Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- سُيِّرَتْ : dipindahkan atau digeser dari tempatnya.
- قُطِّعَتْ : dibelah-belah, dipecah, atau dijadikan terbelah.
- كُلِّمَ : diajak bicara (dengan menghidupkannya).
- يَيْأَسْ : di sini bermakna *mengetahui* (bukan berputus asa), sebagaimana makna dalam dialek Arab.
- قَارِعَةٌ : musibah atau bencana dahsyat yang menimpa dan menghantam dengan keras.
Tafsir Ayat:
Allah Ta'ala membantah keinginan orang-orang kafir yang meminta mukjizat indrawi yang tampak kepada Rasulullah ﷺ, seperti memindahkan gunung, membelah bumi menjadi sungai-sungai, atau menghidupkan orang mati agar berbicara kepada mereka. Allah menjelaskan bahwa seandainya ada sebuah kitab yang karena pengaruhnya gunung-gunung dapat digeser dari tempatnya, atau bumi terbelah menjadi mata air dan sungai, atau orang-orang mati dapat dihidupkan dan diajak bicara, maka kitab itu adalah Al-Qur'an yang agung ini. Al-Qur'an adalah kitab yang paling utama dan paling sempurna dalam memberi peringatan dan pengajaran. Namun, orang-orang kafir itu tetap tidak akan beriman, karena keimanan bukanlah semata-mata karena melihat mukjizat, melainkan karena kehendak dan hidayah Allah.
Kemudian Allah menegaskan bahwa seluruh urusan, baik mukjizat maupun lainnya, hanyalah milik Allah semata. Dia berbuat sesuai kehendak-Nya. Tidakkah orang-orang mukmin mengetahui bahwa jika Allah menghendaki seluruh manusia beriman, niscaya Dia akan memberikannya hidayah kepada mereka semua tanpa kecuali? Akan tetapi, Allah memiliki hikmah yang agung dalam menetapkan siapa yang beriman dan siapa yang kafir, sesuai dengan ilmu dan keadilan-Nya.
Selanjutnya, Allah menghibur Nabi-Nya dan orang-orang mukmin bahwa orang-orang kafir itu senantiasa akan ditimpa musibah dan bencana akibat perbuatan dosa dan kekufuran mereka. Musibah itu bisa menimpa mereka secara langsung, seperti terbunuh atau tertawan dalam peperangan, atau turun di dekat tempat tinggal mereka sehingga mereka merasa takut dan cemas. Keadaan ini terus berlangsung hingga datangnya janji Allah, yaitu kemenangan Islam dan pembebasan kota Mekah. Sungguh, Allah tidak akan pernah mengingkari janji-Nya. Setiap yang telah Dia tetapkan pasti akan terjadi tepat pada waktunya.
Sentuhan Dakwah:
Wahai saudaraku yang dirahmati Allah, renungkanlah kebesaran Al-Qur'an ini! Kitab yang agung ini mampu mengubah hati yang keras menjadi lembut, mengeluarkan manusia dari kegelapan menuju cahaya, dan menghidupkan hati yang mati dengan petunjuk. Jika gunung-gunung bisa dipindahkan dengan kekuatan iman, maka hati manusia yang keras pun bisa dilembutkan dengan ayat-ayat-Nya. Maka janganlah kita mencari mukjizat yang tampak, karena mukjizat terbesar telah diberikan kepada kita, yaitu Al-Qur'an yang penuh hikmah. Bacalah, renungkanlah, dan amalkanlah, niscaya engkau akan merasakan manisnya iman dan ketenangan jiwa. Ketahuilah bahwa hidayah itu di tangan Allah, maka perbanyaklah doa agar Allah membukakan hatimu untuk senantiasa taat kepada-Nya. Dan janganlah sekali-kali meragukan janji Allah, karena janji-Nya pasti ditepati, baik di dunia maupun di akhirat.
📜 Ayat 29-33 — Ar-Ra'd
Terjemah — Ar-Ra'd 31
Surat Ar-Ra'd Ayat 31 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan sekiranya ada suatu bacaan (kitab suci) yang dengan bacaan…Surat Ayat 31/43 — Ar-Ra'd الرعد (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Ar-Ra'd Dengarkan, Ar-Ra'd Terjemah, Ar-Ra'd mp3, Ar-Ra'd pdf. Ayat 29–33. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








