An-Nur · 32/64
Terjemah Transliterasi — An-Nur
وَأَنكِحُوا الْأَيَامَىٰ مِنكُمْ وَالصَّالِحِينَ مِنْ عِبَادِكُمْ وَإِمَائِكُمْ ۚ إِن يَكُونُوا فُقَرَاءَ يُغْنِهِمُ اللَّهُ مِن فَضْلِهِ ۗ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ ۝٣٢
Wa ankihul ayaamaa minkum was saaliheena min `ibaadikum wa imaa`kum; iny-yakoonoo fuqaraaa`a yughni himul laahu min fadlih; wal laahu Waasi`un `Aleem
📖 Arti Bahasa Indonesia
Dan kawinkanlah orang-orang yang sedirian diantara kamu, dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan kurnia-Nya. Dan Allah Maha luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.

🎧 Dengarkan
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata-Kata Penting:

  • Al-Ayama (الأيامى): bentuk jamak dari *ayyim*, yaitu orang yang tidak memiliki pasangan, baik laki-laki maupun perempuan, baik yang belum menikah maupun yang pernah menikah (janda/duda).
  • Ash-Shalihin (الصالحين): orang-orang yang baik agamanya, akhlaknya, dan layak untuk dinikahkan.
  • Ima'ikum (إمائكم): budak-budak perempuan yang beriman.

Tafsir Ayat:

Wahai kaum mukminin, Allah Subhanahu wa Ta'ala memerintahkan kalian untuk menikahkan orang-orang yang belum memiliki pasangan di antara kalian, baik laki-laki maupun perempuan yang masih lajang, baik yang masih perawan maupun yang sudah pernah menikah (janda atau duda). Perintah ini ditujukan kepada para wali, keluarga, atau siapa pun yang memiliki kemampuan untuk memfasilitasi pernikahan.

Allah juga memerintahkan untuk menikahkan hamba sahaya yang saleh, baik laki-laki maupun perempuan, dari kalangan budak yang beriman dan berakhlak baik. Ini menunjukkan bahwa Islam sangat memperhatikan kesucian diri seluruh lapisan masyarakat, tanpa memandang status sosial.

Kemudian Allah memberikan jaminan yang sangat indah: "Jika mereka miskin, Allah akan mencukupkan mereka dengan karunia-Nya." Ayat ini menghilangkan kekhawatiran sebagian orang yang enggan menikah karena takut miskin atau tidak mampu menafkahi keluarga. Allah menegaskan bahwa kemiskinan bukanlah penghalang untuk menikah. Justru dengan pernikahan yang dilandasi keimanan dan keinginan menjaga kesucian diri, Allah akan membukakan pintu rezeki yang tidak disangka-sangka.

Allah menutup ayat ini dengan dua sifat-Nya yang agung: "Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui." Artinya, rezeki Allah itu sangat luas, tidak terbatas, dan tidak akan habis. Dia Maha Mengetahui keadaan hamba-hamba-Nya, siapa yang benar-benar membutuhkan, dan Dia akan memberikan rezeki sesuai dengan kebijaksanaan-Nya.


Renungan dan Pesan Dakwah:

Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini adalah kabar gembira bagi setiap muslim yang ingin menjaga kesucian dirinya. Islam sangat menganjurkan pernikahan sebagai jalan untuk melindungi diri dari perbuatan dosa dan sebagai sarana untuk membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah.

Jangan biarkan rasa takut akan kemiskinan menghalangi langkah mulia ini. Ingatlah, Allah yang menciptakan manusia pasti akan memberikan rezeki-Nya. Betapa banyak orang yang menikah dalam keadaan sederhana, namun kemudian Allah membukakan pintu rezeki yang melimpah melalui pernikahan tersebut. Sebaliknya, betapa banyak orang yang menunda pernikahan karena alasan ekonomi, justru terjerumus dalam perbuatan yang dilarang Allah.

Marilah kita saling membantu dalam kebaikan ini. Jika kita memiliki saudara, teman, atau kerabat yang sudah siap menikah dan berakhlak baik, bantulah mereka untuk menemukan pasangan yang saleh dan salehah. Jangan pelit untuk menjadi perantara kebaikan, karena siapa pun yang memfasilitasi pernikahan, ia akan mendapatkan pahala yang besar di sisi Allah.

Percayalah, janji Allah itu pasti. Dia Maha Luas karunia-Nya dan Maha Mengetahui apa yang terbaik bagi hamba-hamba-Nya. Maka, jangan ragu untuk melangkah menuju pernikahan yang diberkahi, karena di dalamnya terdapat keberkahan, ketenangan hati, dan perlindungan dari api maksiat. Semoga Allah memudahkan setiap langkah kita menuju kebaikan dan memberikan kita keluarga yang diridhai-Nya. Aamiin.



