Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata Penting:
- الطَّيِّبَاتُ (Ath-Thayyibaat): Segala sesuatu yang baik, suci, dan halal lagi bermanfaat, baik berupa makanan maupun minuman.
- الْجَوَارِحِ (Al-Jawaarih): Hewan-hewan pemburu yang memiliki cakar atau taring, seperti anjing, elang, dan burung pemangsa lainnya.
- مُكَلِّبِينَ (Mukallibiin): Orang-orang yang melatih hewan pemburu tersebut, khususnya anjing, untuk berburu.
- أَمْسَكْنَ (Amsakna): Hewan-hewan itu menangkap dan menahan buruan untuk tuannya.
Tafsir Ayat:
Para sahabat bertanya kepada Rasulullah ﷺ tentang apa saja yang dihalalkan bagi mereka untuk dimakan. Maka Allah memerintahkan Nabi-Nya untuk menjawab: "Katakanlah, dihalalkan bagimu segala yang baik-baik." Ini mencakup segala makanan yang suci, bermanfaat, dan tidak membahayakan tubuh maupun akal.
Kemudian Allah menambahkan penjelasan tentang satu jenis makanan yang mungkin membuat mereka ragu, yaitu hasil buruan hewan yang telah dilatih. Allah menghalalkan bagi mereka memakan hasil buruan dari hewan-hewan pemburu yang telah mereka latih, seperti anjing, elang, dan burung pemangsa lainnya. Hewan-hewan ini dihalalkan berburu selama memenuhi syarat: dilatih dengan baik sehingga menaati perintah tuannya, dan ketika dilepas untuk berburu, ia menangkap buruan untuk tuannya, bukan untuk dirinya sendiri. Ini adalah bentuk karunia Allah yang mengajarkan manusia cara melatih hewan-hewan tersebut, sebagaimana firman-Nya: *"dari apa yang telah Allah ajarkan kepadamu."*
Apabila hewan pemburu itu berhasil menangkap buruan, maka hasil buruan itu halal dimakan, meskipun hewan tersebut telah membunuhnya, selama sang pemburu menyebut nama Allah ketika melepas hewan pemburunya. Ini adalah bentuk syukur kepada Allah atas rezeki yang diberikan.
Di akhir ayat, Allah menyeru agar kita bertakwa kepada-Nya dengan melaksanakan perintah-perintah-Nya dan menjauhi larangan-larangan-Nya. Karena sesungguhnya Allah Maha Cepat perhitungan-Nya, tidak ada satu pun amal perbuatan yang luput dari pengawasan-Nya.
Renungan dan Pesan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini mengajarkan kita betapa indahnya syariat Islam yang memperhatikan setiap detail kehidupan manusia. Allah tidak mempersulit hamba-Nya, justru memberikan keleluasaan dengan menghalalkan segala yang baik dan bermanfaat. Islam adalah agama yang sempurna, mengatur bahkan hal-hal kecil seperti tata cara berburu, agar hidup kita senantiasa dalam keberkahan dan keridhaan Allah.
Perhatikanlah bagaimana Islam mengajarkan kita untuk selalu mengingat Allah dalam setiap aktivitas, termasuk ketika melepas hewan buruan. Ini adalah pendidikan spiritual yang luar biasa — bahwa seorang mukmin tidak pernah lepas dari dzikir kepada Rabbnya. Jika dalam hal berburu saja kita diperintahkan menyebut nama Allah, apalagi dalam urusan makan, minum, bekerja, dan beribadah lainnya.
Marilah kita syukuri nikmat Islam ini dengan mempelajari dan mengamalkan ajarannya dengan penuh keikhlasan. Sesungguhnya ketakwaan adalah kunci kebahagiaan di dunia dan akhirat. Dan ingatlah, Allah Maha Cepat perhitungan-Nya, maka janganlah kita menunda-nunda untuk beramal saleh dan bertaubat kepada-Nya. Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang bertakwa dan selalu bersyukur. Aamiin.
📜 Ayat 2-6 — Al-Maidah
Terjemah — Al-Maidah 4
Surat Al-Maidah Ayat 4 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Mereka menanyakan kepadamu: "Apakah yang dihalalkan bagi mereka?". Katakanlah: "Dihalalkan…Surat Ayat 4/120 — Al-Maidah المائدة (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Maidah Dengarkan, Al-Maidah Terjemah, Al-Maidah mp3, Al-Maidah pdf. Ayat 2–6. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








