Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- يَصُدُّونَ: menghalangi dan mencegah.
- الْعَاكِفُ: orang yang menetap/bermukim di Mekkah.
- الْبَادِ: orang yang datang dari luar kota (pendatang).
- بِإِلْحَادٍ: menyimpang dari kebenaran.
- بِظُلْمٍ: dengan kezaliman, yaitu melakukan kemaksiatan.
Tafsir Ayat:
Sesungguhnya orang-orang yang kufur kepada Allah dan mendustakan apa yang dibawa oleh Nabi Muhammad ﷺ, serta menghalang-halangi manusia dari jalan Allah—yakni dari agama Islam—dan menghalangi Rasulullah beserta kaum mukminin untuk masuk ke Masjidil Haram sebagaimana yang terjadi pada peristiwa Hudaibiyah, mereka akan merasakan azab yang sangat pedih.
Masjidil Haram adalah masjid yang Allah jadikan sebagai kiblat shalat dan tempat ibadah bagi seluruh manusia, juga sebagai tempat menunaikan ibadah haji dan umrah. Di dalamnya, kedudukan orang yang bermukim di Mekkah dan orang yang datang dari luar adalah sama dalam hal kemuliaan dan hak beribadah. Tidak ada perbedaan antara penduduk tetap dan pendatang dalam hal kebolehan beribadah di dalamnya.
Dan barangsiapa yang berniat melakukan penyimpangan dari kebenaran di dalam Masjidil Haram dengan berbuat zalim—baik berupa kesyirikan maupun kemaksiatan lainnya—maka Allah akan merasakan kepadanya azab yang sangat menyakitkan. Ini menunjukkan betapa agungnya kemuliaan tanah haram di sisi Allah, dan betapa beratnya hukuman bagi siapa saja yang berani melanggar kesuciannya.
Hikmah dan Pelajaran:
Ayat ini mengajarkan kita tentang betapa tingginya kedudukan Masjidil Haram di sisi Allah. Ia adalah rumah Allah yang pertama kali dibangun untuk manusia, menjadi kiblat umat Islam, dan tempat berkumpulnya jutaan hamba Allah dari seluruh penjuru dunia. Oleh karena itu, Allah menjadikannya sebagai tempat yang aman dan mulia, serta memberikan peringatan keras bagi siapa saja yang berani berbuat zalim di dalamnya.
Sebagai seorang muslim, kita patut bersyukur dan bergembira karena Allah telah memberikan kita kesempatan untuk mengenal dan mencintai rumah-Nya. Marilah kita senantiasa menjaga kesucian hati dan amal perbuatan kita, terutama ketika berada di tanah suci, agar kita termasuk orang-orang yang dimuliakan Allah dan dijauhkan dari azab-Nya. Semoga Allah memudahkan kita untuk dapat mengunjungi Masjidil Haram dan beribadah di dalamnya dengan penuh keikhlasan dan ketakwaan. Aamiin.
📜 Ayat 23-27 — Al-Hajj
Terjemah — Al-Hajj 25
Surat Ayat 25/78 — Al-Hajj الحج (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Hajj Dengarkan, Al-Hajj Terjemah, Al-Hajj mp3, Al-Hajj pdf. Ayat 23–27. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








