Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata Penting:
- اللائي يئسن من المحيض: perempuan-perempuan yang sudah berhenti dari haid karena usia lanjut.
- إن ارتبتم: jika kalian ragu tentang hukum iddah mereka.
- أولات الأحمال: perempuan-perempuan yang sedang hamil.
- أجلُهُن: batas akhir masa iddah mereka.
- يسرًا: kemudahan dan kelapangan dalam segala urusan.
Tafsir Ayat:
Wahai kaum Muslimin, Allah Subhanahu wa Ta'ala dengan kasih sayang-Nya menjelaskan ketentuan iddah bagi para wanita yang diceraikan, agar tidak ada kebingungan dan kesulitan dalam menjalankan syariat.
Pertama, bagi perempuan-perempuan yang telah berhenti dari haid karena usia lanjut (menopause), jika kalian ragu tentang bagaimana hukum iddah mereka, maka masa iddah mereka adalah tiga bulan. Demikian pula bagi perempuan-perempuan yang belum pernah haid karena masih kecil, masa iddah mereka juga tiga bulan. Ini adalah kemudahan dari Allah, karena iddah dihitung dengan bulan, bukan dengan siklus haid yang mungkin tidak lagi teratur atau belum terjadi.
Kedua, bagi perempuan-perempuan yang sedang hamil, baik yang diceraikan maupun yang ditinggal wafat suaminya, maka masa iddah mereka adalah sampai mereka melahirkan kandungannya. Ini adalah ketentuan yang sangat jelas dan memberikan kemudahan yang luar biasa, karena dengan melahirkan, berakhirlah masa iddah mereka dan mereka bebas untuk menentukan langkah hidup selanjutnya.
Kemudian di akhir ayat, Allah menutup dengan janji yang sangat indah: *"Dan barangsiapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan menjadikan baginya kemudahan dalam urusannya."* Ini adalah kabar gembira yang agung! Barangsiapa yang menjaga dirinya dari larangan Allah, melaksanakan perintah-perintah-Nya dengan penuh keikhlasan, maka Allah akan membukakan pintu-pintu kemudahan baginya, melapangkan dadanya, dan memudahkan setiap langkah hidupnya, baik di dunia maupun di akhirat.
Saudaraku, ayat ini mengajarkan kita bahwa syariat Islam bukanlah beban yang memberatkan, melainkan rahmat yang memudahkan. Allah mengetahui keadaan hamba-hamba-Nya dan memberikan aturan yang sesuai dengan kemampuan mereka. Maka marilah kita senantiasa bertakwa kepada Allah dalam setiap keadaan, karena takwa adalah kunci segala kemudahan. Dengan takwa, hati menjadi tenang, urusan menjadi lancar, dan kehidupan menjadi berkah. Sungguh, tidak ada satu pun kesulitan yang tidak akan Allah berikan jalan keluarnya bagi hamba-Nya yang bertakwa.
📜 Ayat 2-6 — At-Talaq
Terjemah — At-Talaq 4
Surat Ayat 4/12 — At-Talaq الطلاق (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: At-Talaq Dengarkan, At-Talaq Terjemah, At-Talaq mp3, At-Talaq pdf. Ayat 2–6. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








