Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata Penting:
- Khālidīna fīhā: Kekal di dalamnya untuk selama-lamanya, tidak pernah keluar dan tidak pernah mati.
- Hiyya ḥasbuhum: Neraka Jahanam itu sudah cukup bagi mereka sebagai balasan atas kekufuran mereka; tidak ada yang lebih berat dan lebih pedih daripada itu.
- La'anahumullāh: Allah mengusir mereka dari rahmat-Nya dan menjauhkan mereka dari segala kebaikan.
- ʿAdzābun muqīm: Azab yang tetap, terus-menerus, dan tidak pernah berhenti atau terputus sesaat pun.
Tafsir Ayat:
Allah Subhanahu wa Ta'ala dengan segala keagungan dan keadilan-Nya telah menetapkan janji yang pasti bagi orang-orang munafik—baik laki-laki maupun perempuan—serta orang-orang kafir yang tidak bertaubat dari kekufuran mereka. Janji tersebut adalah neraka Jahanam yang menyala-nyala, tempat mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Neraka itu sudah cukup menjadi balasan yang setimpal bagi mereka; tiada azab yang lebih menghinakan dan lebih menyakitkan daripada apa yang telah disediakan untuk mereka. Lebih dari itu, Allah melaknat mereka, yakni mengusir mereka dari rahmat dan kasih sayang-Nya, sehingga mereka tidak akan pernah memperoleh kebaikan ataupun ampunan. Dan bagi mereka tersedia azab yang kekal dan tidak pernah berhenti, tiada jeda dan tiada akhir.
Ayat ini merupakan peringatan yang sangat tegas dari Allah kepada setiap hamba yang menampakkan keimanan tetapi menyembunyikan kekufuran, serta kepada siapa pun yang mengingkari kebenaran. Ini adalah kabar yang pasti terjadi, karena janji Allah tidak pernah meleset. Maka betapa ruginya orang yang memilih kemunafikan dan kekufuran, yang mengantarkannya pada kebinasaan abadi.
Sentuhan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, marilah kita renungkan sejenak: betapa besarnya kasih sayang Allah kepada hamba-Nya yang beriman. Allah tidak membiarkan kita berjalan dalam kegelapan tanpa petunjuk. Justru dengan peringatan-peringatan seperti ini, Allah ingin menyelamatkan kita dari api neraka yang kekal. Jika kita merasa diri kita pernah berbuat dosa atau bahkan memiliki sifat-sifat kemunafikan—seperti dusta, khianat, malas beribadah, atau mencela orang beriman—maka inilah saatnya untuk kembali. Pintu taubat masih terbuka lebar selama nyawa masih di badan. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang, dan Dia lebih senang melihat hamba-Nya kembali kepada-Nya daripada meninggalkannya dalam kesesatan. Jangan biarkan hari ini berlalu tanpa perbaikan diri. Jadilah hamba yang jujur imannya, ikhlas amalnya, dan teguh di atas jalan-Nya, agar kita termasuk golongan yang dijanjikan surga-Nya yang penuh kenikmatan, bukan golongan yang diancam dengan azab yang kekal. Semoga Allah memudahkan kita semua untuk istiqamah di jalan yang diridhai-Nya.
📜 Ayat 66-70 — At-Taubah
Terjemah — At-Taubah 68
Surat At-Taubah Ayat 68 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Allah mengancam orang-orang munafik laki-laki dan perempuan dan orang-orang kafir…Surat Ayat 68/129 — At-Taubah التوبة (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: At-Taubah Dengarkan, At-Taubah Terjemah, At-Taubah mp3, At-Taubah pdf. Ayat 66–70. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu







