An-Nisa · 10/176
Terjemah Transliterasi — An-Nisa
إِنَّ الَّذِينَ يَأْكُلُونَ أَمْوَالَ الْيَتَامَىٰ ظُلْمًا إِنَّمَا يَأْكُلُونَ فِي بُطُونِهِمْ نَارًا ۖ وَسَيَصْلَوْنَ سَعِيرًا ۝١٠
Innal lazeena yaakuloona amwaalal yataamaa zulman innamaa yaakuloona fee butoonihim Naaranw-wa sayaslawna sa`eeraa
📖 Arti Bahasa Indonesia
Sesungguhnya orang-orang yang memakan harta anak yatim secara zalim, sebenarnya mereka itu menelan api sepenuh perutnya dan mereka akan masuk ke dalam api yang menyala-nyala (neraka).
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata-Kata:

  • يَأْكُلُونَ (ya'kulūn): memakan, yaitu mengambil dan menggunakan harta secara berlebihan.
  • أَمْوَالَ الْيَتَامَى (amwālal-yatāmā): harta-harta anak yatim yang ditinggal mati ayahnya dan belum baligh.
  • ظُلْمًا (zhulman): secara zalim, yaitu tanpa hak dan melanggar batas syariat.
  • نَارًا (nāran): api neraka yang berkobar-kobar.
  • وَسَيَصْلَوْنَ (wa sayashlawna): dan mereka akan masuk serta merasakan panasnya.
  • سَعِيرًا (sa'īran): api yang sangat menyala-nyala dan membakar.

Tafsir Ayat:

Wahai hamba-hamba Allah yang beriman, dengarkanlah peringatan yang sangat tegas dari Allah Subhanahu wa Ta'ala ini! Sesungguhnya orang-orang yang memakan harta anak yatim secara zalim—baik dengan cara merampas, menipu, menunda-nunda pemberiannya, atau menggunakannya untuk kepentingan pribadi tanpa izin yang benar—maka sebenarnya mereka itu sedang menelan api neraka ke dalam perut mereka. Bukan makanan yang mengenyangkan yang masuk ke perut mereka, melainkan bara api yang kelak akan menyala-nyala di dalam perut mereka pada hari kiamat. Kemudian mereka akan dimasukkan ke dalam neraka Sa'ir yang sangat panas dan membakar seluruh tubuh mereka sebagai balasan yang setimpal atas kezaliman yang mereka lakukan terhadap anak-anak yang tidak berdaya.

Ayat ini turun sebagai peringatan keras bagi para wali atau pengasuh anak yatim yang menyalahgunakan amanah. Allah menggambarkan perbuatan mereka dengan gambaran yang sangat mengerikan: harta yang mereka makan itu sesungguhnya adalah api yang akan membakar mereka di akhirat. Ini menunjukkan betapa besar dosa orang yang menzalimi anak yatim, karena mereka menyentuh harta orang yang lemah dan tidak mampu membela diri.


Pesan Dakwah:

Saudaraku yang dirahmati Allah, marilah kita renungkan betapa besarnya kasih sayang Allah kepada anak-anak yatim. Allah sendiri yang membela mereka dan mengancam dengan ancaman yang sangat keras bagi siapa saja yang menzalimi mereka. Ini adalah panggilan bagi kita semua untuk menjadi pribadi yang penuh kasih sayang, menjaga amanah, dan tidak pernah mengambil hak orang lain—apalagi hak anak yatim yang lemah.

Jika kita ingin hidup berkah dan dijauhkan dari api neraka, maka jadilah penolong bagi anak yatim, bukan pemangsanya. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda bahwa orang yang mengurus anak yatim akan bersama beliau di surga seperti dua jari yang berdekatan. Betapa indahnya kedudukan itu! Maka, marilah kita berlomba-lomba dalam kebaikan, menjaga harta anak yatim dengan penuh tanggung jawab, dan menanamkan rasa takut kepada Allah dalam setiap langkah kita. Sesungguhnya Allah Maha Melihat segala perbuatan kita, dan tidak ada satu pun yang luput dari pengawasan-Nya.

