Terjemah — Tafsir
Makna Kata-kata Penting:
- Bayyinah: Bukti yang jelas, hujjah yang terang, dan pengetahuan yang pasti.
- Yatlūhu: Mengikutinya; maksudnya, mengiringi dan membenarkannya.
- Syāhidun minhu: Saksi dari Allah, yaitu Jibril atau Al-Qur'an itu sendiri.
- Imāman: Menjadi pemimpin/pedoman yang diikuti.
- Aḥzāb: Golongan-golongan yang bersekutu memusuhi Rasulullah ﷺ.
- Miryah: Keraguan dan kebimbangan.
Tafsir Ayat:
Wahai manusia, renungkanlah! Apakah orang yang berdiri di atas petunjuk yang nyata dari Rabbnya—dengan hati yang yakin, akal yang jernih, dan dalil yang terang—sama dengan orang yang buta hatinya dan tenggelam dalam kesesatan? Tentu tidak sama!
Rasulullah ﷺ berada di atas *bayyinah* (bukti yang jelas) dari Allah. Bukti itu kemudian diiringi oleh saksi yang datang dari sisi Allah pula, yaitu Al-Qur'an yang mulia—yang menjadi mukjizat abadi dan menjadi saksi atas kebenaran risalah beliau. Dan sebelum Al-Qur'an, telah ada Kitab Taurat yang diturunkan kepada Nabi Musa 'alaihissalam sebagai petunjuk, imam (pedoman), dan rahmat bagi Bani Israil. Taurat pun turut membenarkan dan memberi kabar gembira tentang kedatangan Nabi akhir zaman.
Mereka yang beriman kepada Al-Qur'an dan mengikuti Rasulullah ﷺ—dengan hati yang tulus dan amal yang saleh—itulah orang-orang yang benar-benar beriman. Adapun orang-orang yang kafir kepada Al-Qur'an dan Rasul-Nya dari kalangan golongan-golongan yang bersekutu memusuhi kebenaran, maka nerakalah tempat yang telah dijanjikan bagi mereka. Sungguh, mereka akan memasukinya pada hari Kiamat nanti.
Maka janganlah sekali-kali engkau—wahai Rasulullah—dan juga umatmu, ragu terhadap Al-Qur'an ini. Sesungguhnya ia adalah kebenaran yang hakiki dari Rabbmu. Tidak ada keraguan sedikit pun di dalamnya. Akan tetapi, kebanyakan manusia tidak beriman karena keengganan mereka untuk merenungkan dalil-dalil dan karena hawa nafsu yang membelenggu hati mereka.
Renungan dan Pesan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini menegaskan bahwa kebenaran Islam berdiri di atas bukti-bukti yang sangat kuat dan berlapis-lapis. Al-Qur'an bukanlah kitab yang datang tanpa pendahuluan; ia disambut oleh kitab-kitab sebelumnya, dan ia disaksikan oleh akal yang sehat serta fitrah yang suci. Maka betapa beruntungnya kita yang telah diberikan hidayah untuk mengenal dan beriman kepada Al-Qur'an ini! Mari kita jadikan Al-Qur'an sebagai imam dan pedoman hidup kita, sebagaimana ia menjadi imam bagi orang-orang yang beriman sebelum kita. Jangan biarkan keraguan merasuki hati kita, karena Al-Qur'an adalah kebenaran yang tidak diragukan lagi. Dan ingatlah, kebahagiaan sejati hanya ada pada orang-orang yang beriman dan beramal saleh, sedangkan kesudahan yang buruk menanti bagi mereka yang berpaling dari kebenaran. Semoga Allah menetapkan hati kita di atas iman hingga akhir hayat.
📜 Ayat 15-19 — Hud
Terjemah — Hud 17
Surat Hud Ayat 17 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Apakah (orang-orang kafir itu sama dengan) orang-orang yang ada mempunyai…Surat Ayat 17/123 — Hud هود (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Hud Dengarkan, Hud Terjemah, Hud mp3, Hud pdf. Ayat 15–19. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