📜 Ayat 30-34 — An-Nur

30قُل لِّلْمُؤْمِنِينَ يَغُضُّوا مِنْ أَبْصَارِهِمْ وَيَحْفَظُوا فُرُوجَهُمْ ۚ ذَٰلِكَ أَزْكَىٰ لَهُمْ ۗ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا يَصْنَعُونَ
Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandanganya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat".
31وَقُل لِّلْمُؤْمِنَاتِ يَغْضُضْنَ مِنْ أَبْصَارِهِنَّ وَيَحْفَظْنَ فُرُوجَهُنَّ وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا مَا ظَهَرَ مِنْهَا ۖ وَلْيَضْرِبْنَ بِخُمُرِهِنَّ عَلَىٰ جُيُوبِهِنَّ ۖ وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا لِبُعُولَتِهِنَّ أَوْ آبَائِهِنَّ أَوْ آبَاءِ بُعُولَتِهِنَّ أَوْ أَبْنَائِهِنَّ أَوْ أَبْنَاءِ بُعُولَتِهِنَّ أَوْ إِخْوَانِهِنَّ أَوْ بَنِي إِخْوَانِهِنَّ أَوْ بَنِي أَخَوَاتِهِنَّ أَوْ نِسَائِهِنَّ أَوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُهُنَّ أَوِ التَّابِعِينَ غَيْرِ أُولِي الْإِرْبَةِ مِنَ الرِّجَالِ أَوِ الطِّفْلِ الَّذِينَ لَمْ يَظْهَرُوا عَلَىٰ عَوْرَاتِ النِّسَاءِ ۖ وَلَا يَضْرِبْنَ بِأَرْجُلِهِنَّ لِيُعْلَمَ مَا يُخْفِينَ مِن زِينَتِهِنَّ ۚ وَتُوبُوا إِلَى اللَّهِ جَمِيعًا أَيُّهَ الْمُؤْمِنُونَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ
Katakanlah kepada wanita yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinyua agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.
32وَأَنكِحُوا الْأَيَامَىٰ مِنكُمْ وَالصَّالِحِينَ مِنْ عِبَادِكُمْ وَإِمَائِكُمْ ۚ إِن يَكُونُوا فُقَرَاءَ يُغْنِهِمُ اللَّهُ مِن فَضْلِهِ ۗ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ
Dan kawinkanlah orang-orang yang sedirian diantara kamu, dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan kurnia-Nya. Dan Allah Maha luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.
33وَلْيَسْتَعْفِفِ الَّذِينَ لَا يَجِدُونَ نِكَاحًا حَتَّىٰ يُغْنِيَهُمُ اللَّهُ مِن فَضْلِهِ ۗ وَالَّذِينَ يَبْتَغُونَ الْكِتَابَ مِمَّا مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ فَكَاتِبُوهُمْ إِنْ عَلِمْتُمْ فِيهِمْ خَيْرًا ۖ وَآتُوهُم مِّن مَّالِ اللَّهِ الَّذِي آتَاكُمْ ۚ وَلَا تُكْرِهُوا فَتَيَاتِكُمْ عَلَى الْبِغَاءِ إِنْ أَرَدْنَ تَحَصُّنًا لِّتَبْتَغُوا عَرَضَ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا ۚ وَمَن يُكْرِههُّنَّ فَإِنَّ اللَّهَ مِن بَعْدِ إِكْرَاهِهِنَّ غَفُورٌ رَّحِيمٌ
Dan orang-orang yang tidak mampu kawin hendaklah menjaga kesucian (diri)nya, sehingga Allah memampukan mereka dengan karunia-Nya. Dan budak-budak yang kamu miliki yang memginginkan perjanjian, hendaklah kamu buat perjanjian dengan mereka, jika kamu mengetahui ada kebaikan pada mereka, dan berikanlah kepada mereka sebahagian dari harta Allah yang dikaruniakan-Nya kepadamu. Dan janganlah kamu paksa budak-budak wanitamu untuk melakukan pelacuran, sedang mereka sendiri mengingini kesucian, karena kamu hendak mencari keuntungan duniawi. Dan barangsiapa yang memaksa mereka, maka sesungguhnya Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang (kepada mereka) sesudah mereka dipaksa itu.
34وَلَقَدْ أَنزَلْنَا إِلَيْكُمْ آيَاتٍ مُّبَيِّنَاتٍ وَمَثَلًا مِّنَ الَّذِينَ خَلَوْا مِن قَبْلِكُمْ وَمَوْعِظَةً لِّلْمُتَّقِينَ
Dan sesungguhnya Kami telah menurunkan kepada kamu ayat-ayat yang memberi penerangan, dan contoh-contoh dari orang-orang yang terdahulu sebelum kamu dan pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa.
An-NurIndeks Quran
64Ayat
MadaniyahRevelation
32Ayat

Terjemah — An-Nur 32

Surat An-Nur Ayat 32 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan kawinkanlah orang-orang yang sedirian diantara kamu, dan orang-orang yang…

Surat Ayat 32/64 — An-Nur النور (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: An-Nur Dengarkan, An-Nur Terjemah, An-Nur mp3, An-Nur pdf. Ayat 30–34. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu