Tafsir Surat Al-Inshiqaq ayat 5 , Wa Adhinat LirabbihA Wa A¤uqqat
Tafsir Al-mokhtasar
Dan bumi mendengarkan Rabbnya dengan tunduk patuh, dan sudah semestinya hal itu bagi bumi.
Terjemahan - Muhammad Quraish Shihab
Menurut perintah Tuhan untuk memperluas kawasan dan mengosongkan isi perutnya.
Dan begitulah seharusnya.
Apabila peristiwa-peristiwa itu telah terjadi, manusia akan segera menerima balasan amal perbuatan masing-masing
Tafsir al-Jalalain
( Dan patuh ) tunduk dan taat dalam hal tersebut ( kepada Rabbnya dan sudah semestinya bumi itu patuh ) hal tersebut terjadi pada hari kiamat.
Jawab dari lafal Idzaa dan lafal-lafal yang di’athafkan kepadanya tidak disebutkan, tetapi pengertiannya diisyaratkan oleh firman selanjutnya, yaitu, "Semua manusia akan menjumpai amal perbuatannya masing-masing."
Tafseer Muntakhab - Indonesian
Menurut perintah Tuhan untuk memperluas kawasan dan mengosongkan isi perutnya.
Dan begitulah seharusnya.
Apabila peristiwa-peristiwa itu telah terjadi, manusia akan segera menerima balasan amal perbuatan masing-masing.
Tafsir Al-wajiz
Dan apabila bumi patuh kepada Tuhan yang telah menciptakan-nya, dan sudah semestinya bumi itu dan alam semesta tunduk patuh dalam kekuasaan dan genggaman-Nya.
Ketika kejadian-kejadian luar biasa ini tiba, manusia akan mengetahui balasan atas semua perbuatannya.
Tafsir Al-tahlili
Selanjutnya Allah menerangkan bahwa bila bumi dan gunung-gunung hancur berkeping-keping sehingga menjadi rata dan mengeluarkan apa yang ada di dalam “ perut ”-nya, maka hal itu adalah karena ketundukannya pada perintah Allah dan kepatuhan melakukan kehendak-Nya.
Dalam ayat-ayat lain, Allah berfirman:
اِذَا زُلْزِلَتِ الْاَرْضُ زِلْزَالَهَاۙ ١ وَاَخْرَجَتِ الْاَرْضُ اَثْقَالَهَاۙ ٢
Apabila bumi diguncangkan dengan guncangan yang dahsyat, dan bumi telah mengeluarkan beban-beban berat ( yang dikandung )nya.
( az-Zalzalah/99: 1-2 )
وَاِذَا الْقُبُوْرُ بُعْثِرَتْۙ ٤
Dan apabila kuburan-kuburan dibongkar.
( al-Infiṭār/82: 4 )
اَفَلَا يَعْلَمُ اِذَا بُعْثِرَ مَا فِى الْقُبُوْرِۙ ٩
Maka tidakkah dia mengetahui apabila apa yang di dalam kubur dikeluarkan.
( al-‘Ādiyāt/100: 9 )
Untuk tafsir pada kalimat “ langit terbelah ” di atas, dapat dilihat kembali pada telaah ilmiah Surah al-Insyiqāq/84:1-5, lihat pula telaah ilmiah Surah al-Ḥāqqah/69:16 dan Surah al-Infiṭār/82:1.
Kemudian, kalimat yang mengikutinya: “ ...dan patuh kepada Tuhannya, dan sudah semestinya langit itu patuh ”, mengandung pengertian bahwa kejadian itu berlangsung menurut sunatullah, yaitu menurut hukum-hukum Allah yang ada di alam semesta ini.
Pengertian “ bumi diratakan, dan memuntahkan apa yang ada di dalamnya dan menjadi kosong ” adalah bahwa bumi benar-benar luluh lantak, baik terjadinya benturan dengan planet atau benda langit lainnya, karena hilang atau kacaunya gaya gravitasi.
Luluh lantaknya bumi inilah yang juga menyebabkan seluruh isi bumi dimuntahkan dan menjadikan isi bumi kosong.
Kemudian, kalimat yang mengikutinya: “ ...dan patuh kepada Tuhannya, dan sudah semestinya bumi itu patuh ”, mengandung pengertian bahwa kejadian itu berlangsung menurut sunatullah, yaitu menurut hukum-hukum Allah yang ada di alam semesta ini.
dan patuh kepada Tuhannya, dan sudah semestinya bumi itu patuh, (pada waktu - Terjemahan
| English | Türkçe | Indonesia |
| Русский | Français | فارسی |
| تفسير | Bengali | Urdu |
We try our best to translate, keeping in mind the Italian saying: "Traduttore, traditore", which means: "Translation is a betrayal of the original text".
Ayats from Quran in Bahasa Indonesia
- Maka siapakah yang lebih zalim daripada orang yang membuat-buat dusta terhadap Allah dan mendustakan kebenaran
- (yaitu) orang-orang yang mengambil orang-orang kafir menjadi teman-teman penolong dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Apakah mereka
- Dan takutlah kamu kepada suatu hari di waktu seseorang tidak dapat menggantikan seseorang lain sedikitpun
- Dan di antara tanda-tanda-Nya (Ialah) bahwa kau lihat bumi kering dan gersang, maka apabila Kami
- (Azab) yang demikian itu adalah disebabkan perbuatan tanganmu sendiri, dan bahwasanya Allah sekali-kali tidak menganiaya
- ketika saudara mereka, Luth, berkata kepada mereka: mengapa kamu tidak bertakwa?"
- Seperti demikianlah dipalingkan orang-orang yang selalu mengingkari ayat-ayat Allah.
- Mereka berkata: "Hai Musa, kami sekali sekali tidak akan memasukinya selama-lamanya, selagi mereka ada didalamnya,
- Dan di atasnya ada sembilan belas (malaikat penjaga).
- Mengapa kamu tidak mau memakan (binatang-binatang yang halal) yang disebut nama Allah ketika menyembelihnya, padahal
Surah Al-Qur'an dalam bahasa Indonesia :
Unduh surat dengan suarh qari paling terkenal:
surah mp3 : choose the reciter to listen and download the chapter Complete with high quality
Ahmed El Agamy
Bandar Balila
Khalid Al Jalil
Saad Al Ghamdi
Saud Al Shuraim
Al Shatri
Abdul Basit
Abdul Rashid Sufi
Fares Abbad
Maher Al Muaiqly
Al Minshawi
Al Hosary
Mishari Al-afasi
Nasser Al Qatami
Yasser Al Dosari
Tuesday, April 7, 2026
لا تنسنا من دعوة صالحة بظهر الغيب



