Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- يَأْمُرُونَ بِالْمُنكَرِ: Mereka menyuruh kepada kemungkaran, yaitu kekufuran dan kemaksiatan.
- وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمَعْرُوفِ: Mereka melarang dari kebaikan, yaitu keimanan dan ketaatan.
- وَيَقْبِضُونَ أَيْدِيَهُمْ: Mereka menahan tangan-tangan mereka, artinya enggan menafkahkan harta di jalan Allah.
- نَسُوا اللَّهَ: Mereka meninggalkan perintah Allah dan tidak mengingat-Nya.
- فَنَسِيَهُمْ: Maka Allah meninggalkan mereka dari rahmat dan taufik-Nya.
- الْفَاسِقُونَ: Orang-orang yang keluar dari ketaatan kepada Allah menuju kemaksiatan dan kesesatan.
Tafsir Ayat:
Wahai saudaraku seiman, perhatikanlah dengan saksama bagaimana Allah Subhanahu wa Ta'ala mengungkapkan hakikat kaum munafik dalam ayat yang agung ini. Allah menjelaskan bahwa kaum munafik laki-laki maupun perempuan semuanya sama, mereka bagaikan satu tubuh yang saling terikat dalam kebatilan dan kemunafikan. Mereka tidak ubahnya seperti satu kesatuan yang kokoh dalam menyebarkan kerusakan.
Ciri khas mereka sangat jelas dan mudah dikenali: mereka justru menyuruh manusia kepada kemungkaran, kekufuran, dan segala perbuatan dosa, namun melarang manusia dari kebaikan, keimanan, dan ketaatan. Betapa terbaliknya fitrah mereka! Di samping itu, mereka menahan tangan-tangan mereka dari membelanjakan harta di jalan Allah. Mereka bakhil dan kikir, tidak mau berinfak untuk kepentingan agama dan kemaslahatan umat.
Karena mereka meninggalkan Allah dan tidak mengingat-Nya dalam segala keadaan, maka Allah pun meninggalkan mereka dari rahmat dan taufik-Nya. Mereka tidak akan pernah mendapatkan petunjuk dan pertolongan dari Allah selama-lamanya. Sesungguhnya orang-orang munafik itulah orang-orang yang benar-benar keluar dari jalan kebenaran menuju jalan kesesatan, mereka adalah orang-orang yang fasik dengan kefasikan yang sempurna.
Renungan dan Pesan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini memberikan pelajaran yang sangat berharga bagi kita semua. Betapa hinanya sifat kemunafikan yang digambarkan oleh Allah dalam ayat ini. Mereka yang munafik selalu terbalik dalam berpikir dan bertindak: yang baik mereka larang, yang buruk mereka perintahkan, dan mereka kikir dalam kebaikan.
Marilah kita jauhi sifat-sifat tercela ini dengan sepenuh hati. Jadilah hamba-hamba Allah yang ikhlas, yang selalu mengajak kepada kebaikan dan mencegah kemungkaran, yang dermawan dalam membelanjakan harta di jalan Allah, dan yang senantiasa mengingat Allah dalam setiap keadaan. Ingatlah, ketika kita mengingat Allah, maka Allah akan mengingat kita dengan rahmat dan ampunan-Nya. Sebaliknya, ketika kita melupakan Allah, maka Allah akan melupakan kita dari segala kebaikan.
Semoga Allah Subhanahu wa Ta'ala menjauhkan kita dari sifat kemunafikan dan menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang beriman dan bertakwa. Aamiin.
📜 Ayat 65-69 — At-Taubah
Terjemah — At-Taubah 67
Surat Ayat 67/129 — At-Taubah التوبة (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: At-Taubah Dengarkan, At-Taubah Terjemah, At-Taubah mp3, At-Taubah pdf. Ayat 65–69. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu







