Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- يَأْكُلُونَ (ya'kulūn): memakan, yaitu mengambil dan menggunakan harta secara berlebihan.
- أَمْوَالَ الْيَتَامَى (amwālal-yatāmā): harta-harta anak yatim yang ditinggal mati ayahnya dan belum baligh.
- ظُلْمًا (zhulman): secara zalim, yaitu tanpa hak dan melanggar batas syariat.
- نَارًا (nāran): api neraka yang berkobar-kobar.
- وَسَيَصْلَوْنَ (wa sayashlawna): dan mereka akan masuk serta merasakan panasnya.
- سَعِيرًا (sa'īran): api yang sangat menyala-nyala dan membakar.
Tafsir Ayat:
Wahai hamba-hamba Allah yang beriman, dengarkanlah peringatan yang sangat tegas dari Allah Subhanahu wa Ta'ala ini! Sesungguhnya orang-orang yang memakan harta anak yatim secara zalim—baik dengan cara merampas, menipu, menunda-nunda pemberiannya, atau menggunakannya untuk kepentingan pribadi tanpa izin yang benar—maka sebenarnya mereka itu sedang menelan api neraka ke dalam perut mereka. Bukan makanan yang mengenyangkan yang masuk ke perut mereka, melainkan bara api yang kelak akan menyala-nyala di dalam perut mereka pada hari kiamat. Kemudian mereka akan dimasukkan ke dalam neraka Sa'ir yang sangat panas dan membakar seluruh tubuh mereka sebagai balasan yang setimpal atas kezaliman yang mereka lakukan terhadap anak-anak yang tidak berdaya.
Ayat ini turun sebagai peringatan keras bagi para wali atau pengasuh anak yatim yang menyalahgunakan amanah. Allah menggambarkan perbuatan mereka dengan gambaran yang sangat mengerikan: harta yang mereka makan itu sesungguhnya adalah api yang akan membakar mereka di akhirat. Ini menunjukkan betapa besar dosa orang yang menzalimi anak yatim, karena mereka menyentuh harta orang yang lemah dan tidak mampu membela diri.
Pesan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, marilah kita renungkan betapa besarnya kasih sayang Allah kepada anak-anak yatim. Allah sendiri yang membela mereka dan mengancam dengan ancaman yang sangat keras bagi siapa saja yang menzalimi mereka. Ini adalah panggilan bagi kita semua untuk menjadi pribadi yang penuh kasih sayang, menjaga amanah, dan tidak pernah mengambil hak orang lain—apalagi hak anak yatim yang lemah.
Jika kita ingin hidup berkah dan dijauhkan dari api neraka, maka jadilah penolong bagi anak yatim, bukan pemangsanya. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda bahwa orang yang mengurus anak yatim akan bersama beliau di surga seperti dua jari yang berdekatan. Betapa indahnya kedudukan itu! Maka, marilah kita berlomba-lomba dalam kebaikan, menjaga harta anak yatim dengan penuh tanggung jawab, dan menanamkan rasa takut kepada Allah dalam setiap langkah kita. Sesungguhnya Allah Maha Melihat segala perbuatan kita, dan tidak ada satu pun yang luput dari pengawasan-Nya.
📜 Ayat 8-12 — An-Nisa
Terjemah — An-Nisa 10
Surat An-Nisa Ayat 10 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Sesungguhnya orang-orang yang memakan harta anak yatim secara zalim, sebenarnya…Surat Ayat 10/176 — An-Nisa النساء (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: An-Nisa Dengarkan, An-Nisa Terjemah, An-Nisa mp3, An-Nisa pdf. Ayat 8–12. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








