan
| English | Türkçe | Indonesia |
| Русский | Français | فارسی |
| تفسير | Bengali | Urdu |
We try our best to translate, keeping in mind the Italian saying: "Traduttore, traditore", which means: "Translation is a betrayal of the original text".
Ayats from Quran in Bahasa Indonesia
- Dan apabila datang kepada mereka suatu berita tentang keamanan ataupun ketakutan, mereka lalu menyiarkannya. Dan
- Dan kamu pahat sebagian dari gunung-gunung untuk dijadikan rumah-rumah dengan rajin;
- Sebutlah nama Tuhanmu, dan beribadatlah kepada-Nya dengan penuh ketekunan.
- Dan sekali-kali kami tidak berkuasa terhadapmu, bahkan kamulah kaum yang melampaui batas.
- Allah mensyari'atkan bagimu tentang (pembagian pusaka untuk) anak-anakmu. Yaitu: bahagian seorang anak lelaki sama dengan
- Maka berpalinglah kamu dari mereka dan kamu sekali-kali tidak tercela.
- Belumkah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman, untuk tunduk hati mereka mengingat Allah dan kepada
- Apakah mereka mempersekutukan (Allah dengan) berhada-berhala yang tak dapat menciptakan sesuatupun? Sedangkan berhala-berhala itu sendiri
- Bahkan kamu menjadi heran (terhadap keingkaran mereka) dan mereka menghinakan kamu.
- Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
Surah Al-Qur'an dalam bahasa Indonesia :
Unduh surat dengan suarh qari paling terkenal:
surah mp3 : choose the reciter to listen and download the chapter Complete with high quality
Ahmed El Agamy
Bandar Balila
Khalid Al Jalil
Saad Al Ghamdi
Saud Al Shuraim
Al Shatri
Abdul Basit
Abdul Rashid Sufi
Fares Abbad
Maher Al Muaiqly
Al Minshawi
Al Hosary
Mishari Al-afasi
Nasser Al Qatami
Yasser Al Dosari
Thursday, February 19, 2026
لا تنسنا من دعوة صالحة بظهر الغيب



