Tafsir Surat Al-Mujadilah ayat 16 , Attakhadhu Aymanahum Junnatan Fasaddu An Sabili Allahi Falahum
﴿اتَّخَذُوا أَيْمَانَهُمْ جُنَّةً فَصَدُّوا عَن سَبِيلِ اللَّهِ فَلَهُمْ عَذَابٌ مُّهِينٌ﴾
[ المجادلة: 16]
Mereka menjadikan sumpah-sumpah mereka sebagai perisai, lalu mereka halangi (manusia) dari jalan Allah; karena itu mereka mendapat azab yang menghinakan. [Mujadilah: 16]
Attakhadhu Aymanahum Junnatan Fasaddu An Sabili Allahi Falahum Adhabun Muhinun
Tafsir Al-mokhtasar
Mereka menjadikan sumpah-sumpah yang pernah mereka ikrarkan sebagai perisai dari pembunuhan akibat kekufuran mereka.
Dengan sumpah itu, mereka menampakkan keislaman untuk menjaga darah dan harta mereka.
Maka mereka mengalihkan manusia dari kebenaran dikarenakan mereka telah berusaha melemahkan dan meruntuhkan tekad kaum muslimin.
Maka bagi mereka siksa pedih yang menghinakan dan merendahkan mereka.
Terjemahan - Muhammad Quraish Shihab
Mereka menjadikan sumpah-sumpah mereka sebagai perisai untuk menghindari pembunuhan, penawanan anak dan perampasan harta mereka.
Dengan begitu mereka telah menghalangi jalan Allah.
Karenanya mereka akan mendapatkan siksa yang sangat menghinakan
Tafsir al-Jalalain
( Mereka menjadikan sumpah-sumpah mereka sebagai perisai ) untuk melindungi jiwa dan harta mereka ( lalu mereka halangi ) dengan sumpah mereka itu orang-orang mukmin ( dari jalan Allah ) untuk berjihad melawan mereka yang musuh dalam selimut itu, dengan cara membunuh mereka dan merampas harta benda mereka ( karena itu mereka mendapat azab yang menghinakan ) siksaan yang membuat mereka hina.
Tafseer Muntakhab - Indonesian
Mereka menjadikan sumpah-sumpah mereka sebagai perisai untuk menghindari pembunuhan, penawanan anak dan perampasan harta mereka.
Dengan begitu mereka telah menghalangi jalan Allah.
Karenanya mereka akan mendapatkan siksa yang sangat menghinakan.
Tafsir Al-wajiz
Allah menjelaskan salah satu karakter busuk orang-orang munafik, yaitu: Mereka menjadikan sumpah-sumpah mereka, yakni bersumpah dengan nama Allah bahwa mereka beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan bersedia berjihad mengharumkan Islam, padahal sumpah itu hanyalah sebagai perisai untuk menutupi kekafiran mereka, bahkan untuk menutupi kebencian mereka terhadap Islam dan kaum muslim; lalu mereka menghalang-halangi manusia dari jalan Allah, bekerja sama dengan kaum Yahudi agar kabilah-kabilah Arab itu tidak masuk Islam; maka bagi mereka azab yang menghinakan mereka di dalam kerak neraka.
Tafsir Al-tahlili
Dalam ayat ini diterangkan tujuan mereka melakukan kemunafikan itu.
Dengan berdusta yang dikuatkan dengan sumpah, banyak kaum Muslimin yang mempercayai mereka.
Karena disangka orang yang benar-benar beriman, sehingga terhindar dari pembalasan atau pengusiran oleh kaum Muslimin.
Dengan tindakan itu, mereka mendapat keuntungan dari kaum Muslimin, yang mempercayai perkataan mereka, sehingga membela mereka.
Dengan jalan demikian, mereka dapat menghalang-halangi orang lain memeluk agama Islam dengan cara menjelek-jelekkan Islam dan kaum Muslimin.
Bahkan mereka dapat menimbulkan ketakutan dan keengganan pada hati kaum Muslimin untuk ikut berperang bersama Rasulullah.
