Tafsir Surat An-Nahl ayat 85 , Wa Idha Raa Al-Ladhina Zalamu Al-Adhaba Fala Yukhaffafu
﴿وَإِذَا رَأَى الَّذِينَ ظَلَمُوا الْعَذَابَ فَلَا يُخَفَّفُ عَنْهُمْ وَلَا هُمْ يُنظَرُونَ﴾
[ النحل: 85]
Dan apabila orang-orang zalim telah menyaksikan azab, maka tidaklah diringankan azab bagi mereka dan tidak puIa mereka diberi tangguh. [Nahl: 85]
Wa Idha Raa Al-Ladhina Zalamu Al-Adhaba Fala Yukhaffafu Anhum Wa La Hum Yunzaruna
Tafsir Al-mokhtasar
Dan apabila orang-orang zalim musyrikin itu menyaksikan azab, maka azab tidak diringankan dari mereka, tidak juga mereka ditangguhkan dari azab yang ditetapkan atas mereka, sebaliknya mereka memasukinya, kekal di dalamnya selama-lamanya.
Terjemahan - Muhammad Quraish Shihab
Apabila orang-orang yang telah menganiaya diri sendiri dengan perbuatan kufur menyaksikan azab neraka jahanam, kemudian memohon agar siksa itu diringankan, niscaya permohonan itu tidak akan dikabulkan.
Mereka tidak akan diberi tangguh, meskipun sekejap, untuk masuk ke dalam neraka
Tafsir al-Jalalain
( Dan apabila orang-orang lalim telah menyaksikan ) yang dimaksud adalah orang-orang yang kafir ( azab ) yakni neraka ( maka tidak diringankan bagi mereka ) azab itu ( dan tidak pula mereka diberi tangguh ) ditangguhkan dari siksa neraka bila mereka telah melihatnya.
Tafseer Muntakhab - Indonesian
Apabila orang-orang yang telah menganiaya diri sendiri dengan perbuatan kufur menyaksikan azab neraka jahanam, kemudian memohon agar siksa itu diringankan, niscaya permohonan itu tidak akan dikabulkan.
Mereka tidak akan diberi tangguh, meskipun sekejap, untuk masuk ke dalam neraka.
Tafsir Al-wajiz
Dan apabila orang zalim dengan berbuat syirik dan kufur semasa di dunia ini telah menyaksikan tempat azab dan siksaan yang telah Allah siapkan bagi mereka di akhirat, maka mereka merasa ketakutan dan menyesali keingkaran yang telah mereka lakukan.
Dalam keadaan demikian, mereka tidak mendapat keringanan sedikit pun dari azab tersebut, dan tidak pula diberi penangguhan.”
Tafsir Al-tahlili
Dalam ayat ini dijelaskan tentang azab bagi orang-orang yang zalim, yaitu orang-orang musyrik yang mendustakan rasul-rasul dan memusuhinya, seperti halnya kaum musyrikin Mekah.
Sewaktu menyaksikan hukuman yang akan ditimpakan kepada mereka, mereka berusaha membela diri untuk meringankan azabnya.
Akan tetapi, pembelaan mereka itu tidak diterima karena tidak ada alasan yang patut dikemukakan untuk mengurangi hukuman mereka.
Waktu untuk bertobat sudah berlalu, dan hari kiamat adalah hari pengadilan.
Setiap insan dihadapkan ke mahkamah Tuhan Yang Maha bijaksana dan Maha Mengetahui.
Setiap orang dalam mahkamah harus berkata benar dan jujur, apakah dia menjadi saksi atau tertuduh.
Bila saksi sudah berkata benar dengan bukti-bukti yang benar maka tertuduh harus berkata jujur dan benar pula, supaya hakim menentukan hukuman yang benar.
Tidaklah benar jika hakim memberatkan atau meringankan hukuman dan tidak benar pula jika dia menunda-nundanya.
Demikian pula halnya orang-orang kafir pada hari kiamat.
Karena dosa mereka sudah jelas, maka azab segera ditimpakan kepada mereka, tidak diringankan, dan tidak pula ditangguhkan.
Orang-orang berdosa yang berbuat zalim, melakukan kejahatan besar, dan melawan agama yang dibawa nabi-nabi tidak akan dapat melepaskan diri dari azab neraka.
Allah berfirman:
وَرَاَ الْمُجْرِمُوْنَ النَّارَ فَظَنُّوْٓا اَنَّهُمْ مُّوَاقِعُوْهَا وَلَمْ يَجِدُوْا عَنْهَا مَصْرِفًا ࣖ ٥٣ ( الكهف )
Dan orang yang berdosa melihat neraka, lalu mereka menduga, bahwa mereka akan jatuh ke dalamnya, dan mereka tidak menemukan tempat berpaling darinya.
( al-Kahf/18: 53 )
Dan apabila orang-orang zalim telah menyaksikan azab, maka tidaklah diringankan azab bagi - Terjemahan
English | Türkçe | Indonesia |
Русский | Français | فارسی |
تفسير | Bengali | Urdu |
وإذا رأى الذين ظلموا العذاب فلا يخفف عنهم ولا هم ينظرون
سورة: النحل - آية: ( 85 ) - جزء: ( 14 ) - صفحة: ( 276 )transliterasi Indonesia
wa iżā ra`allażīna ẓalamul-'ażāba fa lā yukhaffafu 'an-hum wa lā hum yunẓarụn
We try our best to translate, keeping in mind the Italian saying: "Traduttore, traditore", which means: "Translation is a betrayal of the original text".
Ayats from Quran in Bahasa Indonesia
- Dan apa saja nikmat yang ada pada kamu, maka dari Allah-lah (datangnya), dan bila kamu
- Dan sesungguhnya di antara kami ada orang-orang yang taat dan ada (pula) orang-orang yang menyimpang
- Mereka berseru: "Hai Malik biarlah Tuhanmu membunuh kami saja". Dia menjawab: "Kamu akan tetap tinggal
- Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
- Kami telah menciptakan mereka dan menguatkan persendian tubuh mereka, apabila Kami menghendaki, Kami sungguh-sungguh mengganti
- Mereka bertanya kepadamu tentang haidh. Katakanlah: "Haidh itu adalah suatu kotoran". Oleh sebab itu hendaklah
- Sesungguhnya sumpah itu adalah sumpah yang besar kalau kamu mengetahui.
- Dan Kami anugerahi dia (dengan mengumpulkan kembali) keluarganya dan (Kami tambahkan) kepada mereka sebanyak mereka
- (Yaitu) orang-orang yang kamu telah mengambil perjanjian dari mereka, sesudah itu mereka mengkhianati janjinya pada
- Dan mereka berkata: "Tuhan Yang Maha Pemurah telah mengambil (mempunyai) anak", Maha Suci Allah. Sebenarnya
Surah Al-Qur'an dalam bahasa Indonesia :
Unduh surat dengan suarh qari paling terkenal:
surah mp3 : choose the reciter to listen and download the chapter Complete with high quality
Ahmed El Agamy
Bandar Balila
Khalid Al Jalil
Saad Al Ghamdi
Saud Al Shuraim
Al Shatri
Abdul Basit
Abdul Rashid Sufi
Fares Abbad
Maher Al Muaiqly
Al Minshawi
Al Hosary
Mishari Al-afasi
Nasser Al Qatami
Yasser Al Dosari
Saturday, February 22, 2025
لا تنسنا من دعوة صالحة بظهر الغيب