Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- فَصَلِّ (fa shalli): Maka dirikanlah shalat. Mencakup seluruh shalat, baik shalat fardhu maupun sunnah, dengan ikhlas semata-mata karena Allah.
- لِرَبِّكَ (li rabbika): Hanya untuk Tuhanmu, yaitu Allah Yang Maha Esa, yang telah memberimu nikmat yang banyak.
- وَانْحَرْ (wanhar): Dan sembelihlah hewan kurban (unta, sapi, kambing) dengan menyebut nama Allah semata.
Tafsir Lengkap:
Wahai Nabi Muhammad ﷺ, setelah Allah Subhanahu wa Ta'ala menganugerahkan kepadamu nikmat yang melimpah berupa al-Kautsar (telaga di surga, kebaikan yang banyak, dan keturunan yang banyak), maka sebagai wujud syukur atas segala karunia tersebut, Allah memerintahkanmu untuk:
Pertama, ikhlaskan seluruh shalatmu hanya untuk Tuhanmu. Jadikanlah shalatmu — baik yang fardhu maupun yang sunnah, termasuk shalat Idul Adha — seluruhnya murni karena Allah semata, bukan karena riya atau ingin dipuji manusia, dan bukan pula dipersembahkan kepada selain Allah. Shalat adalah tiang agama dan sarana terbesar untuk mendekatkan diri kepada Allah.
Kedua, sembelihlah hewan kurbanmu hanya karena Allah dan dengan menyebut nama Allah semata. Ini berbeda dengan kebiasaan orang-orang musyrik yang menyembelih hewan untuk berhala-berhala mereka, atau menyebut nama-nama berhala saat menyembelih. Allah memerintahkan agar ibadah kurban ini dilakukan ikhlas karena-Nya, sebagai wujud ketakwaan dan rasa syukur atas nikmat yang telah diberikan.
Ayat ini juga mengajarkan kita bahwa segala bentuk ibadah — baik shalat maupun kurban — haruslah murni ditujukan kepada Allah saja, tidak ada sekutu bagi-Nya. Ini adalah inti dari tauhid dan keikhlasan dalam beribadah.
Pesan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, marilah kita renungkan keagungan perintah ini! Allah yang Maha Pemurah telah memberikan kita segalanya — kesehatan, rezeki, keluarga, dan Islam itu sendiri. Maka sudah sepantasnya kita membalas karunia-Nya dengan memperbanyak shalat dan berkurban dengan penuh keikhlasan.
Shalat adalah cahaya kehidupan yang menghubungkan kita langsung dengan Allah. Kurban adalah wujud kepedulian kita kepada sesama dan bukti ketaatan kita kepada Allah. Keduanya adalah sarana untuk meraih ketakwaan dan kebahagiaan hakiki.
Janganlah kita sia-siakan nikmat Allah dengan kesombongan dan kelalaian. Sebaliknya, jadikanlah setiap tarikan napas kita sebagai ibadah, setiap sujud kita sebagai bukti cinta kepada-Nya, dan setiap tetes darah hewan kurban sebagai wujud syukur kita. Dengan demikian, kita akan merasakan manisnya iman dan kedekatan dengan Allah, serta mendapatkan kebahagiaan di dunia dan akhirat. Wallahu a'lam bish-shawab.
📜 Ayat 1-3 — Al-Kautsar
Terjemah — Al-Kautsar 2
Surat Al-Kautsar Ayat 2 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu; dan berkorbanlah.Surat Ayat 2/3 — Al-Kautsar الكوثر (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Kautsar Dengarkan, Al-Kautsar Terjemah, Al-Kautsar mp3, Al-Kautsar pdf. Ayat 1–3. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