Dalam salah satu firman-Nya, Allah menjelaskan sikap dari orang-orang munafik:
فَرِحَ الْمُخَلَّفُوْنَ بِمَقْعَدِهِمْ خِلٰفَ رَسُوْلِ اللّٰهِ وَكَرِهُوْٓا اَنْ يُّجَاهِدُوْا بِاَمْوَالِهِمْ وَاَنْفُسِهِمْ فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ وَقَالُوْا لَا تَنْفِرُوْا فِى الْحَرِّۗ قُلْ نَارُ جَهَنَّمَ اَشَدُّ حَرًّاۗ لَوْ كَانُوْا يَفْقَهُوْنَ ٨١
Orang-orang yang ditinggalkan ( tidak ikut berperang ), merasa gembira dengan duduk-duduk diam sepeninggal Rasulullah.
Mereka tidak suka berjihad dengan harta dan jiwa mereka di jalan Allah dan mereka berkata, “ Janganlah kamu berangkat ( pergi berperang ) dalam panas terik ini. ” Katakanlah ( Muhammad ), “ Api neraka Jahanam lebih panas, ” jika mereka mengetahui.
( at-Taubah/9: 81 )
Karena dosa besar yang telah mereka lakukan, maka sudah sepantasnya orang-orang munafik menerima siksa yang menghinakan di dunia dan di akhirat, sebagai balasan perbuatan mereka itu.
Mereka menjadikan sumpah-sumpah mereka sebagai perisai, lalu mereka halangi (manusia) dari jalan - Terjemahan
| English | Türkçe | Indonesia |
| Русский | Français | فارسی |
| تفسير | Bengali | Urdu |
اتخذوا أيمانهم جنة فصدوا عن سبيل الله فلهم عذاب مهين
سورة: المجادلة - آية: ( 16 ) - جزء: ( 28 ) - صفحة: ( 544 )transliterasi Indonesia
ittakhażū aimānahum junnatan fa ṣaddụ 'an sabīlillāhi fa lahum 'ażābum muhīn
We try our best to translate, keeping in mind the Italian saying: "Traduttore, traditore", which means: "Translation is a betrayal of the original text".
Ayats from Quran in Bahasa Indonesia
- Setelah itu Kami bangkitkan kamu sesudah kamu mati, supaya kamu bersyukur.
- Hatinya tidak mendustakan apa yang telah dilihatnya.
- Sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya lalu ia berkata: "Wahai kaumku sembahlah Allah, sekali-kali
- Maka berjalanlah kamu (kaum musyrikin) di muka bumi selama empat bulan dan ketahuilah bahwa sesungguhnya
- Dan ingatlah ketika Nabi membicarakan secara rahasia kepada salah seorang isterinya (Hafsah) suatu peristiwa. Maka
- Katakanlah: "Hai Ahli Kitab, marilah (berpegang) kepada suatu kalimat (ketetapan) yang tidak ada perselisihan antara
- Maka tatkala mukjizat-mukjizat Kami yang jelas itu sampai kepada mereka, berkatalah mereka: "Ini adalah sihir
- Mereka akan menjawab: "Kepunyaan Allah". Katakanlah: "(Kalau demikian), maka dari jalan manakah kamu ditipu?"
- dari kanan dan dari kiri dengan berkelompok-kelompok.
- Dan mereka menyembah selain Allah, apa yang Allah tidak menurunkan keterangan tentang itu, dan apa
Surah Al-Qur'an dalam bahasa Indonesia :
Unduh surat dengan suarh qari paling terkenal:
surah mp3 : choose the reciter to listen and download the chapter Complete with high quality
Ahmed El Agamy
Bandar Balila
Khalid Al Jalil
Saad Al Ghamdi
Saud Al Shuraim
Al Shatri
Abdul Basit
Abdul Rashid Sufi
Fares Abbad
Maher Al Muaiqly
Al Minshawi
Al Hosary
Mishari Al-afasi
Nasser Al Qatami
Yasser Al Dosari
Thursday, June 25, 2026
لا تنسنا من دعوة صالحة بظهر الغيب



