Tafsir Surat Al-Muminun ayat 75 , Wa Law Rahimnahum Wa Kashafna Ma Bihim Min
﴿۞ وَلَوْ رَحِمْنَاهُمْ وَكَشَفْنَا مَا بِهِم مِّن ضُرٍّ لَّلَجُّوا فِي طُغْيَانِهِمْ يَعْمَهُونَ﴾
[ المؤمنون: 75]
Andaikata mereka Kami belas kasihani, dan Kami lenyapkan kemudharatan yang mereka alami, benar-benar mereka akan terus menerus terombang-ambing dalam keterlaluan mereka. [Muminun: 75]
Wa Law Rahimnahum Wa Kashafna Ma Bihim Min Đurrin Lalajju Fi Tughyanihim Yamahuna
Tafsir Al-mokhtasar
Dan sekiranya mereka Kami kasihani mereka dan Kami lenyapkan kemarau serta kelaparan yang menimpa mereka, pasti mereka akan terus larut dalam kesesatan mereka dari kebenaran, mereka senantiasa terombang-ambing dan kebingungan di dalamnya.
Terjemahan - Muhammad Quraish Shihab
Seandainya Kami menyayangi mereka dan menghilangkan bencana yang menimpa diri dan kekayaan mereka dan sebagainya, mereka pasti akan semakin kufur dan bertambah zalim
Tafsir al-Jalalain
( Andaikata mereka Kami belas kasihani, dan Kami lenyapkan kemudaratan yang mereka alami ) yakni kelaparan yang menimpa mereka di Mekah selama tujuh tahun itu ( benar-benar mereka akan terus-menerus ) masih tetap dan berkepanjangan ( dalam keterlaluan mereka ) dalam kesesatan mereka ( mereka bergelimang ) terombang-ambing.
Tafseer Muntakhab - Indonesian
Seandainya Kami menyayangi mereka dan menghilangkan bencana yang menimpa diri dan kekayaan mereka dan sebagainya, mereka pasti akan semakin kufur dan bertambah zalim.
Tafsir Al-wajiz
Dan sesungguhnya engkau pasti telah menyeru mereka kepada jalan yang lurus.
Orang-orang kafir itu menolak seruan Nabi karena mereka tidak meyakini adanya hari Pembalasan.
Dan sesungguhnya orang-orang yang tidak beriman kepada akhirat benar-benar telah menyimpang jauh dari jalan yang lurus menuju jalan kesesatan.
Tidak ada jalan menuju kebahagiaan selain jalan Allah.
Allah mengazab dan membinasakan mereka akibat bersikap keras kepala.
Namun, seandainya mereka Kami kasihani, dan Kami lenyapkan malapetaka yang menimpa mereka, pasti mereka akan terus-menerus terombang-ambing dalam kesesatan mereka.
Mereka akan tetap pada kekufuran dan kedurhakaan mereka seperti sediakala.
Tafsir Al-tahlili
Ayat ini mengatakan bahwa walaupun Allah memberi rahmat kepada mereka dan menyingkirkan bahaya yang mengancam, mereka tetap tidak akan mensyukuri rahmat itu, bahkan mereka akan bertambah durhaka dan tetap akan melakukan maksiat dan kezaliman.
Tidak ada satu kebaikan pun yang dapat diharapkan dari mereka.
Bahkan, sebagaimana dijelaskan Al-Qur’an, di akhirat nanti setelah melihat dahsyatnya siksaan yang akan ditimpakan kepada diri mereka, kemudian permintaan mereka untuk dikembalikan ke dunia dikabulkan guna memperbaiki kesalahan mereka, namun mereka akan tetap juga melakukan maksiat dan akan tetap juga menjadi orang-orang yang ingkar dan durhaka.
Allah berfirman pada ayat lain:
وَلَوْ تَرٰٓى اِذْ وُقِفُوْا عَلَى النَّارِ فَقَالُوْا يٰلَيْتَنَا نُرَدُّ وَلَا نُكَذِّبَ بِاٰيٰتِ رَبِّنَا وَنَكُوْنَ مِنَ الْمُؤْمِنِيْنَ ٢٧ بَلْ بَدَا لَهُمْ مَّا كَانُوْا يُخْفُوْنَ مِنْ قَبْلُ ۗوَلَوْ رُدُّوْا لَعَادُوْا لِمَا نُهُوْا عَنْهُ وَاِنَّهُمْ لَكٰذِبُوْنَ ٢٨
Dan seandainya engkau ( Muhammad ) melihat ketika mereka dihadapkan ke neraka, mereka berkata, ”Seandainya kami dikembalikan ( ke dunia ) tentu kami tidak akan mendustakan ayat-ayat Tuhan kami, serta menjadi orang-orang yang beriman.” Tetapi ( sebenarnya ) bagi mereka telah nyata kejahatan yang mereka sembunyikan dahulu.
Seandainya mereka dikembalikan ke dunia, tentu mereka akan mengulang kembali apa yang telah dilarang mengerjakannya.
Mereka itu sungguh pendusta.
( al-An‘ām/6: 27-28 )
Andaikata mereka Kami belas kasihani, dan Kami lenyapkan kemudharatan yang mereka alami, - Terjemahan
English | Türkçe | Indonesia |
Русский | Français | فارسی |
تفسير | Bengali | Urdu |
ولو رحمناهم وكشفنا ما بهم من ضر للجوا في طغيانهم يعمهون
سورة: المؤمنون - آية: ( 75 ) - جزء: ( 18 ) - صفحة: ( 347 )transliterasi Indonesia
walau raḥimnāhum wa kasyafnā mā bihim min ḍurril lalajjụ fī ṭugyānihim ya'mahụn
We try our best to translate, keeping in mind the Italian saying: "Traduttore, traditore", which means: "Translation is a betrayal of the original text".
Ayats from Quran in Bahasa Indonesia
- Nuh menjawab: "Hai kaumku, tak ada padaku kesesatan sedikitpun tetapi aku adalah utusan dari Tuhan
- Dan Kami jadikan bumi memancarkan mata air-mata air, maka bertemulah air-air itu untuk suatu urusan
- Maka Kami bukakan pintu-pintu langit dengan (menurunkan) air yang tercurah.
- Pada hari ketika tiap-tiap diri mendapati segala kebajikan dihadapkan (dimukanya), begitu (juga) kejahatan yang telah
- Dan Kami angkut Nuh ke atas (bahtera) yang terbuat dari papan dan paku,
- dan apabila neraka Jahim dinyalakan,
- Dan (inilah) suatu permakluman daripada Allah dan Rasul-Nya kepada umat manusia pada hari haji akbar
- Dan mereka sediakan untuk berhala-berhala yang mereka tiada mengetahui (kekuasaannya), satu bahagian dari rezeki yang
- Jika kamu menampakkan sedekah(mu), maka itu adalah baik sekali. Dan jika kamu menyembunyikannya dan kamu
- Dan Aku memberi tangguh kepada mereka. Sesungguhnya rencana-Ku amat teguh.
Surah Al-Qur'an dalam bahasa Indonesia :
Unduh surat dengan suarh qari paling terkenal:
surah mp3 : choose the reciter to listen and download the chapter Complete with high quality
Ahmed El Agamy
Bandar Balila
Khalid Al Jalil
Saad Al Ghamdi
Saud Al Shuraim
Al Shatri
Abdul Basit
Abdul Rashid Sufi
Fares Abbad
Maher Al Muaiqly
Al Minshawi
Al Hosary
Mishari Al-afasi
Nasser Al Qatami
Yasser Al Dosari
Friday, August 29, 2025
لا تنسنا من دعوة صالحة بظهر الغيب