🎧 Dengarkan

📜 Ayat 8-12 — An-Nisa

8وَإِذَا حَضَرَ الْقِسْمَةَ أُولُو الْقُرْبَىٰ وَالْيَتَامَىٰ وَالْمَسَاكِينُ فَارْزُقُوهُم مِّنْهُ وَقُولُوا لَهُمْ قَوْلًا مَّعْرُوفًا
Dan apabila sewaktu pembagian itu hadir kerabat, anak yatim dan orang miskin, maka berilah mereka dari harta itu (sekedarnya) dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang baik.
9وَلْيَخْشَ الَّذِينَ لَوْ تَرَكُوا مِنْ خَلْفِهِمْ ذُرِّيَّةً ضِعَافًا خَافُوا عَلَيْهِمْ فَلْيَتَّقُوا اللَّهَ وَلْيَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا
Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan dibelakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. Oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar.
10إِنَّ الَّذِينَ يَأْكُلُونَ أَمْوَالَ الْيَتَامَىٰ ظُلْمًا إِنَّمَا يَأْكُلُونَ فِي بُطُونِهِمْ نَارًا ۖ وَسَيَصْلَوْنَ سَعِيرًا
Sesungguhnya orang-orang yang memakan harta anak yatim secara zalim, sebenarnya mereka itu menelan api sepenuh perutnya dan mereka akan masuk ke dalam api yang menyala-nyala (neraka).
11يُوصِيكُمُ اللَّهُ فِي أَوْلَادِكُمْ ۖ لِلذَّكَرِ مِثْلُ حَظِّ الْأُنثَيَيْنِ ۚ فَإِن كُنَّ نِسَاءً فَوْقَ اثْنَتَيْنِ فَلَهُنَّ ثُلُثَا مَا تَرَكَ ۖ وَإِن كَانَتْ وَاحِدَةً فَلَهَا النِّصْفُ ۚ وَلِأَبَوَيْهِ لِكُلِّ وَاحِدٍ مِّنْهُمَا السُّدُسُ مِمَّا تَرَكَ إِن كَانَ لَهُ وَلَدٌ ۚ فَإِن لَّمْ يَكُن لَّهُ وَلَدٌ وَوَرِثَهُ أَبَوَاهُ فَلِأُمِّهِ الثُّلُثُ ۚ فَإِن كَانَ لَهُ إِخْوَةٌ فَلِأُمِّهِ السُّدُسُ ۚ مِن بَعْدِ وَصِيَّةٍ يُوصِي بِهَا أَوْ دَيْنٍ ۗ آبَاؤُكُمْ وَأَبْنَاؤُكُمْ لَا تَدْرُونَ أَيُّهُمْ أَقْرَبُ لَكُمْ نَفْعًا ۚ فَرِيضَةً مِّنَ اللَّهِ ۗ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلِيمًا حَكِيمًا
Allah mensyari'atkan bagimu tentang (pembagian pusaka untuk) anak-anakmu. Yaitu: bahagian seorang anak lelaki sama dengan bagahian dua orang anak perempuan; dan jika anak itu semuanya perempuan lebih dari dua, maka bagi mereka dua pertiga dari harta yang ditinggalkan; jika anak perempuan itu seorang saja, maka ia memperoleh separo harta. Dan untuk dua orang ibu-bapa, bagi masing-masingnya seperenam dari harta yang ditinggalkan, jika yang meninggal itu mempunyai anak; jika orang yang meninggal tidak mempunyai anak dan ia diwarisi oleh ibu-bapanya (saja), maka ibunya mendapat sepertiga; jika yang meninggal itu mempunyai beberapa saudara, maka ibunya mendapat seperenam. (Pembagian-pembagian tersebut di atas) sesudah dipenuhi wasiat yang ia buat atau (dan) sesudah dibayar hutangnya. (Tentang) orang tuamu dan anak-anakmu, kamu tidak mengetahui siapa di antara mereka yang lebih dekat (banyak) manfaatnya bagimu. Ini adalah ketetapan dari Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.
