Terjemahan — Tafsir
Makna Perkataan:
- بَعَثَ - mengutus/mengangkat
- طَالُوتَ - nama seorang lelaki dari kalangan Bani Israil, bukan dari kalangan bangsawan atau keluarga raja
- أَنَّى - bagaimana mungkin
- أَحَقُّ - lebih berhak
- سَعَةً مِنَ الْمَالِ - kekayaan yang luas
- اصْطَفَاهُ - memilihnya (dengan pilihan khusus)
- بَسْطَةً - keluasan/kelebihan
- وَالِاسِعُ - Maha Luas (kurnia dan rahmat-Nya)
Tafsir Ayat:
Nabi mereka berkata kepada kaumnya: "Sesungguhnya Allah telah mengangkat Talut sebagai raja bagi kamu sekalian." Ini adalah jawaban atas permintaan mereka sebelumnya yang meminta agar diangkat seorang raja untuk memimpin mereka berperang di jalan Allah.
Namun, para pembesar Bani Israil menolak dan berkata dengan penuh keheranan: "Bagaimana mungkin Talut menjadi raja ke atas kami, sedangkan kami lebih berhak daripada dia? Dia bukan dari kalangan bangsawan, tidak berasal dari keluarga raja, dan tidak pula diberikan kekayaan yang banyak untuk menunjang pemerintahannya."
Maka Nabi mereka menjawab dengan tegas: "Sesungguhnya Allah telah memilihnya untuk menjadi pemimpin kamu sekalian. Allah Maha Mengetahui siapa yang layak dan siapa yang tidak. Allah telah memberikannya kelebihan dalam ilmu pengetahuan dan kekuatan fizikal. Ilmunya luas dalam urusan peperangan dan pemerintahan, dan tubuhnya gagah perkasa untuk memimpin tentera."
Ayat ini ditutup dengan satu pengajaran yang sangat penting: "Dan Allah memberikan kerajaan-Nya kepada sesiapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah Maha Luas (kurnia-Nya) lagi Maha Mengetahui."
Pengajaran dan Seruan:
Wahai saudara-saudara sekalian, lihatlah bagaimana Allah mengajar kita bahawa ukuran kepimpinan bukanlah pada keturunan, harta, atau kedudukan dunia semata-mata. Yang paling utama ialah ilmu dan kekuatan — ilmu yang membimbing dan kekuatan yang menjaga amanah.
Janganlah kita tertipu dengan kemegahan duniawi. Ramai pemimpin yang kaya-raya tetapi kosong ilmunya, dan ramai pula yang sederhana tetapi dianugerahi hikmah dan kehebatan. Allah yang Maha Bijaksana memilih hamba-Nya yang terbaik untuk memikul tanggungjawab, bukan berdasarkan sangkaan manusia yang cetek.
Ayat ini juga mengajar kita agar redha dengan ketentuan Allah dan tidak mempertikaikan pilihan-Nya. Apabila Allah telah memilih seseorang untuk memimpin, maka taatlah selagi mana pimpinan itu membawa kepada kebaikan dan keadilan. Kerana sesungguhnya Allah lebih mengetahui apa yang terbaik untuk hamba-hamba-Nya.
Marilah kita perbaiki diri kita dengan menuntut ilmu dan menguatkan fizikal serta mental kita, agar suatu hari nanti kita layak menjadi pemimpin yang diredhai Allah — pemimpin yang membawa umat kepada kejayaan di dunia dan kebahagiaan di akhirat.
📜 Ayat 245-249 — Surah Al-Baqarah
Terjemahan — Al-Baqarah 247
Surah Al-Baqarah Ayat 247 - Baca, Dengar, Terjemahan, Melayu : Dan Nabi mereka pula berkata kepada mereka: "Bahawasanya Allah telah…Surah Ayat 247/286 — Surah Al-Baqarah البقرة (Madaniyah). Baca Dengar Terjemahan (Melayu). Dengar: Surah Al-Baqarah Dengar, Surah Al-Baqarah Terjemahan, Surah Al-Baqarah mp3, Surah Al-Baqarah pdf. Ayat 245–249. Dalam Bahasa Melayu: Bahasa Indonesia.
Al-Quran
Monday, September 7, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baik anda








