Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata Penting:
- لَا يَحِلُّ لَكَ النِّسَاءُ مِن بَعْدُ — Tidak halal bagimu menikahi wanita-wanita lain setelah (istri-istrimu yang telah ada).
- وَلَا أَن تَبَدَّلَ بِهِنَّ مِنْ أَزْوَاجٍ — Dan tidak (pula) halal bagimu mengganti mereka dengan istri-istri yang lain.
- إِلَّا مَا مَلَكَتْ يَمِينُكَ — Kecuali hamba sahaya (budak wanita) yang engkau miliki.
- رَّقِيبًا — Maha Mengawasi, Maha Menjaga segala sesuatu.
Tafsir Ayat:
Wahai Nabi Muhammad ﷺ, setelah Allah Subhanahu wa Ta'ala menganugerahkan kepadamu istri-istri yang telah disebutkan sebelumnya—yang telah engkau nikahi dan mereka ridha memilih hidup bersamamu—maka tidaklah halal bagimu untuk menikahi wanita-wanita lain di luar mereka. Dan tidak pula halal bagimu untuk menceraikan sebagian dari mereka lalu menggantinya dengan wanita-wanita lain, meskipun kecantikan dan ketampanan wanita pengganti itu sangat memukau hatimu. Ini adalah bentuk penghormatan dan kemuliaan yang agung dari Allah kepada istri-istri Rasulullah ﷺ, sekaligus bukti bahwa mereka memiliki kedudukan yang sangat istimewa di sisi Allah dan Rasul-Nya.
Namun, Allah memberikan keringanan bagi beliau untuk memiliki hamba sahaya (budak wanita) yang menjadi miliknya, karena hal itu tidak termasuk dalam larangan tersebut. Ini menunjukkan bahwa syariat Islam memperhatikan kondisi sosial yang ada pada masa itu, sambil tetap menjaga kehormatan dan kesucian rumah tangga Nabi ﷺ.
Ayat ini juga mengandung pelajaran berharga bagi umat Islam: bahwa seorang suami hendaknya menghargai dan menjaga keutuhan rumah tangganya, tidak mudah tergoda oleh kecantikan atau pesona wanita lain, dan tidak menjadikan keindahan fisik sebagai alasan untuk merusak ikatan pernikahan yang telah dibangun di atas ridha Allah.
Di akhir ayat, Allah mengingatkan bahwa Dia Maha Mengawasi segala sesuatu. Tidak ada satu pun yang tersembunyi dari pengetahuan-Nya, baik yang tampak maupun yang tersembunyi, baik yang kecil maupun yang besar. Ini adalah peringatan sekaligus motivasi bagi setiap hamba untuk senantiasa bertakwa dan menjaga diri dalam segala keadaan.
Pesan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini mengajarkan kita tentang pentingnya kesetiaan dan rasa syukur dalam rumah tangga. Islam sangat menjunjung tinggi keutuhan keluarga dan melarang tindakan yang dapat merusaknya. Ketika Allah telah menganugerahkan pasangan hidup, maka jagalah amanah itu dengan sebaik-baiknya. Jangan biarkan pandangan mata atau godaan duniawi melalaikan kita dari nikmat yang telah Allah berikan. Ingatlah selalu bahwa Allah Maha Melihat dan Maha Mengawasi setiap langkah kita. Barangsiapa yang menjaga amanah dan menahan diri dari hal-hal yang diharamkan, maka Allah akan membukakan pintu-pintu kebaikan dan keberkahan dalam hidupnya. Semoga kita semua termasuk hamba-hamba yang setia dan bersyukur atas segala nikmat Allah, serta dijauhkan dari segala godaan yang dapat merusak keharmonisan rumah tangga kita. Aamiin.
📜 Ayat 50-54 — Al-Ahzab
Terjemah — Al-Ahzab 52
Surat Al-Ahzab Ayat 52 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Tidak halal bagimu mengawini perempuan-perempuan sesudah itu dan tidak boleh…Surat Ayat 52/73 — Al-Ahzab الأحزاب (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Ahzab Dengarkan, Al-Ahzab Terjemah, Al-Ahzab mp3, Al-Ahzab pdf. Ayat 50–54. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