12۞ وَلَكُمْ نِصْفُ مَا تَرَكَ أَزْوَاجُكُمْ إِن لَّمْ يَكُن لَّهُنَّ وَلَدٌ ۚ فَإِن كَانَ لَهُنَّ وَلَدٌ فَلَكُمُ الرُّبُعُ مِمَّا تَرَكْنَ ۚ مِن بَعْدِ وَصِيَّةٍ يُوصِينَ بِهَا أَوْ دَيْنٍ ۚ وَلَهُنَّ الرُّبُعُ مِمَّا تَرَكْتُمْ إِن لَّمْ يَكُن لَّكُمْ وَلَدٌ ۚ فَإِن كَانَ لَكُمْ وَلَدٌ فَلَهُنَّ الثُّمُنُ مِمَّا تَرَكْتُم ۚ مِّن بَعْدِ وَصِيَّةٍ تُوصُونَ بِهَا أَوْ دَيْنٍ ۗ وَإِن كَانَ رَجُلٌ يُورَثُ كَلَالَةً أَوِ امْرَأَةٌ وَلَهُ أَخٌ أَوْ أُخْتٌ فَلِكُلِّ وَاحِدٍ مِّنْهُمَا السُّدُسُ ۚ فَإِن كَانُوا أَكْثَرَ مِن ذَٰلِكَ فَهُمْ شُرَكَاءُ فِي الثُّلُثِ ۚ مِن بَعْدِ وَصِيَّةٍ يُوصَىٰ بِهَا أَوْ دَيْنٍ غَيْرَ مُضَارٍّ ۚ وَصِيَّةً مِّنَ اللَّهِ ۗ وَاللَّهُ عَلِيمٌ حَلِيمٌ
Dan bagimu (suami-suami) seperdua dari harta yang ditinggalkan oleh isteri-isterimu, jika mereka tidak mempunyai anak. Jika isteri-isterimu itu mempunyai anak, maka kamu mendapat seperempat dari harta yang ditinggalkannya sesudah dipenuhi wasiat yang mereka buat atau (dan) seduah dibayar hutangnya. Para isteri memperoleh seperempat harta yang kamu tinggalkan jika kamu tidak mempunyai anak. Jika kamu mempunyai anak, maka para isteri memperoleh seperdelapan dari harta yang kamu tinggalkan sesudah dipenuhi wasiat yang kamu buat atau (dan) sesudah dibayar hutang-hutangmu. Jika seseorang mati, baik laki-laki maupun perempuan yang tidak meninggalkan ayah dan tidak meninggalkan anak, tetapi mempunyai seorang saudara laki-laki (seibu saja) atau seorang saudara perempuan (seibu saja), maka bagi masing-masing dari kedua jenis saudara itu seperenam harta. Tetapi jika saudara-saudara seibu itu lebih dari seorang, maka mereka bersekutu dalam yang sepertiga itu, sesudah dipenuhi wasiat yang dibuat olehnya atau sesudah dibayar hutangnya dengan tidak memberi mudharat (kepada ahli waris). (Allah menetapkan yang demikian itu sebagai) syari'at yang benar-benar dari Allah, dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Penyantun.
An-NisaIndeks Quran
176Ayat
MadaniyahRevelation
10Ayat

Terjemah — An-Nisa 10

Surat An-Nisa Ayat 10 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Sesungguhnya orang-orang yang memakan harta anak yatim secara zalim, sebenarnya…

Surat Ayat 10/176 — An-Nisa النساء (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: An-Nisa Dengarkan, An-Nisa Terjemah, An-Nisa mp3, An-Nisa pdf. Ayat 8–12. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu