Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata Penting:
- يَرْزُقْهُ : Memberinya rezeki
- مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ : Dari arah yang tidak disangka-sangka, tidak terlintas dalam benaknya
- حَسْبُهُ : Mencukupinya, menanggung segala urusannya
- بَالِغُ أَمْرِهِ : Allah pasti menyampaikan urusan-Nya, melaksanakan ketetapan-Nya
- قَدْرًا : Ukuran, batas waktu, dan ketetapan yang pasti
Tafsir Ayat:
Wahai saudaraku yang dirahmati Allah, ayat yang mulia ini adalah kabar gembira yang sangat agung bagi setiap hamba yang bertakwa! Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman bahwa barangsiapa yang bertakwa kepada-Nya, yaitu menjaga diri dari perkara yang dilarang dan melaksanakan perintah-Nya dengan penuh keikhlasan, maka Allah akan memberikan jalan keluar dari segala kesempitan. Bukan hanya itu, Allah juga akan memberikan rezeki kepadanya dari arah yang tidak pernah terlintas di benaknya sama sekali. Subhanallah! Ini adalah janji Allah yang pasti, bukan janji makhluk yang lemah.
Renungkanlah wahai saudaraku, betapa indahnya jaminan Allah ini. Ketika seorang hamba bersungguh-sungguh bertakwa, maka Allah akan membukakan pintu-pintu rezeki yang tidak pernah ia bayangkan sebelumnya. Datangnya rezeki itu bisa melalui jalan yang tidak terduga, dari orang yang tidak disangka, atau melalui sebab-sebab yang sebelumnya tidak pernah terpikirkan. Ini semua menunjukkan bahwa rezeki itu sepenuhnya di tangan Allah, dan takwa adalah kunci pembukanya.
Kemudian Allah melanjutkan dengan firman-Nya: "وَمَن يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ" — Barangsiapa yang bertawakal kepada Allah, maka Allah akan mencukupinya. Tawakal bukanlah berarti meninggalkan usaha, tetapi tawakal adalah berserah diri kepada Allah setelah melakukan ikhtiar yang maksimal. Orang yang bertawakal hatinya tenang, tidak gelisah, karena ia yakin bahwa Allah akan menanggung segala urusannya. Allah tidak akan pernah mengecewakan hamba-Nya yang berserah diri kepada-Nya.
Lalu Allah menegaskan: "إِنَّ اللَّهَ بَالِغُ أَمْرِهِ" — Sesungguhnya Allah pasti melaksanakan urusan-Nya. Ini adalah jaminan bahwa tidak ada satu pun yang dapat menghalangi kehendak Allah. Jika Allah telah menetapkan sesuatu, maka pasti terjadi, tidak ada yang bisa menghalanginya. Allah tidak pernah luput dari sesuatu yang Dia kehendaki, dan tidak ada yang mustahil bagi-Nya.
Akhirnya, Allah menutup ayat ini dengan firman-Nya: "قَدْ جَعَلَ اللَّهُ لِكُلِّ شَيْءٍ قَدْرًا" — Sungguh, Allah telah menetapkan ukuran bagi segala sesuatu. Setiap perkara memiliki batas waktu dan ketetapan yang pasti. Kesulitan ada batasnya, kesempitan ada ujungnya, dan kemudahan pun ada waktunya. Maka janganlah berputus asa, karena setiap kesulitan pasti berlalu, dan setiap kesusahan pasti ada jalan keluarnya.
Wahai saudaraku, marilah kita jadikan ayat ini sebagai pegangan hidup! Bertakwalah dalam setiap keadaan, bertawakallah dalam setiap urusan, dan yakinlah bahwa Allah tidak akan pernah menyia-nyiakan hamba-Nya yang beriman. Sungguh, di balik ketakwaan dan tawakal terdapat keajaiban-keajaiban yang tidak pernah kita duga. Allah Maha Pemurah lagi Maha Penyayang, dan Dia telah berjanji dalam firman-Nya yang suci ini. Maka berpegangteguhlah pada janji Allah, karena janji-Nya pasti ditepati!
📜 Ayat 1-5 — At-Talaq
Terjemah — At-Talaq 3
Surat Ayat 3/12 — At-Talaq الطلاق (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: At-Talaq Dengarkan, At-Talaq Terjemah, At-Talaq mp3, At-Talaq pdf. Ayat 1–5. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








