Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata Penting:
- فَلْتَقُمْ طَائِفَةٌ مِّنْهُم مَّعَكَ: Hendaknya sebagian dari mereka berdiri bersama engkau (untuk shalat).
- وَلْيَأْخُذُوا أَسْلِحَتَهُمْ: Dan hendaklah mereka membawa senjata mereka.
- فَإِذَا سَجَدُوا: Apabila mereka (golongan pertama) telah sujud (menyempurnakan satu rakaat).
- وَلْتَأْتِ طَائِفَةٌ أُخْرَىٰ لَمْ يُصَلُّوا: Dan hendaklah datang golongan lain yang belum shalat.
- حِذْرَهُمْ: Kewaspadaan dan kehati-hatian mereka.
- فَيَمِيلُونَ عَلَيْكُم مَّيْلَةً وَاحِدَةً: Maka mereka (orang kafir) akan menyerang kalian dengan satu serangan yang serentak dan cepat.
- لَا جُنَاحَ: Tidak ada dosa atau halangan.
- عَذَابًا مُّهِينًا: Azab yang menghinakan.
Tafsir Lengkap:
Wahai Nabi Muhammad ﷺ, apabila engkau berada di tengah-tengah pasukanmu di medan perang, dan engkau hendak mendirikan shalat berjamaah bersama mereka, maka janganlah seluruh pasukan shalat sekaligus. Hendaknya sebagian dari mereka berdiri shalat bersamamu dengan tetap membawa senjata ringan yang tidak mengganggu gerakan shalat, sementara sebagian yang lain tetap berjaga menghadapi musuh. Apabila golongan pertama telah menyelesaikan satu rakaat dan sujud, hendaknya mereka mundur ke belakang menggantikan posisi golongan yang berjaga, lalu datanglah golongan kedua yang belum shalat untuk shalat bersamamu. Mereka pun tetap dalam keadaan waspada dan membawa senjata. Dengan cara ini, umat Islam tetap dapat menunaikan kewajiban shalat dalam keadaan perang tanpa melalaikan pertahanan.
Orang-orang kafir sangat menginginkan kalian lengah dan lalai terhadap senjata serta perbekalan kalian, sehingga mereka dapat menyerang kalian dengan satu serangan mendadak yang mematikan. Oleh karena itu, Allah mengajarkan cara shalat yang aman ini agar kalian tetap terjaga dan tidak mudah dikalahkan.
Akan tetapi, Allah memberikan keringanan (rukhsah) yang penuh kasih sayang: apabila kalian mengalami gangguan akibat hujan deras yang menyulitkan, atau dalam keadaan sakit sehingga berat membawa senjata, maka tidak ada dosa bagi kalian untuk meletakkan senjata tersebut. Namun, tetaplah mengambil langkah kewaspadaan dan kehati-hatian semaksimal mungkin, karena musuh selalu mengintai kelemahan kalian.
Sesungguhnya Allah telah menyediakan bagi orang-orang kafir yang memusuhi Islam dan kaum muslimin azab yang sangat menghinakan, baik di dunia maupun di akhirat kelak. Ini adalah kabar gembira bagi kaum mukminin bahwa musuh-musuh mereka tidak akan menang selama mereka tetap berpegang pada petunjuk Allah dan menjaga kewaspadaan.
Pesan Dakwah:
Ayat yang agung ini mengajarkan kita bahwa Islam adalah agama yang sempurna dan realistis. Ia tidak memisahkan antara ibadah dan jihad, antara kedekatan kepada Allah dan kewaspadaan terhadap musuh. Bahkan dalam keadaan perang yang paling menegangkan sekalipun, shalat tetap wajib ditegakkan — namun dengan cara yang cerdas dan penuh perhitungan. Ini menunjukkan betapa Islam sangat menghargai jiwa manusia dan tidak pernah mempertaruhkannya secara sia-sia.
Subhanallah, betapa indahnya syariat ini! Ia menggabungkan antara kekuatan ruhani (shalat) dan kekuatan fisik (senjata dan kewaspadaan). Seorang mukmin sejati adalah yang hatinya selalu terhubung dengan Allah, namun matanya tetap terbuka terhadap realitas di sekelilingnya. Mari kita teladani semangat ini dalam kehidupan sehari-hari: kita beribadah dengan khusyuk, tetapi kita juga cerdas, waspada, dan tidak mudah tertipu oleh musuh-musuh Islam. Dengan demikian, kita akan menjadi umat yang kuat dan mulia, baik di mata Allah maupun di mata manusia.
📜 Ayat 100-104 — An-Nisa
Terjemah — An-Nisa 102
Surat An-Nisa Ayat 102 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan apabila kamu berada di tengah-tengah mereka (sahabatmu) lalu kamu…Surat Ayat 102/176 — An-Nisa النساء (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: An-Nisa Dengarkan, An-Nisa Terjemah, An-Nisa mp3, An-Nisa pdf. Ayat 100–104. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








