Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- Fī'atain: Dua kelompok atau dua pasukan.
- Iltaqatā: Bertemu, yakni bertemu di medan perang.
- Yarawnahum mitslayhim: Mereka (kaum mukminin) melihat mereka (kaum kafir) berjumlah dua kali lipat dari jumlah mereka.
- Ra'ya al-'ain: Penglihatan mata secara langsung dan nyata, bukan perkiraan.
- Yu'ayyid: Menguatkan dan menolong.
- 'Ibrah: Pelajaran dan pengajaran yang berharga.
- Ulil abshār: Orang-orang yang memiliki pandangan hati yang tajam dan akal yang sehat.
Tafsir Ayat:
Wahai orang-orang yang sombong dan membangkang dari kalangan Ahli Kitab, sungguh telah datang kepada kalian sebuah bukti dan pelajaran yang sangat besar pada dua kelompok yang bertemu di medan perang Badar. Satu kelompok berjuang di jalan Allah, menegakkan kalimat tauhid dan meninggikan agama-Nya, yaitu Rasulullah ﷺ beserta para sahabatnya yang mulia. Mereka keluar bukan karena keinginan dunia, tetapi demi keimanan dan ketaatan kepada Allah. Sementara kelompok lainnya adalah orang-orang kafir dari Quraisy yang keluar dengan penuh kesombongan, riya, dan fanatisme kesukuan, berperang untuk membela kebatilan.
Yang menakjubkan dalam peristiwa ini, kaum mukminin melihat pasukan musuh berjumlah dua kali lipat dari jumlah mereka dengan penglihatan mata yang nyata. Jumlah mereka yang sedikit tidak gentar menghadapi musuh yang lebih banyak, karena keyakinan mereka kepada Allah begitu kokoh. Allah kemudian menolong hamba-hamba-Nya yang beriman, menguatkan mereka dengan pertolongan-Nya, dan menjadikan kemenangan bagi siapa saja yang Dia kehendaki di antara hamba-hamba-Nya yang saleh.
Sungguh, di dalam peristiwa besar ini terdapat pelajaran yang sangat dalam bagi orang-orang yang memiliki mata hati yang terbuka dan akal yang jernih. Mereka akan mengambil ibrah bahwa kemenangan itu bukan terletak pada banyaknya jumlah dan lengkapnya perlengkapan, tetapi terletak pada keimanan, ketakwaan, dan pertolongan Allah. Betapa banyak pasukan yang sedikit mengalahkan pasukan yang banyak dengan izin Allah.
Renungan dan Hikmah:
Saudaraku kaum muslimin, perhatikanlah bagaimana Allah memperlihatkan kekuasaan-Nya di medan Badar. Pasukan muslimin yang hanya berjumlah sekitar 313 orang dengan perlengkapan yang sangat sederhana, mampu mengalahkan pasukan Quraisy yang berjumlah sekitar 1.000 orang dengan persenjataan yang lengkap. Inilah bukti nyata bahwa pertolongan Allah itu datang kepada siapa yang Dia kehendaki, dan Allah tidak pernah mengabaikan hamba-hamba-Nya yang berjuang di jalan-Nya dengan ikhlas.
Kisah ini mengajarkan kita bahwa kekuatan yang hakiki bukanlah kekuatan fisik, senjata, atau jumlah yang banyak. Kekuatan yang hakiki adalah keimanan yang teguh, keyakinan yang mantap, dan kesungguhan dalam berjuang. Ketika seorang hamba telah berserah diri kepada Allah dan berjuang di jalan-Nya, maka Allah akan menolongnya dengan cara yang tidak pernah terduga.
Marilah kita jadikan peristiwa Badar ini sebagai sumber motivasi dalam kehidupan kita. Ketika kita menghadapi berbagai ujian dan tantangan, baik dalam urusan agama maupun dunia, ingatlah bahwa Allah bersama orang-orang yang beriman. Jangan pernah merasa lemah dan putus asa, karena pertolongan Allah itu dekat. Perbanyaklah doa, perkuat keyakinan, dan istiqamahlah dalam ketaatan. Sesungguhnya Allah tidak akan menyia-nyiakan amal orang-orang yang berbuat kebaikan.
Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang memiliki bashirah (pandangan hati yang jernih), sehingga kita mampu mengambil pelajaran dari setiap kejadian dan senantiasa berjuang di jalan-Nya dengan penuh keikhlasan. Aamiin.
📜 Ayat 11-15 — Ali Imran
Terjemah — Ali Imran 13
Surat Ali Imran Ayat 13 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Sesungguhnya telah ada tanda bagi kamu pada dua golongan yang…Surat Ayat 13/200 — Ali Imran آل عمران (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Ali Imran Dengarkan, Ali Imran Terjemah, Ali Imran mp3, Ali Imran pdf. Ayat 11–15. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








