Terjemah — Tafsir
Penjelasan Makna Kata-Kata:
- Ḍuribat (ضُرِبَتْ): Ditetapkan dan diwajibkan, atau diliputi dan dicap.
- Aina mā ṡuqifū (أَيْنَ مَا ثُقِفُوا): Di mana pun mereka ditemukan atau berada.
- Ḥabl (حَبْلٍ): Secara bahasa berarti tali; di sini bermakna perjanjian, jaminan, atau ikatan perlindungan.
- Bā'ū (بَاءُوا): Kembali atau pulang dengan membawa; artinya mereka menanggung dan layak menerima.
- Al-Maskanah (الْمَسْكَنَةُ): Kehinaan, kemiskinan, dan kerendahan hati yang disertai rasa takut.
Tafsir Ayat:
Allah ﷻ menetapkan kehinaan dan kerendahan sebagai sifat yang melekat pada Bani Israil, tidak terpisah dari mereka di mana pun mereka berada. Mereka tidak akan merasa aman dan tenang kecuali dengan berpegang pada perjanjian dari Allah—yaitu dengan masuk Islam dan tunduk kepada syariat-Nya—atau perjanjian dari manusia, yaitu jaminan keamanan dari kaum Muslimin dengan membayar jizyah atau mendapatkan perlindungan. Dengan demikian, mereka hidup dalam ketakutan dan keterhinaan, tidak memiliki kekuatan dan kehormatan sebagaimana umat-umat lain.
Selain itu, mereka telah kembali dengan membawa murka Allah karena kekufuran dan kedurhakaan mereka. Allah juga menetapkan atas mereka kemiskinan dan kehinaan yang meliputi jiwa mereka, sehingga mereka tidak pernah merasakan ketenangan dan kemuliaan. Semua ini adalah akibat dari perbuatan mereka sendiri: mereka mengingkari ayat-ayat Allah, membunuh para nabi tanpa alasan yang benar, dan terus-menerus melakukan kemaksiatan serta melampaui batas-batas Allah. Keberanian mereka melakukan kejahatan besar itu lahir dari kebiasaan mereka berbuat dosa kecil, dan terus-menerus dalam pelanggaran hingga akhirnya jatuh ke dalam kekufuran dan pembunuhan terhadap utusan-utusan Allah.
Pesan dan Hikmah:
Saudaraku, ayat ini mengajarkan kita bahwa kehinaan dan kerendahan adalah akibat langsung dari kedurhakaan kepada Allah. Ketika suatu kaum meninggalkan petunjuk Allah, melanggar perintah-Nya, dan meremehkan agama-Nya, maka Allah akan mencabut kemuliaan dari mereka. Sebaliknya, kemuliaan sejati hanya diperoleh dengan berpegang teguh pada agama Allah dan menjalankan syariat-Nya dengan ikhlas.
Renungkanlah, betapa Allah Maha Adil dalam memberikan balasan. Bani Israil yang dahulu memiliki kedudukan tinggi di sisi Allah, ketika mereka berbuat zalim dan durhaka, Allah hinakan mereka di hadapan seluruh umat manusia. Ini menjadi pelajaran berharga bagi kita: jangan pernah merasa aman dari azab Allah, dan jangan pernah meremehkan dosa-dosa kecil, karena dosa kecil yang terus-menerus dilakukan akan menyeret pelakunya kepada dosa besar, bahkan kekufuran.
Marilah kita jadikan ayat ini sebagai cambuk untuk selalu menjaga ketaatan, menjauhi kemaksiatan, dan berpegang teguh pada tali Allah. Karena hanya dengan itulah kita akan mendapatkan kemuliaan di dunia dan kebahagiaan di akhirat. Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang mulia dan dicintai-Nya. Aamiin.
📜 Ayat 110-114 — Ali Imran
Terjemah — Ali Imran 112
Surat Ali Imran Ayat 112 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Mereka diliputi kehinaan di mana saja mereka berada, kecuali jika…Surat Ayat 112/200 — Ali Imran آل عمران (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Ali Imran Dengarkan, Ali Imran Terjemah, Ali Imran mp3, Ali Imran pdf. Ayat 110–114. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








