Al-Hadid · 20/29
Terjemah Transliterasi — Al-Hadid
اعْلَمُوا أَنَّمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا لَعِبٌ وَلَهْوٌ وَزِينَةٌ وَتَفَاخُرٌ بَيْنَكُمْ وَتَكَاثُرٌ فِي الْأَمْوَالِ وَالْأَوْلَادِ ۖ كَمَثَلِ غَيْثٍ أَعْجَبَ الْكُفَّارَ نَبَاتُهُ ثُمَّ يَهِيجُ فَتَرَاهُ مُصْفَرًّا ثُمَّ يَكُونُ حُطَامًا ۖ وَفِي الْآخِرَةِ عَذَابٌ شَدِيدٌ وَمَغْفِرَةٌ مِّنَ اللَّهِ وَرِضْوَانٌ ۚ وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا مَتَاعُ الْغُرُورِ ۝٢٠
I`lamooo annamal hayaa tud dunyaa la`ibunw wa lahwunw wa zeenatunw wa takaasurun bainakum wa takaasurn fil amwaali wal awlaad, kamasali ghaisin a`jabal kuffaara nabaatuhoo summa yaheeju fataraahu musfaaran summa yakoonu hutaamaa; wa fil aakhirati `azaabun shadeedunw wa magh firatum minal laahi wa ridwaan; wa mal haiyaa tuddun yaaa illaa mataa`ul ghuroor
📖 Arti Bahasa Indonesia
Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megah antara kamu serta berbangga-banggaan tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu.
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata-Kata Penting:

  • La’ibun (لَعِبٌ): Permainan yang sia-sia, tidak ada hasil yang bermanfaat.
  • Lahwun (لَهْوٌ): Kesibukan yang melalaikan hati dari perkara yang lebih penting.
  • Zīnah (زِينَةٌ): Perhiasan dan keindahan lahiriah yang memukau pandangan.
  • Tafākhur (تَفَاخُرٌ): Saling membanggakan diri dengan kelebihan duniawi.
  • Takātsur (تَكَاثُرٌ): Berlomba-lomba mengumpulkan banyak harta dan anak.
  • Ghaits (غَيْثٍ): Hujan yang bermanfaat bagi tumbuhan.
  • A’jabal-kuffār (أَعْجَبَ الْكُفَّارَ): Membuat kagum para petani (karena mereka menutup benih di tanah, maka disebut kuffār, dari kata *kafara* yang berarti menutup).
  • Yahīj (يَهِيجُ): Menjadi kering dan layu.
  • Ḥuthām (حُطَامًا): Hancur menjadi serpihan-serpihan kecil yang berserakan.
  • Matā’ul-ghurūr (مَتَاعُ الْغُرُورِ): Kenikmatan yang menipu, sebagaimana fatamorgana yang tampak indah namun hakikatnya kosong.

Tafsir Lengkap:

Wahai manusia, ketahuilah dengan sepenuh keyakinan bahwa hakikat kehidupan dunia ini tidak lebih dari permainan yang melalaikan dan senda gurau yang menghibur sesaat. Ia adalah perhiasan yang memukau mata, tempat kalian saling berbangga diri di hadapan sesama, serta ajang perlombaan mengumpulkan harta dan memperbanyak keturunan. Semua itu tampak indah dan menggoda, namun sesungguhnya ia sangat cepat berlalu dan tidak kekal.

Allah memberikan perumpamaan yang sangat jelas: kehidupan dunia itu bagaikan hujan yang turun ke bumi, lalu tumbuhlah tanaman-tanaman hijau yang membuat para petani takjub akan keindahannya. Namun tidak lama kemudian, tanaman itu menjadi kering dan layu, lalu engkau melihatnya menguning setelah sebelumnya hijau segar, dan akhirnya hancur menjadi serpihan-serpihan kering yang diterbangkan angin. Demikianlah dunia—indah sesaat, lalu sirna dan tidak meninggalkan apa pun kecuali kenangan.

Setelah kehidupan yang fana ini, terdapat dua jalan akhirat yang sangat berbeda: azab yang pedih bagi mereka yang terpedaya oleh dunia dan mengingkari Allah, serta ampunan dan keridaan Allah bagi hamba-hamba-Nya yang beriman dan beramal saleh. Ampunan menghapus dosa-dosa, dan rida Allah adalah kenikmatan terbesar yang tidak dapat dibandingkan dengan segala keindahan dunia.

