Az-Zumar · 41/75
Terjemah Transliterasi — Az-Zumar
إِنَّا أَنزَلْنَا عَلَيْكَ الْكِتَابَ لِلنَّاسِ بِالْحَقِّ ۖ فَمَنِ اهْتَدَىٰ فَلِنَفْسِهِ ۖ وَمَن ضَلَّ فَإِنَّمَا يَضِلُّ عَلَيْهَا ۖ وَمَا أَنتَ عَلَيْهِم بِوَكِيلٍ ۝٤١
Innaa anzalnaa `alaikal Kitaaba linnaasi bilhaqq; famanih tadaa falinafsihee wa man dalla fa innamaa yadillu `alaihaa wa maaa anta `alaihim biwakeel
📖 Arti Bahasa Indonesia
Sesungguhnya Kami menurunkan kepadamu Al Kitab (Al Quran) untuk manusia dengan membawa kebenaran; siapa yang mendapat petunjuk maka (petunjuk itu) untuk dirinya sendiri, dan siapa yang sesat maka sesungguhnya dia semata-mata sesat buat (kerugian) dirinya sendiri, dan kamu sekali-kali bukanlah orang yang bertanggung jawab terhadap mereka.
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata-Kata:

  • الْكِتَابَ (Al-Kitab): Al-Qur'an yang mulia.
  • بِالْحَقِّ (Bil-Haqq): Dengan kebenaran yang pasti, baik dalam berita maupun hukum-hukumnya.
  • اهْتَدَى (Ihtada): Mengikuti petunjuk dan kebenaran.
  • ضَلَّ (Dhalla): Menyimpang dari jalan kebenaran setelah jelas baginya petunjuk.
  • وَكِيلٌ (Wakil): Pengawas yang mengurus segala urusan mereka, memaksa mereka, dan menghisab amal perbuatan mereka.

Tafsir Ayat:

Wahai Nabi Muhammad ﷺ, sesungguhnya Kami telah menurunkan Al-Qur'an ini kepadamu untuk seluruh umat manusia, bukan untuk kaum tertentu atau golongan tertentu saja. Kami menurunkannya dengan kebenaran yang mutlak, mengandung berita-berita yang jujur dan hukum-hukum yang adil, sebagai petunjuk ke jalan keselamatan dunia dan akhirat.

Maka barang siapa yang mendapat petunjuk dengan berpegang teguh pada Al-Qur'an, mengamalkan isinya, dan istiqamah di atas jalannya, maka manfaat petunjuk itu akan kembali kepada dirinya sendiri. Allah tidak membutuhkan ketaatan hamba-Nya sedikit pun, karena Dia Maha Kaya lagi Maha Suci dari segala sesuatu. Sebaliknya, barang siapa yang tersesat setelah jelas baginya kebenaran, maka akibat buruk kesesatan itu akan menimpa dirinya sendiri. Ia tidak akan mampu merugikan Allah sedikit pun, karena Allah Maha Tinggi lagi Maha Perkasa.

Dan engkau wahai Rasulullah, tidaklah diutus sebagai pengawas yang menguasai urusan mereka, yang memaksa mereka untuk beriman, atau yang menghisab amal perbuatan mereka. Tugasmu hanyalah menyampaikan risalah dengan sebaik-baiknya. Adapun hidayah dan hisab, itu semua adalah urusan Allah semata.


Renungan dan Pelajaran Berharga:

Ayat yang agung ini memberikan ketenangan yang luar biasa bagi setiap dai dan penyeru kebaikan. Bahwa tugas kita hanyalah menyampaikan dengan ikhlas dan bijaksana, sementara hasilnya kita serahkan sepenuhnya kepada Allah. Jangan pernah bersedih atau putus asa ketika dakwah kita belum membuahkan hasil, karena hidayah itu mutlak milik Allah.

Betapa indahnya Islam ini! Ia tidak memaksa siapa pun untuk masuk ke dalamnya, tetapi ia membuka pintu hati dengan hikmah dan kelembutan. Setiap orang yang memilih petunjuk, maka ia menuai kebaikan untuk dirinya sendiri. Dan setiap orang yang memilih kesesatan, maka ia sendiri yang akan menanggung akibatnya. Ini menunjukkan keadilan Allah yang sempurna dan kasih sayang-Nya kepada hamba-hamba-Nya.

