Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata Penting:
- Ya'shi (يَعْصِ): Melanggar perintah dan larangan.
- Yata'adda (يَتَعَدَّ): Melampaui batas, melanggar ketentuan.
- Hududuhu (حُدُودَهُ): Batas-batas syariat yang telah ditetapkan Allah, baik berupa perintah maupun larangan.
- Khālidan fīhā (خَالِدًا فِيهَا): Kekal di dalamnya, tidak keluar selama-lamanya.
- Adzābun muhīn (عَذَابٌ مُهِينٌ): Siksa yang menghinakan dan merendahkan martabat pelakunya.
Tafsir Ayat:
Ayat yang mulia ini merupakan peringatan keras dari Allah Subhanahu wa Ta'ala kepada siapa saja yang memilih jalan kemaksiatan dan pembangkangan. Setelah pada ayat sebelumnya Allah menjanjikan surga dan keberuntungan bagi hamba-hamba-Nya yang taat, maka pada ayat ini Allah menegaskan konsekuensi bagi mereka yang berpaling dari jalan petunjuk.
Siapa pun yang mendurhakai Allah dan Rasul-Nya dengan mengingkari hukum-hukum-Nya, meragukan kebenaran wahyu, atau meninggalkan amalan yang telah diwajibkan, serta melampaui batas-batas syariat yang telah digariskan—baik dengan mengubah, mengganti, atau menyepelekan ketentuan Allah—maka Allah akan memasukkannya ke dalam api neraka. Ia akan kekal di dalamnya selama-lamanya, tidak ada jalan keluar baginya. Dan baginya azab yang menghinakan, yang merendahkan derajatnya di hadapan seluruh makhluk, sebagai balasan yang setimpal atas kesombongan dan keengganannya tunduk kepada kebenaran.
Saudaraku kaum muslimin, perhatikanlah betapa tegasnya Allah dalam menetapkan batas antara keimanan dan kekufuran, antara ketaatan dan kemaksiatan. Ini semua adalah wujud kasih sayang Allah kepada hamba-Nya, agar mereka tidak tersesat ke dalam kebinasaan. Allah tidak menciptakan neraka kecuali sebagai pengingat dan rahmat tersembunyi bagi orang-orang yang berakal, supaya mereka bersegera menuju pintu taubat sebelum ajal menjemput.
Maka marilah kita jadikan ayat ini sebagai cambuk penyemangat untuk selalu istiqamah di atas jalan Allah. Janganlah kita tertipu oleh kenikmatan dunia yang sementara, dan janganlah kita meremehkan dosa-dosa kecil karena bisa mengantarkan pada dosa besar. Pintu taubat masih terbuka lebar selama nyawa belum sampai di tenggorokan. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang, dan Dia menunggu hamba-hamba-Nya yang kembali kepada-Nya dengan penuh penyesalan. Sungguh, kebahagiaan sejati bukanlah pada apa yang kita kumpulkan di dunia, melainkan pada sejauh mana kita menjaga hubungan dengan Allah dan menjauhi larangan-Nya.
📜 Ayat 12-16 — An-Nisa
Terjemah — An-Nisa 14
Surat An-Nisa Ayat 14 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan barangsiapa yang mendurhakai Allah dan Rasul-Nya dan melanggar ketentuan-ketentuan-Nya,…Surat Ayat 14/176 — An-Nisa النساء (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: An-Nisa Dengarkan, An-Nisa Terjemah, An-Nisa mp3, An-Nisa pdf. Ayat 12–16. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








