Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- Khushubun musannadah: kayu-kayu yang disandarkan ke dinding, tidak ada manfaatnya sama sekali.
- Yuhsabūna: mereka menyangka.
- Qātalahumullāh: doa kebinasaan, artinya semoga Allah membinasakan mereka.
- Anā yu'fakūn: bagaimana mereka dipalingkan dari kebenaran.
Tafsir Ayat:
Wahai Nabi Muhammad ﷺ, apabila engkau memandang orang-orang munafik itu, engkau akan merasa takjub dengan penampilan fisik mereka yang gagah dan rupawan. Tubuh mereka sehat, pakaian mereka rapi, dan wajah mereka berseri-seri. Apabila mereka berbicara, engkau akan mendengarkan perkataan mereka dengan saksama karena kefasihan lidah dan keindahan retorika mereka. Namun di balik semua itu, hati mereka kosong dari keimanan, akal mereka tidak dipenuhi ilmu yang bermanfaat, dan jiwa mereka tidak memiliki keteguhan. Mereka bagaikan kayu-kayu kering yang disandarkan ke dinding—tidak hidup, tidak bermanfaat, dan tidak memahami hakikat kebenaran yang disampaikan kepada mereka.
Mereka hidup dalam ketakutan yang luar biasa. Setiap kali mendengar suara keras atau teriakan, mereka mengira bahwa keburukan atau bahaya akan menimpa mereka. Hal ini disebabkan oleh hati mereka yang dipenuhi rasa takut, kecemasan, dan perasaan bersalah karena mengetahui kebusukan diri mereka sendiri. Mereka selalu waspada dan curiga, seolah-olah dunia ini akan runtuh menimpa mereka.
Ketahuilah wahai kaum mukminin, mereka itulah musuh yang sesungguhnya—bukan sekadar lawan yang terang-terangan, tetapi musuh yang menyusup di barisan kalian. Mereka menyembunyikan permusuhan, membocorkan rahasia, dan merancang tipu daya. Maka berhati-hatilah terhadap mereka, waspadalah terhadap bahaya mereka, dan janganlah sekali-kali mempercayai mereka. Semoga Allah membinasakan dan melaknat mereka. Sungguh mengherankan, bagaimana mungkin mereka dipalingkan dari kebenaran yang begitu jelas dan terang, padahal bukti-bukti keesaan Allah dan kebenaran risalah Nabi ﷺ telah tampak nyata di hadapan mereka? Namun karena kesombongan dan kebencian, mereka tetap berpaling dari petunjuk.
Renungan dan Pelajaran:
Ayat ini mengajarkan kita sebuah pelajaran berharga: janganlah tertipu oleh penampilan lahiriah seseorang. Betapa banyak orang yang tampak menarik, fasih berbicara, dan meyakinkan di hadapan mata, tetapi hatinya kosong dari keimanan dan jauh dari kebenaran. Sebagai seorang mukmin, kita dituntut untuk senantiasa menilai seseorang berdasarkan ketakwaan dan kejujurannya, bukan sekadar penampilan dan retorikanya.
Ayat ini juga mengingatkan kita tentang bahaya kemunafikan yang dapat merusak persatuan umat. Oleh karena itu, Allah memerintahkan kita untuk berhati-hati dan waspada, sambil tetap berpegang teguh pada Al-Qur'an dan Sunnah sebagai pedoman hidup. Semoga Allah melindungi kita dari sifat munafik dan menjauhkan kita dari orang-orang yang menyimpan kebencian dalam hati. Aamiin.
📜 Ayat 2-6 — Al-Munafiqun
Terjemah — Al-Munafiqun 4
Surat Al-Munafiqun Ayat 4 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan apabila kamu melihat mereka, tubuh-tubuh mereka menjadikan kamu kagum.…Surat Ayat 4/11 — Al-Munafiqun المنافقون (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Munafiqun Dengarkan, Al-Munafiqun Terjemah, Al-Munafiqun mp3, Al-Munafiqun pdf. Ayat 2–6. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