Marilah kita jadikan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup kita, karena di dalamnya terdapat kebahagiaan dunia dan akhirat. Sungguh beruntung orang-orang yang menjadikan Al-Qur'an sebagai sahabat setia di setiap langkah kehidupannya. Dan sungguh merugi orang-orang yang berpaling darinya, karena mereka kehilangan cahaya yang menerangi kegelapan. Semoga Allah menjadikan kita termasuk golongan yang senantiasa membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur'an dengan penuh kecintaan. Aamiin.

🎧 Dengarkan

📜 Ayat 39-43 — Az-Zumar

39قُلْ يَا قَوْمِ اعْمَلُوا عَلَىٰ مَكَانَتِكُمْ إِنِّي عَامِلٌ ۖ فَسَوْفَ تَعْلَمُونَ
Katakanlah: "Hai kaumku, bekerjalah sesuai dengan keadaanmu, sesungguhnya aku akan bekerja (pula), maka kelak kamu akan mengetahui,
40مَن يَأْتِيهِ عَذَابٌ يُخْزِيهِ وَيَحِلُّ عَلَيْهِ عَذَابٌ مُّقِيمٌ
siapa yang akan mendapat siksa yang menghinakannya dan lagi ditimpa oleh azab yang kekal".
41إِنَّا أَنزَلْنَا عَلَيْكَ الْكِتَابَ لِلنَّاسِ بِالْحَقِّ ۖ فَمَنِ اهْتَدَىٰ فَلِنَفْسِهِ ۖ وَمَن ضَلَّ فَإِنَّمَا يَضِلُّ عَلَيْهَا ۖ وَمَا أَنتَ عَلَيْهِم بِوَكِيلٍ
Sesungguhnya Kami menurunkan kepadamu Al Kitab (Al Quran) untuk manusia dengan membawa kebenaran; siapa yang mendapat petunjuk maka (petunjuk itu) untuk dirinya sendiri, dan siapa yang sesat maka sesungguhnya dia semata-mata sesat buat (kerugian) dirinya sendiri, dan kamu sekali-kali bukanlah orang yang bertanggung jawab terhadap mereka.
42اللَّهُ يَتَوَفَّى الْأَنفُسَ حِينَ مَوْتِهَا وَالَّتِي لَمْ تَمُتْ فِي مَنَامِهَا ۖ فَيُمْسِكُ الَّتِي قَضَىٰ عَلَيْهَا الْمَوْتَ وَيُرْسِلُ الْأُخْرَىٰ إِلَىٰ أَجَلٍ مُّسَمًّى ۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ لِّقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ
Allah memegang jiwa (orang) ketika matinya dan (memegang) jiwa (orang) yang belum mati di waktu tidurnya; maka Dia tahanlah jiwa (orang) yang telah Dia tetapkan kematiannya dan Dia melepaskan jiwa yang lain sampai waktu yang ditetapkan. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi kaum yang berfikir.
43أَمِ اتَّخَذُوا مِن دُونِ اللَّهِ شُفَعَاءَ ۚ قُلْ أَوَلَوْ كَانُوا لَا يَمْلِكُونَ شَيْئًا وَلَا يَعْقِلُونَ
Bahkan mereka mengambil pemberi syafa'at selain Allah. Katakanlah: "Dan apakah (kamu mengambilnya juga) meskipun mereka tidak memiliki sesuatupun dan tidak berakal?"
Az-ZumarIndeks Quran
75Ayat
MakkiyahRevelation
41Ayat

Terjemah — Az-Zumar 41

Surat Az-Zumar Ayat 41 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Sesungguhnya Kami menurunkan kepadamu Al Kitab (Al Quran) untuk manusia…

Surat Ayat 41/75 — Az-Zumar الزمر (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Az-Zumar Dengarkan, Az-Zumar Terjemah, Az-Zumar mp3, Az-Zumar pdf. Ayat 39–43. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu