Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata Sulit:
- فَرِهَانٌ مَقْبُوضَةٌ: Barang jaminan (gadai) yang diserahkan dan diterima langsung oleh pemilik piutang sebagai pengikat utang.
- فَإِنْ أَمِنَ بَعْضُكُم بَعْضًا: Jika sebagian kalian saling mempercayai tanpa perlu jaminan.
- آثِمٌ قَلْبُهُ: Hatinya berdosa dan kotor karena menyembunyikan kebenaran.
Tafsir Ayat:
Wahai kaum muslimin, jika kalian sedang dalam perjalanan (safar) dan tidak mendapatkan seorang penulis untuk mencatat transaksi utang-piutang kalian, maka cukuplah dengan menyerahkan barang jaminan (rahn) yang dipegang langsung oleh pemberi piutang sebagai pengikat dan pengaman haknya, hingga orang yang berutang melunasi kewajibannya. Ini adalah bentuk kehati-hatian dan perlindungan hak dalam Islam.
Akan tetapi, jika kalian saling mempercayai satu sama lain, maka tidak mengapa untuk tidak menulis, tidak menghadirkan saksi, dan tidak mengambil barang jaminan. Dalam kondisi ini, utang menjadi amanah yang melekat pada tanggung jawab orang yang berutang. Maka hendaklah ia menunaikan amanah tersebut dengan membayar utangnya, dan hendaklah ia bertakwa kepada Allah Rabbnya, takut kepada Allah dalam urusan ini, dan jangan sekali-kali mengingkari atau mengurangi hak saudaranya.
Kemudian Allah mengarahkan firman-Nya kepada para saksi: "Janganlah kalian menyembunyikan kesaksian!" Apabila kalian diminta untuk memberikan kesaksian atas suatu transaksi, maka sampaikanlah dengan jujur dan jangan menutupinya. Barang siapa yang menyembunyikan kesaksian, maka sesungguhnya hatinya telah dipenuhi dosa dan kebusukan, karena tempat kesaksian itu adalah hati, dan menyembunyikannya berarti mengkhianati kebenaran. Dan ketahuilah, Allah Maha Mengetahui segala apa yang kalian kerjakan, baik yang tampak maupun yang tersembunyi, dan Dia akan membalas setiap amal perbuatan kalian dengan keadilan-Nya.
Renungan dan Pelajaran Berharga:
Sungguh indah ajaran Islam yang mengatur seluruh aspek kehidupan hamba-Nya dengan penuh keadilan dan kemaslahatan. Dalam ayat ini, kita melihat bagaimana Islam memberikan solusi praktis dalam transaksi utang-piutang, bahkan dalam kondisi sulit sekalipun seperti saat bepergian tanpa ada penulis. Ini menunjukkan bahwa Islam adalah agama yang sempurna dan sesuai dengan fitrah manusia.
Perhatikanlah bagaimana Allah menanamkan nilai-nilai luhur: kejujuran, amanah, dan tanggung jawab. Ketika seorang muslim menunaikan utangnya dengan ikhlas karena Allah, maka ia sedang membangun kepercayaan di tengah masyarakat dan mendekatkan diri kepada Rabbnya. Begitu pula dengan kesaksian yang jujur—ia adalah benteng keadilan yang melindungi hak-hak orang lain.
Marilah kita jadikan ayat ini sebagai cermin bagi diri kita. Hendaknya kita selalu menjaga amanah, baik amanah harta maupun amanah perkataan. Jangan pernah menyembunyikan kebenaran, karena Allah Maha Melihat dan Maha Mengetahui segala isi hati kita. Sungguh, ketakwaan kepada Allah adalah kunci keberkahan dalam setiap urusan, dan kejujuran adalah jalan menuju surga-Nya.
📜 Ayat 281-285 — Al-Baqarah
Terjemah — Al-Baqarah 283
Surat Al-Baqarah Ayat 283 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Jika kamu dalam perjalanan (dan bermu'amalah tidak secara tunai) sedang…Surat Ayat 283/286 — Al-Baqarah البقرة (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Baqarah Dengarkan, Al-Baqarah Terjemah, Al-Baqarah mp3, Al-Baqarah pdf. Ayat 281–285. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








