Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata Penting:
- Az-Zaniyah wal Zani: Perempuan yang berzina dan laki-laki yang berzina, khususnya yang belum menikah (bukan muhshan).
- Fajliduu: Pukullah dengan cambukan yang tidak melukai, sebagai hukuman yang ditetapkan Allah.
- Ra’fah: Rasa iba dan kasihan yang berlebihan yang dapat menghalangi pelaksanaan hukum Allah.
- Tha’ifah: Sekelompok kaum muslimin yang menyaksikan pelaksanaan hukuman.
Tafsir Ayat:
Wahai kaum muslimin, Allah Subhanahu wa Ta’ala menetapkan hukum yang tegas bagi pelaku zina yang belum menikah—baik laki-laki maupun perempuan—yaitu dicambuk sebanyak seratus kali. Hukuman ini bukanlah bentuk kekejaman, melainkan rahmat tersembunyi yang menyelamatkan masyarakat dari kerusakan moral yang lebih besar. Dalam pelaksanaannya, Allah melarang para pemimpin dan hakim untuk merasa iba atau kasihan yang berlebihan kepada pelaku hingga mengurangi hukuman atau menggugurkannya. Sesungguhnya, rasa iba yang bertentangan dengan perintah Allah adalah kelemahan iman, karena orang yang benar-benar beriman kepada Allah dan hari akhirat akan mendahulukan ketetapan Allah di atas segalanya, meskipun terasa berat.
Hikmah di balik perintah ini sangat dalam: hukuman cambuk yang disaksikan oleh sekelompok orang mukmin bertujuan untuk memberikan efek jera, membersihkan dosa pelaku, dan menjadi pelajaran bagi orang lain agar tidak terjerumus ke dalam perbuatan keji ini. Dengan disaksikannya hukuman tersebut, masyarakat akan memahami bahwa zina adalah perbuatan yang sangat dibenci Allah dan membawa kehancuran bagi individu, keluarga, dan masyarakat luas.
Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini mengajarkan kita tentang keadilan dan kasih sayang yang seimbang. Kasih sayang yang hakiki bukanlah dengan membiarkan kemaksiatan merajalela, melainkan dengan menegakkan hukum Allah demi kebaikan bersama. Bayangkanlah betapa indahnya masyarakat yang bersih dari perbuatan zina—rumah tangga menjadi harmonis, keturunan menjadi terjaga, dan hati menjadi tenang. Inilah janji Allah bagi mereka yang menegakkan syariat-Nya: kehidupan yang penuh keberkahan dan kedamaian.
Marilah kita renungkan, betapa Allah Maha Mengetahui apa yang terbaik bagi hamba-Nya. Setiap hukum yang ditetapkan-Nya pasti mengandung hikmah yang agung. Maka, jadilah hamba yang taat, jauhilah segala hal yang mendekatkan kepada zina, dan didiklah diri serta keluarga kita dengan iman dan takwa. Sesungguhnya, menjaga kesucian diri adalah jalan menuju kebahagiaan dunia dan akhirat.
📜 Ayat 1-4 — An-Nur
Terjemah — An-Nur 2
Surat Ayat 2/64 — An-Nur النور (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: An-Nur Dengarkan, An-Nur Terjemah, An-Nur mp3, An-Nur pdf. Ayat 1–4. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








