Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata Penting:
- الْمَرَافِقِ (al-marāfiq): Jamak dari *mirfaq*, yaitu sendi yang menghubungkan lengan atas dengan lengan bawah (siku).
- الْكَعْبَيْنِ (al-ka'bayn): Dua tulang yang menonjol di sisi kaki, tepatnya di pertemuan antara betis dan telapak kaki (mata kaki).
- جُنُبًا (junub): Keadaan hadas besar yang mengharuskan mandi wajib, seperti setelah berhubungan suami istri atau keluar mani.
- الْغَائِطِ (al-ghā'iṭ): Tempat pembuangan hajat (kakus), yang dimaksud di sini adalah buang air besar atau kecil.
- لَامَسْتُمُ النِّسَاءَ (lāmastumun-nisā'): Bermakna hubungan suami istri (bersetubuh) menurut pendapat yang kuat.
- صَعِيدًا طَيِّبًا (sha'īdan thayyiban): Debu atau permukaan bumi yang suci dan bersih.
- الْحَرَجِ (al-haraj): Kesempitan dan kesulitan yang memberatkan.
Tafsir Ayat:
Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kalian hendak berdiri melaksanakan shalat, sementara kalian dalam keadaan berhadas kecil, maka sempurnakanlah wudhu kalian dengan membasuh wajah, membasuh kedua tangan hingga siku, mengusap kepala, dan membasuh kedua kaki hingga mata kaki. Ini adalah bentuk kasih sayang Allah yang mengajarkan kalian cara bersuci yang sempurna agar shalat kalian diterima dan hati kalian semakin dekat kepada-Nya.
Dan jika kalian dalam keadaan junub (hadas besar), maka bersucilah dengan mandi wajib sebelum melaksanakan shalat. Namun, Allah Yang Maha Mengetahui keadaan hamba-Nya memberikan kemudahan: jika kalian sakit yang dikhawatirkan bertambah parah jika terkena air, atau kalian sedang dalam perjalanan (safar), atau salah seorang dari kalian baru saja buang hajat, atau kalian telah berhubungan dengan istri, lalu kalian tidak mendapatkan air setelah mencarinya, maka bertayamumlah dengan debu yang suci. Caranya: usaplah wajah dan kedua tangan kalian dengan debu tersebut. Ini adalah pengganti wudhu dan mandi ketika air tidak tersedia atau tidak memungkinkan digunakan.
Allah tidak ingin menjadikan agama ini sebagai beban yang memberatkan kalian. Syariat yang Dia turunkan penuh dengan kelapangan dan kemudahan. Allah hanya ingin membersihkan kalian dari hadas dan dosa, serta menyempurnakan nikmat-Nya kepada kalian dengan memberikan keringanan (rukhsah) dalam keadaan sulit. Semua ini agar kalian senantiasa bersyukur atas nikmat-nikmat Allah yang tiada terhingga, dengan menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.
Renungan dan Pesan Dakwah:
Saudaraku seiman, lihatlah betapa indahnya Islam! Allah tidak pernah mempersulit hamba-Nya. Ketika air ada dan badan sehat, Dia memerintahkan wudhu dan mandi yang menyegarkan. Ketika air tidak ada atau sakit menghalangi, Dia memberikan alternatif tayamum yang mudah. Ini semua adalah bukti cinta Allah kepada kita. Maka janganlah pernah merasa berat untuk beribadah, karena di balik setiap perintah selalu ada hikmah dan kemudahan. Jagalah kebersihan lahir dan batin, niscaya Allah akan mencintai kalian dan mengangkat derajat kalian. Bersyukurlah dengan hati, lisan, dan amal perbuatan, karena syukur adalah kunci bertambahnya nikmat dan keberkahan dalam hidup.
📜 Ayat 4-8 — Al-Maidah
Terjemah — Al-Maidah 6
Surat Al-Maidah Ayat 6 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat, maka…Surat Ayat 6/120 — Al-Maidah المائدة (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Maidah Dengarkan, Al-Maidah Terjemah, Al-Maidah mp3, Al-Maidah pdf. Ayat 4–8. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