Maka ketahuilah, kehidupan dunia itu hanyalah kesenangan yang menipu bagi siapa saja yang menjadikannya tujuan utama dan melupakan akhirat. Ia seperti buih di lautan—indah dipandang namun segera pecah dan hilang. Sungguh merugi orang yang menjual surga yang kekal hanya demi kesenangan dunia yang fana.

Saudaraku, jangan biarkan hatimu terikat pada sesuatu yang pasti akan sirna. Jadikanlah dunia sebagai ladang untuk menuai bekal akhirat. Keindahan dunia boleh dinikmati, tetapi jangan sampai melalaikanmu dari tujuan penciptaanmu. Ingatlah bahwa setiap tetes air mata, setiap sujud, dan setiap amal kebaikan yang engkau persembahkan untuk Allah akan menjadi cahaya yang menerangi jalanmu menuju rida-Nya yang kekal. Sungguh, betapa indahnya jika engkau termasuk orang-orang yang memilih ampunan dan rida Allah di atas segala gemerlap dunia yang menipu ini.

🎧 Dengarkan

📜 Ayat 18-22 — Al-Hadid

18إِنَّ الْمُصَّدِّقِينَ وَالْمُصَّدِّقَاتِ وَأَقْرَضُوا اللَّهَ قَرْضًا حَسَنًا يُضَاعَفُ لَهُمْ وَلَهُمْ أَجْرٌ كَرِيمٌ
Sesungguhnya orang-orang yang membenarkan (Allah dan Rasul-Nya) baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, niscaya akan dilipatgandakan (pembayarannya) kepada mereka; dan bagi mereka pahala yang banyak.
19وَالَّذِينَ آمَنُوا بِاللَّهِ وَرُسُلِهِ أُولَٰئِكَ هُمُ الصِّدِّيقُونَ ۖ وَالشُّهَدَاءُ عِندَ رَبِّهِمْ لَهُمْ أَجْرُهُمْ وَنُورُهُمْ ۖ وَالَّذِينَ كَفَرُوا وَكَذَّبُوا بِآيَاتِنَا أُولَٰئِكَ أَصْحَابُ الْجَحِيمِ
Dan orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, mereka itu orang-orang Shiddiqien dan orang-orang yang menjadi saksi di sisi Tuhan mereka. Bagi mereka pahala dan cahaya mereka. Dan orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami, mereka itulah penghuni-penghuni neraka.
20اعْلَمُوا أَنَّمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا لَعِبٌ وَلَهْوٌ وَزِينَةٌ وَتَفَاخُرٌ بَيْنَكُمْ وَتَكَاثُرٌ فِي الْأَمْوَالِ وَالْأَوْلَادِ ۖ كَمَثَلِ غَيْثٍ أَعْجَبَ الْكُفَّارَ نَبَاتُهُ ثُمَّ يَهِيجُ فَتَرَاهُ مُصْفَرًّا ثُمَّ يَكُونُ حُطَامًا ۖ وَفِي الْآخِرَةِ عَذَابٌ شَدِيدٌ وَمَغْفِرَةٌ مِّنَ اللَّهِ وَرِضْوَانٌ ۚ وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا مَتَاعُ الْغُرُورِ
Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megah antara kamu serta berbangga-banggaan tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu.
21سَابِقُوا إِلَىٰ مَغْفِرَةٍ مِّن رَّبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا كَعَرْضِ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ أُعِدَّتْ لِلَّذِينَ آمَنُوا بِاللَّهِ وَرُسُلِهِ ۚ ذَٰلِكَ فَضْلُ اللَّهِ يُؤْتِيهِ مَن يَشَاءُ ۚ وَاللَّهُ ذُو الْفَضْلِ الْعَظِيمِ
Berlomba-lombalah kamu kepada (mendapatkan) ampunan dari Tuhanmu dan surga yang luasnya seluas langit dan bumi, yang disediakan bagi orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-rasul-Nya. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah mempunyai karunia yang besar.
22مَا أَصَابَ مِن مُّصِيبَةٍ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي أَنفُسِكُمْ إِلَّا فِي كِتَابٍ مِّن قَبْلِ أَن نَّبْرَأَهَا ۚ إِنَّ ذَٰلِكَ عَلَى اللَّهِ يَسِيرٌ
Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauhul Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah.
Al-HadidIndeks Quran
29Ayat
MadaniyahRevelation
20Ayat

Terjemah — Al-Hadid 20

Surat Al-Hadid Ayat 20 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah permainan dan suatu…

Surat Ayat 20/29 — Al-Hadid الحديد (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Hadid Dengarkan, Al-Hadid Terjemah, Al-Hadid mp3, Al-Hadid pdf. Ayat 18–22. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu