Al-Munafiqun · 5/11
Terjemah Transliterasi — Al-Munafiqun
وَإِذَا قِيلَ لَهُمْ تَعَالَوْا يَسْتَغْفِرْ لَكُمْ رَسُولُ اللَّهِ لَوَّوْا رُءُوسَهُمْ وَرَأَيْتَهُمْ يَصُدُّونَ وَهُم مُّسْتَكْبِرُونَ ۝٥
Wa izaa qeela lahum ta`aalaw yastaghfir lakum rasoolul laahi lawwaw ru`oo sahum wa ra aytahum yasuddoona wa hum mustakbiroon
📖 Arti Bahasa Indonesia
Dan apabila dikatakan kepada mereka: Marilah (beriman), agar Rasulullah memintakan ampunan bagimu, mereka membuang muka mereka dan kamu lihat mereka berpaling sedang mereka menyombongkan diri.
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata-Kata:

  • لَوَّوْا رُءُوسَهُمْ: memiringkan kepala mereka, suatu isyarat yang menunjukkan ejekan, olok-olok, dan keengganan.
  • يَصُدُّونَ: berpaling dan menjauh dari apa yang diperintahkan kepada mereka.
  • مُسْتَكْبِرُونَ: sombong dan enggan menerima kebenaran serta tunduk kepada perintah.

Tafsir Ayat:

Wahai Nabi yang mulia, apabila dikatakan kepada orang-orang munafik itu—terutama kepada tokoh mereka, Abdullah bin Ubay bin Salul—"Kemarilah kalian, menghadaplah kepada Rasulullah ﷺ dengan membawa penyesalan dan permohonan maaf atas perkataan buruk yang telah kalian lontarkan, agar beliau memohonkan ampunan kepada Allah untuk kalian dan meminta agar dosa-dosa kalian diampuni," maka mereka justru memiringkan kepala dengan sikap sinis dan penuh ejekan. Engkau melihat mereka berpaling dari ajakan yang mulia ini, menolak untuk datang dan memohon ampun, dalam keadaan sombong dan enggan menerima kebenaran. Mereka terlalu angkuh untuk merendahkan diri di hadapan Rasulullah ﷺ dan mengakui kesalahan mereka.

Ayat ini menggambarkan betapa kerasnya hati orang-orang munafik dan betapa jauhnya mereka dari pintu taubat, meskipun pintu ampunan telah dibukakan lebar-lebar untuk mereka. Padahal, seandainya mereka mau datang dengan tulus, niscaya Rasulullah ﷺ yang memiliki hati yang penuh kasih sayang akan mendoakan mereka, dan Allah Yang Maha Pengampun akan menerima taubat mereka. Namun kesombongan telah membutakan mata hati mereka, sehingga mereka memilih untuk berpaling dari rahmat yang sedang menghampiri.


Renungan dan Pelajaran:

Saudaraku, betapa indahnya ajaran Islam yang mengajarkan kita untuk tidak pernah menutup pintu taubat. Rasulullah ﷺ adalah rahmat bagi seluruh alam, dan salah satu bentuk rahmat itu adalah kesediaan beliau untuk memohonkan ampunan bagi umatnya. Namun, lihatlah bagaimana kesombongan dapat menghalangi seseorang dari kebaikan yang agung ini. Orang munafik itu lebih memilih berpaling daripada merendahkan diri untuk meminta maaf.

Maka, marilah kita jadikan ayat ini sebagai pelajaran berharga: jangan pernah biarkan kesombongan menguasai hati kita. Jika ada kesempatan untuk bertaubat dan memperbaiki diri, sambutlah dengan tangan terbuka. Jangan sampai kita termasuk orang-orang yang ketika diajak menuju kebaikan, kita justru memalingkan wajah dengan angkuh. Ingatlah, Allah Maha Pengampun dan pintu taubat selalu terbuka bagi hamba-Nya yang mau kembali dengan tulus. Sungguh, tidak ada kebahagiaan yang lebih besar selain diampuni oleh Allah dan dicintai oleh Rasul-Nya. Maka, jadilah hamba yang rendah hati, karena kerendahan hati adalah kunci menuju ampunan dan kasih sayang Allah.

🎧 Dengarkan

📜 Ayat 3-7 — Al-Munafiqun

3ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمْ آمَنُوا ثُمَّ كَفَرُوا فَطُبِعَ عَلَىٰ قُلُوبِهِمْ فَهُمْ لَا يَفْقَهُونَ
Yang demikian itu adalah karena bahwa sesungguhnya mereka telah beriman, kemudian menjadi kafir (lagi) lalu hati mereka dikunci mati; karena itu mereka tidak dapat mengerti.
4۞ وَإِذَا رَأَيْتَهُمْ تُعْجِبُكَ أَجْسَامُهُمْ ۖ وَإِن يَقُولُوا تَسْمَعْ لِقَوْلِهِمْ ۖ كَأَنَّهُمْ خُشُبٌ مُّسَنَّدَةٌ ۖ يَحْسَبُونَ كُلَّ صَيْحَةٍ عَلَيْهِمْ ۚ هُمُ الْعَدُوُّ فَاحْذَرْهُمْ ۚ قَاتَلَهُمُ اللَّهُ ۖ أَنَّىٰ يُؤْفَكُونَ
Dan apabila kamu melihat mereka, tubuh-tubuh mereka menjadikan kamu kagum. Dan jika mereka berkata kamu mendengarkan perkataan mereka. Mereka adalah seakan-akan kayu yang tersandar. Mereka mengira bahwa tiap-tiap teriakan yang keras ditujukan kepada mereka. Mereka itulah musuh (yang sebenarnya) maka waspadalah terhadap mereka; semoga Allah membinasakan mereka. Bagaimanakah mereka sampai dipalingkan (dari kebenaran)?
5وَإِذَا قِيلَ لَهُمْ تَعَالَوْا يَسْتَغْفِرْ لَكُمْ رَسُولُ اللَّهِ لَوَّوْا رُءُوسَهُمْ وَرَأَيْتَهُمْ يَصُدُّونَ وَهُم مُّسْتَكْبِرُونَ
Dan apabila dikatakan kepada mereka: Marilah (beriman), agar Rasulullah memintakan ampunan bagimu, mereka membuang muka mereka dan kamu lihat mereka berpaling sedang mereka menyombongkan diri.
6سَوَاءٌ عَلَيْهِمْ أَسْتَغْفَرْتَ لَهُمْ أَمْ لَمْ تَسْتَغْفِرْ لَهُمْ لَن يَغْفِرَ اللَّهُ لَهُمْ ۚ إِنَّ اللَّهَ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الْفَاسِقِينَ
Sama saja bagi mereka, kamu mintakan ampunan atau tidak kamu mintakan ampunan bagi mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang fasik.
7هُمُ الَّذِينَ يَقُولُونَ لَا تُنفِقُوا عَلَىٰ مَنْ عِندَ رَسُولِ اللَّهِ حَتَّىٰ يَنفَضُّوا ۗ وَلِلَّهِ خَزَائِنُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَلَٰكِنَّ الْمُنَافِقِينَ لَا يَفْقَهُونَ
Mereka orang-orang yang mengatakan (kepada orang-orang Anshar): "Janganlah kamu memberikan perbelanjaan kepada orang-orang (Muhajirin) yang ada disisi Rasulullah supaya mereka bubar (meninggalkan Rasulullah)". Padahal kepunyaan Allah-lah perbendaharaan langit dan bumi, tetapi orang-orang munafik itu tidak memahami.
Al-MunafiqunIndeks Quran
11Ayat
MadaniyahRevelation
5Ayat

Terjemah — Al-Munafiqun 5

Surat Al-Munafiqun Ayat 5 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan apabila dikatakan kepada mereka: Marilah (beriman), agar Rasulullah memintakan…

Surat Ayat 5/11 — Al-Munafiqun المنافقون (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Munafiqun Dengarkan, Al-Munafiqun Terjemah, Al-Munafiqun mp3, Al-Munafiqun pdf. Ayat 3–7. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu